Braakk! Pemuda “Gaduk” Tubruk Bokong Truk di Kotabaru Golkar Banjar Terbelah, Antung Aman & H Rusli Saling Klaim Kepemimpinan INNALILLAHI, Nelayan Kerumputan Kotabaru Ditemukan Tak Bernyawa Geger Api di Liang Anggang, Relawan Sulit Jangkau Titik Api Kisah Istri Alm Brimob Kalsel Jadi Sopir Travel Demi Hidupi 8 Anak, Gaji Habis Bulan Depan

Komandan Macan Kalsel ke Pembunuh Brutal Gambah HST: Serahkan Diri! Keselamatan Dijamin

- Apahabar.com     Selasa, 28 September 2021 - 12:58 WITA

Komandan Macan Kalsel ke Pembunuh Brutal Gambah HST: Serahkan Diri! Keselamatan Dijamin

Polisi mengendus niatan keluarga korban pembunuhan di Kurau, Tanah Laut untuk membalas dendam ke pelaku. Foto ilustrasi: Kumparan

apahabar.com, BARABAI – Tepat hari ini, dua bulan sudah terduga pelaku pembunuhan di Gambah, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) buron.

Kasubdit III Jatanras, Direktorat Reserse Kriminal Umum, Polda Kalsel, AKBP Andy Rahmansyah meminta agar Herlan segera menyerahkan diri.

Mewakili Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Pol Hendri Budiman, Andi menjamin keselamatan terduga pembunuh Didi Rahman tersebut.

“Insya Allah,” ujar Andy ketika ditanyai jaminan keselamatan Herlan jikalau ia menyerahkan diri.

Pembunuhan Gambah, Keluarga Respons Ultimatum Tim Macan Kalsel

Pembunuhan Didi Rahman terjadi pada Rabu 28 Juli. Pria setengah lumpuh ini dihabisi Herlan yang tak lain tetangganya sendiri.

Pendalaman media ini, Herlan naik pitam diduga setelah tak terima Didi menegurnya. Saat itu, Herlan tengah berseteru dengan istrinya sendiri.

Dalam kondisi mengaduh, istri Herlan kemudian mendatangi rumah Didi yang hanya terpisah oleh jalan.

“Bawa bersabar, malu dilihat orang,” ujar Didi kepada Herlan, kala itu.

Saat Didi lengah, Herlan tanpa ampun menebas tengkuk lehernya. Istri korban, satu-satunya saksi insiden berdarah ini saat itu tengah berberes-beres rumah.

“Saat itu adik saya sedang mencabut uban di pintu rumah, Herlan ini dikenal sebagai pemabuk yang ke mana-mana selalu membawa parang,” ujar Yayar Safari, kakak Didi.

Pak Polisi! Pembunuh Brutal di Gambah SHT Sempat Terlihat Keluar-Masuk Hutan

Sambil menenteng parang, Herlan berlari menuju rumah seorang warga yang tengah menggelar perkawinan, sambil berkata, “Ayo dan lihat sudah aku bunuh Didi.”

Sejurus kemudian, Herlan menghilang di balik rimbunnya hutan belakang rumahnya. Sempat dilarikan ke puskesmas terdekat, nyawa Didi tak tertolong.

Polisi kemudian mendatangi lokasi kejadian guna olah tempat kejadian perkara. Tak ditemukan banyak petunjuk mengenai keberadaan Herlan.

Hari ke-28 buron, Herlan sempat terlihat keluar dari hutan persembunyiannya. Namun saat ditelusuri, warga irit bicara. Kali terakhir, Herlan terlihat menenteng senjata tajam.

Lokasi Herlan muncul berada di Desa Aluan, berjarak sekitar 10 menit dari Desa Gambah. Antara Gambah dengan Aluan hanya dihelat kebun, semak belukar atau persawahan. Desa Aluan cukup memungkinkan bagi Herlan ke mana pun bersembunyi. Misalnya ke Kecamatan Batang Alai Selatan maupun ke Hantakan. Daerah ini masih dikelilingi hutan, kebun dan sawah. Sebagiannya juga sepi penduduk.

Tepat hari ini, dua bulan Herlan buron. Polisi belum juga mampu menemukannya.

Kasat Reskrim Polres HST, AKP Purnyoto mengatakan kendala utama perburuan adalah luasnya medan pencarian.

“Pelaku masih sembunyi dan tinggal di dalam hutan yang sulit dijangkau,” jelas Purnyoto.

Hasil pendalaman media ini ditemukan fakta jika Herlan merupakan residivis kasus pembunuhan di Hampang, Kotabaru. Kala itu, Herlan menghabisi satu dari empat orang pengeroyoknya.

Kanit Opsnal Resmob ‘Macan Kalsel’ AKP Endris Ary Dinindra memastikan anggotanya akan terus mem-backup perburuan terhadap Herlan.

“Doakan. Semoga cepat ketemu,” ujarnya.

Pinta Keluarga

‘Saktinya’ Si Pembunuh Brutal di Desa Gambah HST, Tak Mempan Dikeroyok di Kotabaru

Bayang-bayang mendiang Didi Rahman masih membekas di benak Yayar Safari.

Tepat 40 harian kematian Didi, Yayar mencoba menempati rumah mendiang. Hasilnya, Yayar tak bisa tidur. Bayang-bayang adiknya itu seakan terus menghantui.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Majelis Taklim Ahbabul Mustafa, Mempersatukan Umat di Perdesaan Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Tragedi Sungai Andai: Usai Membunuh, Arrafiq Ucap Istighfar
apahabar.com

Kalsel

Sambangi DPRD Kalsel, Wawali ‘Reuni’ dengan Staf
apahabar.com

Kalsel

Duta Mall Banjarmasin Bantu Warga Sekitar Cegah Covid-19
Guru Honorer

Kalsel

Dihapuskan dari Formasi CPNS 2021, Bagaimana Nasib Guru Honorer di Kalsel?
apahabar.com

Kalsel

Pasca-kebakaran di Kotabaru, Perusahaan Swasta Wajib Peduli
apahabar.com

Kalsel

Batola Diamuk Puting Beliung, 16 Bangunan di Tabukan Rusak
Efek Corona: Giliran Hand Sanitizer Diborong di Banjarbaru, IDI Angkat Bicara

Kalsel

Efek Corona: Giliran Hand Sanitizer Diborong di Banjarbaru, IDI Angkat Bicara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com