Armada Batu Bara Nebeng Fasum, Puluhan Pemuda Kotabaru Turun ke Jalan Megaproyek 4 Smelter Haji Isam, Prof Mutia Bilang Begini  Kata Pemprov Soal Megaproyek 4 Smelter Haji Isam di Kalsel Bersih-bersih Badut Jalanan di Kapuas, Satu dari Banjarmasin Terjaring Resmi Dubes, Pengganti ‘Urang Banua’ Jadi Jubir Jokowi Masih Tanda Tanya

Kontak Tembak TNI-Polri dan KKB Penyerang Puskesmas Papua, Tak Ada Korban Jiwa

- Apahabar.com     Senin, 20 September 2021 - 15:39 WITA

Kontak Tembak TNI-Polri dan KKB Penyerang Puskesmas Papua, Tak Ada Korban Jiwa

Kontak tembak terjadi antara pasukan TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Kontak tembak terjadi antara pasukan TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua pada Senin (20/9) pagi. Kelompok KKB tersebut diketahui menyerang Puskesmas di Papua pada pekan lalu.

“Memang betul tadi pagi ada kontak tembak di Kiwirok, namun tidak ada korban jiwa terutama di kalangan anggota TNI-Polri,” kata Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito seperti dilansir CNNIndonesia.com yang mengutip Antara, Senin (20/9).

Menurut Cahyo, pasukan TNI-Polri kontak senjata dengan KKB pimpinan Lamek Taplo. Kelompok tersebut sudah menyerang warga sipil, termasuk tenaga kesehatan di Puskesmas pada Senin pekan lalu (13/9).

Penyerangan pekan lalu itu membuat seorang tenaga kesehatan, Gabriella Meilan meninggal dunia akibat terjatuh ke dalam jurang.

Jenazah Gabriela baru berhasil dievakuasi Jumat (17/9) akibat medan yang sulit. Cahyo mengatakan jenazah Gabriella disemayamkan di rumah anggota Koramil Kiwirok.

Sementara itu, empat nakes dari sembilan nakes yang menjadi korban penganiayaan KKB saat ini masih dirawat di RS Marthen Indey, Jayapura. Mereka adalah dr. Restu Pamanggi, Katrianti Tandila, Emanuel Abi, dan Kristina Sampe Tonapa.

TNI-Polri juga menambah pasukan di wilayah Kiwirok usai terjadi penyerangan terhadap puskesmas dan tenaga kesehatan. Sebanyak satu peleton personel telah tiba di daerah tersebut.

Kasus penyerangan terhadap puskesmas membuat sejumlah petinggi negara angkat suara. Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta aparat menindak tegas KKB di Papua. Urusan HAM, kata Bamsoet, urusan belakangan. Keselamatan warga lebih utama.

Ratusan tenaga kesehatan juga sempat menggelar unjuk rasa pada Sabtu lalu (17/9). Mereka menyalakan seribu lilin sebagai ucapan duka cita kepada Gabriella yang menjadi korban penyerangan KKB.

Ratusan nakes itu pun meminta jaminan keselamatan kepada aparat keamanan di Papua.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Covid-19 Indonesia

Nasional

Kasus Covid-19 di Indonesia Urutan ke-18 Dunia
apahabar.com

Nasional

Dua Tersangka Penyerang Novel Baswedan Tiba di Bareskrim
Hari Kedua PSBB, Jakarta Lengang

Nasional

Hari Kedua PSBB, Jakarta Lengang
apahabar.com

Nasional

BPPTKG: Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Tinggi Tetapi Cenderung Stabil
apahabar.com

Nasional

Suramnya Prediksi WHO Soal Kasus Kematian Covid-19
apahabar.com

Nasional

BMKG Masih Bingung Asal Suara Misterius di Langit Pantura Jateng

Nasional

Tanggapi ‘Pelecehan’ Drakor Racket Boys, Ketua Komisi X: Iri hingga Cari Sensasi
apahabar.com

Nasional

Tahun Baru, Jangan Main Kembang Api di Area Sarfas Pertamina!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com