Bantuan Rp 300 Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak Fakta Baru! Motif Lain Pembunuhan Paman Es Kandangan di Paramasan OTT Amuntai, Belasan Nama Baru Dua Hari Diperiksa KPK BREAKING! KPK Periksa 10 Nama Terkait OTT Amuntai, dari Sekda hingga Swasta Salah Tangkap Mahasiswa HMI di Barabai, Rafi Boyong Selongsong Peluru ke Polda

Lestarikan Kearifan Lokal, Warga Hapalah Tabalong Cari Ikan dengan Membandung

- Apahabar.com     Sabtu, 11 September 2021 - 17:35 WITA

Lestarikan Kearifan Lokal, Warga Hapalah Tabalong Cari Ikan dengan Membandung

Warga di Desa Hapalah mencari ikan dengan alat tradisional. Foto - Istimewa.

apahabar.com, TANJUNG – Warga Desa Hapalah Kecamatan Banua Lawas secara beramai-ramai mencari ikan di sungai persawahan.

Ikan ditangkap dengan alat tradisional yang mereka sebut bandung (membandung).

Bandung sendiri terbuat dari ayaman benang berbentuk segi empat yang keempat ujungnya diikat dengan bambu yang telah dihaluskan. Kemudian ujung bambu lainnya dimasukkan dalam dua bambu kecil yang kedua sisinya berlubang.

Setelah membentuk persegi empat, kemudian diikatkan ke bambu panjang berukuran 3 meter untuk mengangkatnya.

Biasanya menangkap ikan seperti ini mereka lakukan disaat air sungai di persawahan mulai surut, sehingga ikan sudah terkumpul.

Dengan berjejer di kanan-kiri tepi sungai mereka menjaga bandung dan sesekali mengangkatnya, berharap ada ikan yang berbuat.

Jajaran Dinas Perikanan (Diskan) Tabalong yang datang melihat kearifan lokal tersebut mengapresiasi cara warga mencari ikan tersebut.

Kepala Diskan Tabalong H Mugeni melalui Kasi Perikanan Tangkap, Dedy Rahnoni, mengatakan kegiatan membandung di Desa Hapalah merupakan kearifan lokal masyarakat dalam mencari ikan menggunakan peralatan ramah lingkungan.

“Kami menyambut baik penangkapan ikan secara tradisional tersebut, karena dapat melestarikan keberadaan ikan-ikan lokal di daerah ini,” katanya, Sabtu (11/9).

Menangkap ikan dengan membandung merupakan tradisi tahunan warga Hapalah untuk mendapatkan ikan.

“Kegiatan ini hendaknya terus dilestarikan dan ditingkatkan, sehingga bisa mempertahankan ketahanan budaya dalam menangkap ikan,” pungkas Dedy Rahnoni.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

PDAM

Tabalong

Selangkah Lagi, PDAM Tabalong Memiliki Direktur

Ekbis

Peringkat 2 Nasional Prokes, Restoran Aston Tanjung Hotel Sepi Pengunjung Saat PPKM

Tabalong

Jangan Panik! Peserta Seleksi CPNS dan PPPK Positif Covid-19 Akan Dijadwalkan Ulang

Tabalong

Bawa Sabu dari HSU, Polisi Tangkap Warga Murung Pudak Tabalong

Tabalong

Mudik Dilarang, Petugas Gabungan Tabalong Perketat Penjagaan Perbatasan Kalsel-Kaltim
Polres HSU

Tabalong

Hampir 4 Bulan Buron, Jatanras Polres HSU Ringkus Pelaku Penganiayaan di Kaludan

Tabalong

Demi Anak Cucu, Polres Tabalong Tanam Pohon Pampakin hingga Kelengkeng
apahabar.com

Tabalong

4 Hari Bebas Covid-19, Kini Ada Lagi Warga Tabalong Terkonfirmasi Positif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com