Banjarmasin Bebas PPKM Level IV, Tracing Covid-19 Kok Turun? Perampokan Bos Emas Banjar-Batulicin: Korban Disekap, Dibacok, Diseret Bak Binatang Obok-Obok Rutan Barabai: Petugas Dites Urine, Temukan Silet hingga Batu Resmi, PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang 3 Pekan Setelah Viral Kisah Perjuangan Istri Alm Brimob Kalsel Hidupi 8 Anak

Lelah dengan Kemacetan, Operasional Jembatan Alalak Dinanti-nanti Warga

- Apahabar.com     Jumat, 17 September 2021 - 21:23 WITA

Lelah dengan Kemacetan, Operasional Jembatan Alalak Dinanti-nanti Warga

Jembatan Sungai Alalak sebelum diresmikan. Foto-apahabar.com/Riki

apahabar.com, BANJARMASIN – Operasional Jembatan Sungai Alalak di Jalan Brigjen Hasan Basry sudah sangat dinanti-nanti warga Kalimantan Selatan.

Sebab, kehadiran Jembatan Alalak diharapkan menjadi solusi atas biang kemacetan yang selama ini terjadi di kawasan Cemara Ujung hingga Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala.

Tak hanya di kawasan itu. Kemacetan kerap terjadi di kawasan Jalan Sultan Adam, Cemara dan H Hasan Basri Banjarmasin dan Jalan Handil Bakti, Barito Kuala. Jembatan Sungai Alalak akan menjadi pemecah kemacetan di banyak ruas jalan ini.

“Informasinya jembatan (Alalak) itu kan sudah selesai. Tapi tidak tahu kapan sudah bisa dilewati,” ucap Hamdani, warga Batola.

Dia berharap jembatan lengkung pertama di Indonesia tersebut secepatnya bisa dibuka untuk umum. Pasalnya, Hamdani yang bekerja di Banjarmasin mengaku sudah lelah menghadapi kemacetan yang terjadi.

“Kalau bisa jangan nunggu diresmikan dulu baru dibuka. Karena infonya juga belum jelaskan kapan Presiden Jokowi bisa meresmikan,” tuntasnya.

Perlu diketahui, saat ini Jembatan Alalak baru dipastikan sudah rampung. Kontrak pengerjaan fisik pun telah berakhir pada 15 September lalu.

Kendati demikian, pantauan apahabar.com pada Jumat (17/9) sore, sejumlah petugas masih tengah sibuk melakukan pekerjaan seperti pengecatan dan pembersihan.

“Pekerjaan fisik memang sudah selesai. Ini cuman tinggal finishing. Kami juga belum tahu kapan jembatan akan diresmikan,” ujar salah seorang petugas di lapangan.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Sungai Alalak, Andika Mulrosha, tak merespon saat dikonfirmasi media ini.

Begitu juga dengan Kepala BBPJN Kalsel Syauqi Kamal, tidak memberikan jawaban terkait kapan terbitnya sertifikat laik pakai Jembatan Alalak dari Kementrian PUPR.

Mengingat, sertifikat tersebut merupakan syarat mutlak yang harus dikantongi sebelum jembatan dibuka untuk umum.

“Informasi yang kami terima, ini masih dalam proses dari Direktorat Jendral Bina Marga ke Kementrian PUPR,” jelas Syauqi Kamal, Senin (13/9) lalu.

Jembatan Alalak

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pantau Gambut, Walhi: Tapin dan HSS Sumbang Hotspot Terbanyak
apahabar.com

Kalsel

Ngantor ke DPRD Kalsel, Bang Dhin Naik Ojol Lokal
apahabar.com

Kalsel

Pandemi Covid-19, Bagaimana Penyaluran Zakat Fitrah di Banjarmasin?
Lagi, Kalsel Diguyur Hujan

Kalsel

Lagi, Kalsel Diguyur Hujan
apahabar.com

Kalsel

Penderita Covid-19 Nihil, Dewan Kalsel Minta Tabalong dan Balangan Siapkan ‘New Normal’
apahabar.com

Kalsel

Pimpin Apel Hari Kesaktian Pancasila, Ibnu Sina Ingatkan Bahaya Komunis
apahabar.com

Kalsel

Selama Ramadan, Best Western Kindai Hotel Sediakan “Kampoeng Ramadhan”
apahabar,com

Kalsel

Ditlantas Polda Kalsel Gelar Traffic Safety Parenting di MTsN 2 Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com