Terbongkar! Pembunuh Paman Es Kandangan Pura-Pura Anak di Bawah Umur Usai Penarikan Besar dalam Persediaan AS, Harga Minyak Melonjak OTT di Amuntai HSU, KPK Tangkap Pegawai-Pengusaha hingga Segel Ruang Bidang OTT KPK di Amuntai HSU, Satgas Pinjam Ruang Polres Operasi Senyap KPK di Amuntai HSU, Polda Belum Pastikan

Korban Kebakaran Lapas Tangerang Bertambah, Total 44 orang

- Apahabar.com     Kamis, 9 September 2021 - 14:22 WITA

Korban Kebakaran Lapas Tangerang Bertambah, Total 44 orang

Jenazah korban tewas terbakarnya Lapas Tengerang yang dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Setelah sempat menjalani perawatan di RSUD Kota Tangerang, tiga korban yang mengalami luka bakar serius tak dapat diselamatkan. Total korban tewas jadi 44 orang.

Insiden kebakaran Blok C2 Lapas Tangerang terjadi pada Rabu (8/9) dini hari.

“Iya barusan kami mendapat info tambahan, jadi 3. Total 44,” ujar Kabag Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Rika Aprianti, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (9/9).

Korban meninggal dunia kebakaran Lapas Tangerang yang dirawat di RSUD Tangerang, yakni Hadiyanto, Adam Maulana, dan Timothy Jaya.

Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang terjadi pada Rabu (8/9) dini hari, tepatnya pukul 01.50 WIB. Kebakaran terjadi di Blok C2 yang dihuni oleh 122 orang. Sedangkan secara keseluruhan Lapas Kelas I Tangerang diisi oleh 2.072 orang.

Data awal, sebanyak 41 korban meninggal dunia akibat peristiwa kebakaran tersebut. Sementara 8 orang luka berat mendapat perawatan di RSUD Kota Tangerang, dan 73 orang menjalani perawatan luka ringan di Poliklinik Lapas.

Adapun 41 korban tewas dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses identifikasi. Polisi mengaku kesulitan melakukan identifikasi karena kondisi jasad korban.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly, meminta maaf kepada seluruh pihak, khususnya korban dan keluarga korban insiden kebakaran. Ia turut menyampaikan pesan bela sungkawa.

Yasonna mengaku telah meminta maaf secara pribadi terhadap sejumlah keluarga korban kebakaran. Ia memastikan pemerintah akan menanggung segala bentuk pemulasaraan, pemakaman, dan urusan identifikasi jenazah, termasuk juga santunan kepada keluarga korban.

Selain itu, ia menyatakan bakal bertanggung jawab sepenuhnya. Namun demikian, ia menyebut kejadian kebakaran ini merupakan musibah yang menjadi evaluasi pihaknya dalam memperbaiki sistem di seluruh Lapas Indonesia.

“Kalau namanya pimpinan lepas tanggung jawab itu sudah tidak benar. Saya sebagai Menteri tentu saya harus menyampaikan tanggung jawab, tentu saya akan meminta jajaran saya di bawah. Tapi, ini jelas musibah dan tidak kita inginkan,” kata Yasonna.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

157 Pegawai KPK Mengundurkan Diri dari 2016 Sampai September 2020
apahabar.com

Nasional

MUI: Pilih Capres-Cawapres yang Cerdas
apahabar.com

Nasional

Dua Roket Mendarat di Zona Hijau Baghdad
Pulau

Nasional

Bayar Rp900 Juta, Wanita Ini Segera Miliki Keindahan Pulau Lantigiang Selayar
apahabar.com

Nasional

Gerindra: Prabowo Melayat ke Kediaman Ani Yudhoyono Sore Ini
Gempa

Nasional

Korban Meninggal Akibat Gempa Sulbar capai 105 Orang
apahabar.com

Nasional

Diduga Lompat dari Lantai 3 Kos, 2 Wanita Makassar Dites Urine
apahabar.com

Nasional

Andai Ibu Kota ke Kalimantan, Repnas: Kalsel Berpotensi Kembangkan Wisata Religi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com