Kapten TNI Tewas Ditembak OTK di Aceh Duel Maut di SPBU Liang Anggang, Satu Sekarat Duel Maut di SPBU Liang Anggang, Pria Tewas Bersimbah Darah Jalan Tambang Sisakan Lumpur di Tapin, Warga Ngadu ke DPRD Kalsel Penyerangan Brutal Jurkani di Tanbu, Komnas HAM hingga LSPSK Turun Tangan

Kucing Hutan Masuk Pemukiman di Banjarmasin, Terendus Jual Beli Hewan Langka Ilegal

- Apahabar.com     Sabtu, 25 September 2021 - 21:06 WITA

Kucing Hutan Masuk Pemukiman di Banjarmasin, Terendus Jual Beli Hewan Langka Ilegal

Kucing hutan yang sudah masuk daftar hewan dilindungi. Foto-apahabar/Riki

apahabar.com, BANJARMASIN – Belakangan warga Banjarmasin sempat digegerkan dengan keberadaan kucing hutan yang nyasar ke pemukiman.

Temuan tersebut menguatkan indikasi bahwa kucing belang macan itu terpisah dari habitat aslinya.

Bahkan, Koordinator CAN Indonesia Wilayah Kalsel, Naya Mida menilai adanya dugaan jual-beli hewan liar secara ilegal dan dipelihara untuk kepentingan pribadi.

Indikasi ini ditemukannya saat berbicara dengan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalsel.

“Memang ini bekas peliharaan orang. Entah dia lepas atau sengaja dilepas. Karena warnanya itu beda, kalau peliharaan itu warnanya sudah enggak alami,” ucapnya kepada apahabar.com, Sabtu (25/9).

Secara logika, menurut Naya tidak ada habitat kucing hutan di Kota Banjarmasin. Hewan yang masuk dalam daftar dilindungi ini hanya bisa ditemukan di kawasan hutan.

“Habitat yang banyak itu biasanya di daerah pegunungan Meratus. Tapi untuk di Banjarmasin nihil, karena kita tahu sendiri tidak ada lagi hutannya,” ujarnya.

Dia juga tak menampik bila perdagangan hewan langka melalui media sosial belakangan ini cukup marak. Termasuk jual-beli kucing hutan.

“Mestinya tidak boleh diperdagangankan, karena masuk hewan yang dilindungi. Itu artinya ilegal,” singgungnya.

Naya berharap pemerintah maupun masyarakat lebih bisa menjaga hewan langka. Jangan melakukan jual-beli atau memelihara secara pribadi.

“Karena ketika mereka sudah dipelihara oleh orang, nah untuk mengembalikan sifat aslinya susah,” pungkasnya.

Selain itu, hak hewan untuk bersama induknya turut dirampas. Mengingat, tidak sedikit perdagangan hewan langka dari usia anak.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

YN'S Center

Banjarmasin

Laksanakan Program Ramadan Sebulan Penuh, PWI Kalsel Apresiasi YN’S Center
Video Mesum

Banjarmasin

Video Mesum Berlatar Bahasa Banjar Viral di WA Grup, Cek Faktanya

Banjarmasin

Besok! Distribusi Air Bersih di Banjarmasin Alami Gangguan, Simak Wilayah Terdampak
Nama Jembatan Alalak

Banjarmasin

Nekat Lewat Jembatan Sungai Alalak, Truk Angkutan Belum Bisa Ditindak
Limbah Hewan Kurban

Banjarmasin

Limbah Hewan Kurban, Ibnu Sina: Jangan Dibuang ke Sungai!
Banjarmasin

Banjarmasin

OPTIMISTIS Level I, Banjarmasin Malah PPKM Level IV Lagi, Pakar Ungkap Biang Keroknya 

Banjarmasin

Korban Kebakaran Jalan Manggis Banjarmasin Dapat Bantuan dari Sejumlah Donatur

Banjarmasin

Anak Muda Banjarmasin Bisa Divaksin Covid-19 Gratis Jika Bawa Dua Lansia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com