Kapten TNI Tewas Ditembak OTK di Aceh Duel Maut di SPBU Liang Anggang, Satu Sekarat Duel Maut di SPBU Liang Anggang, Pria Tewas Bersimbah Darah Jalan Tambang Sisakan Lumpur di Tapin, Warga Ngadu ke DPRD Kalsel Penyerangan Brutal Jurkani di Tanbu, Komnas HAM hingga LSPSK Turun Tangan

Lestarikan Lingkungan, Wabup HSS Bersama Masyarakat Bahas Hukum Adat

- Apahabar.com     Sabtu, 25 September 2021 - 15:11 WITA

Lestarikan Lingkungan, Wabup HSS Bersama Masyarakat Bahas Hukum Adat

Pembahasan draft Perda Adat di Aula Kantor Kecamatan Loksado. Foto-Istimewa

apahabar.com, KANDANGAN – Wakil Bupati (Wabup) Hulu Sungai Selatan (HSS) Syamsuri Arsyad menyosialisasikan pembahasan tentang draf peraturan daerah atau Perda Adat, khususnya komunitas adat wilayah Kecamatan Loksado, Sabtu (25/9).

Pembuatan Perda Adat ini sebagai salah satu upaya pemerintah daerah bersama masyarakat melestarikan lingkungan pegunungan Meratus hingga adat istiadat di dalamnya.

Keberadaan adat telah diakui oleh negara. Oleh pemerintah, masyarakat adat diberikan kewenangan dalam mengatur adat istiadat masing-masing selama tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Wabup HSS Syamsuri Arsyad mengatakan Perda Adat sudah lama diniatkan masyarakat Loksado, sehingga perlu dibahas bersama agar peraturan itu benar-benar tepat sasaran.

“Nanti akan disinergikan dengan peraturan perundang-undangan, kalau memang ada yang bertentangan barangkali perlu dicarikan formulasi yang tepat,” kata Kak Choe sapaan Syamsuri Arsyad.

Pembuatan peraturan adat perlu dilakukan penyusunan seperti pembahasan serta sosialisasi terkait Perda, baik kepada masyarakat adat maupun kepada masyarakat umum agar semua saling menghormati dan menghargai.

Perda Adat ini, kata Kak Choe, diharapkan dapat memberikan pemenuhan harapan masyarakat guna mengatur adat istiadat di HSS khususnya wilayah Kecamatan Loksado.

“Mudah-mudahan apa yang diharapkan bisa benar-benar terlaksana dan tuntas, pada waktunya nanti akan dibahas secara langsung bersama Legislatif dan Eksekutif,” imbuhnya.

Wabup HSS berpesan supaya pegunungan Meratus di wilayah Loksado bebas dari tambang yang merusak lingkungan.

Sebab, jika alam sudah dirusak maka sangat berdampak besar terhadap masyarakat Loksado hingga masyarakat yang ada di hulu.

“Kita semua harus bersama menjaga dan menolak terhadap perusakan lingkungan di wilayah Loksado dan sekitarnya,” tandasnya.

Sosialisasi dan pembahasan draft Perda Adat juga dihadiri Kerukunan Suku Dayak Meratus (KSDM), Camat Loksado, Kepala Desa se-Kecamatan Loksado dan Damang HSS.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

HSS

Rayakan Malam Takbiran, Sungai Negara ‘Berwarna’  
apahabar.com

HSS

Bertabur Jemaah di HSS Bersholawat
apahabar.com

HSS

Satpol PP HSS Akan Patroli di Lokasi Wisata Saat Libur Panjang Akhir Oktober
apahabar.com

HSS

Penerimaan Rendah, Pemkab HSS Berencana Naikkan Pajak Sarang Walet

HSS

Seluruh Elemen Masyarakat HSS Deklarasikan Damai Anti Anarkisme

HSS

Warga 4 Kecamatan di HSS Terima Bantuan PRS dan UEP Pemkab Setempat
Kejurda HSU 2021

HSS

Tim Pentanque Kabupaten HSS Sabet Emas dan Perunggu Kejurda HSU 2021
apahabar.com

HSS

Resmi, RSUD Brigjend H Hasan Basry Kandangan Miliki Dokter Spesialis Ortopedi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com