Paman Birin Doktor Kehormatan, Mahasiswa Bergerak ‘Kuningkan’ ULM Bali-Singapura Buka Penerbangan, Kadinkes Banjarmasin Waswas Kata Para Pelaku Usaha di Banjarbaru Soal Wajib PCR Penumpang Pesawat Diadili, Pemenggal Kepala Ibu Muda di Belda Banjarmasin Polemik Gelar Doktor Kehormatan untuk Paman Birin, Alumnus Tantang Uji Publik!

KSP Sebut Laporan PBB Soal Kekerasan di Papua Tak Berimbang

- Apahabar.com     Rabu, 29 September 2021 - 12:46 WITA

KSP Sebut Laporan PBB Soal Kekerasan di Papua Tak Berimbang

Ket: Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Kantor Staf Presiden (KSP) Indonesia menyebut PBB tidak mengecek kebenaran laporan yang mereka terima tentang intimidasi dan kekerasan terhadap para aktivis hak asasi manusia (HAM) di Papua.

Deputi V KSP Jaleswari Pramodhawardani menyangsikan keberimbangan laporan PBB itu.

“Tuduhan yang muncul tidak melalui tahapan klarifikasi yang layak terlebih dahulu ke negara terkait sehingga tidak dapat dikatakan perspektifnya secara ideal sudah berimbang,” kata Jaleswari seperti dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (29/9).

Meski demikian, pemerintah tidak mengabaikan situasi di Papua. Jaleswari menyebut pemerintah mengelola situasi keamanan di Papua dan Papua Barat sesuai peraturan perundang-undangan.

“Pemerintah tegas bahwa pengelolaan situasi keamanan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat dilakukan dalam kerangka penegakan hukum yang terukur dan sesuai dengan ketentuan hukum nasional Indonesia,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres membeberkan 45 negara yang melakukan intimidasi dan kekerasan terhadap aktivis HAM. Indonesia jadi salah satu negara dalam daftar tersebut.

Laporan Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia (OHCHR) PBB menyorotikriminalisasi dan intimidasi terhadap aktivis HAM di Provinsi Papua dan Papua Barat. Laporan itu berfokus pada dugaan intimidasi terhadap Wensislaus Fatubun, aktivis yang membantu PBB.

PBB juga melaporkan dugaan intimidasi dan kekerasan aktivis HAM dari suku Me Yones Douw, jurnalis Victor Mambor, aktivis HAM Veronica Koman, dan aktivis HAM Papua Barat Victor Yeimo yang kini dipenjara.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Global

Jadi Imigran Ilegal, 193 WNI Tertangkap di Malaysia

Global

Peringkat 10 Negara dengan IQ Tertinggi Dunia, Teratas Ternyata dari Asia Tenggara
Serangan Israel

Global

Hingga Hari Ini, 174 Warga Gaza Tewas Akibat Serangan Israel
Ivermectin

Global

Ivermectin Ternyata Juga Heboh di Malaysia
Gereja Katolik Prancis

Global

Laporan Investigasi: 3.200 Pastor dan Pejabat Gereja Katolik Prancis Paedofil
Meteor Raksasa

Global

Meteor Raksasa Terbakar di Langit Norwegia
apahabar.com

Global

Prancis Bergolak, 125.000 Demonstran, Toko Dijarah, 1.000 Ditahan
apahabar.com

Global

Trump Hingga PM India Ucapkan Belasungkawa untuk Tsunami Selat Sunda
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com