Pemukiman Warga Danau Rangas Palangka Raya Kini Jadi Daerah Banjir Terparah Duh, Petugas Dishub Palangka Raya Dipukul Gegara Tertibkan Jukir Liar Tugu Soekarno Azis Syamsuddin Tersangka Dugaan Suap Terancam Hukuman Hanya 5 Tahun Penjara Jadi Tersangka, Azis Syamsuddin Diduga Suap Mantan Penyidik KPK Rp 3,1 Miliar Bukti Cukup, KPK Tetapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Tersangka Suap

Krisis Air Baku Ancam Warga Banjarmasin, PDAM Berencana Bikin Embung

- Apahabar.com     Senin, 6 September 2021 - 14:29 WITA

Krisis Air Baku Ancam Warga Banjarmasin, PDAM Berencana Bikin Embung

ket: Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Kota Banjarmasin terancam menghadapi krisis air baku. Sumber air baku yang dikelola PDAM Bandarmasih pun sangat terbatas lantaran kualitas dan perubahan iklim.

“Air baku adalah permasalahan utama, bermacam sebab terjadi penurunan kualitas air baku. Salah satunya air berwarna hijau karena kadar oksigen di air menurun,” ujar Direktur Operasional PDAM Bandarmasih, Supian pada Senin (6/9).

Oleh karena itu, perusahaan plat merah tersebut membutuhkan sarana dan prasarana pengelolaan air baku untuk jangka panjang.

Salah satunya solusinya mendirikan proyek embung air baku.

“Jadi air sungai ditarik di dalam kolam, diperbaiki kualitasnya sebelum masuk ke pengolahan. Kalau dari sungai langsung ke pengolahan, sistem kita lambat laun tidak akan mampu,” ucapnya.

Pembebasan lahan untuk mendirikan embung sudah dilakukan, namun rencana bisnis tersebut tidak berlangsung mulus. PDAM terus berhadapan dengan berbagai kendala, sehingga gagal membuat embung air baku.

Supian menyebut sumber pembiayaan pihaknya sangat terbatas untuk membikin embung. Menurutnya dalam mendirikan suatu rencana proyek tidak membutuhkan dana yang sedikit.

Sedangkan terhitung 2015, PDAM Bandarmasih tidak menerima penyertaan modal dari pemerintah daerah.

Selain itu, Supian mengatakan upaya penyesuaian tarif air ke pelanggan tak memungkinkan dilakukan. Alasannya tentu karena pandemi Covid-19.

“Mungkin kurangnya daya bagi PDAM melakukan investasi, dan saat ini PDAM tidak mampu melakukan itu,” imbuhnya.

Menurutnya yang bisa dilaksanakan hanyalah beberapa program skala prioritas saja dengan dana terbatas.

Salah satunya rehabilitasi jaringan pipa yang disalurkan ke pelanggan sejak beberapa tahun terakhir. Hal ini untuk mempertahankan pelayanan air bersih ke pelanggan.

Jaringan pipa, kata Supian, berusia sangat tua sehingga mengharuskan untuk diganti maupun ditambal.

Rinciannya sekitar 30% pipa yang dimiliki PDAM Bandarmasih berusia di atas 30 tahun.

“Biaya pengantian cukup besar, sementara kemampuan kami sangat terbatas,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Ditinggal Salat, 2 Pria Gasak Mobil di Masjid Banjarmasin Utara

Banjarmasin

Banjarmasin Nyaris Kecolongan, Penumpang dari Surabaya Tak Punya Surat Bebas Covid-19
Aziz MK

Banjarmasin

Resmi, Kasus Dugaan Pemalsuan Bukti MK Naik Sidik di Polda Kalsel
Banjarmasin

Banjarmasin

Banjarmasin PPKM Berjilid-jilid: Prokes Malah Jeblok, Kematian Pecah Rekor!
Banjarmasin

Banjarmasin

Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif
Banjarmasin

Banjarmasin

Kucurkan Rp2 Miliar, Banjarmasin Tancap Gas Perpanjang PPKM Mikro
Banjarmasin

Banjarmasin

Kucurkan Miliaran Rupiah, PPKM Level IV Banjarmasin Tanpa Jam Malam
Banjarmasin

Banjarmasin

Cerita Penyintas Covid-19 Banjarmasin: Tertular di Perjalanan, Sembuh dari Bermain Game
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com