Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Masih PPKM Level IV Meski Indikator Turun, Kadinkes Banjarbaru Buka Penyebabnya

- Apahabar.com     Rabu, 22 September 2021 - 16:01 WITA

Masih PPKM Level IV Meski Indikator Turun, Kadinkes Banjarbaru Buka Penyebabnya

Kadinkes Banjarbaru, Rizana Mirza. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Kota Banjarbaru masih masuk PPKM level IV meski angka positivity rate, juga bed occupancy rate (BOR) turun. Bahkan capaian vaksinasi Covid-19 lebih tinggi dari provinsi.

Terkait itu, Kadinkes Banjarbaru Rizana Mirza mengatakan, kemungkinan masih masuknya Banjarbaru di PPKM level IV karena adanya indikator baru, yakni capaian vaksinasi kurang dari 50 persen dan termasuk daerah aglomerasi.

“Mungkin karena dua indikator baru itu. Tapi intinya kita berupaya semaksimal mungkin, untuk vaksinasi kita upayakan percepatan-percepatan dengan dukungan-dukungan pihak terkait. Selain indikator itu, indikator lainnya kita sudah turun, bahkan minggu lalu dinyatakan turun level,” ujarnya

Lantas, adakah upaya mensinkronisasi atau menyamakan data dengan pusat?

Rizana menyebut, pihaknya telah berusaha untuk itu, namun melalui provinsi. Sebab, sebutnya semua ada mekanisme aturannya.

“Kita belum pernah ada berkirim surat terkait sinkronisasi data ke pusat, tapi kami berkomunikasi ke pusat itu melalui provinsi, kita mengikuti prosedurnya, ada Dinkes provinsi, jadi menyampaikan lewat provinsi, dan provinsi ke pusat,” ungkapnya.

Tak mau ambil pusing, kini Dinkes Banjarbaru berupaya menggenjot vaksinasi untuk mencapai target 50 persen.

“Sebenarnya capaian vaksinasi Banjarbaru di atas rata-rata provinsi dan nasional, tapi memang masih di bawah 50 persen, karenanya kita berupaya semaksimal mungkin meningkatkan capaian vaksinasi. Sekarang kita rutin ada pengiriman (vaksin) dari pusat juga mau datang, kita minta kuota lebih banyak,” tuntasnya.

Untuk diketahui, per Selasa (21/9) kemarin, cakupan vaksinasi di Kota Banjarbaru untuk dosis 1 sebesar 41,19 persen dan untuk tahap 2 sebesar 25,27 persen.

Persentase itu, terbilang lebih tinggi dibandingkan provinsi Kalsel yang cakupan Vaksinasi dosis 1 sebesar 23,87 persen dan untuk dosis 2 sebesar 13,86 persen.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

RS Idaman

Banjarbaru

Idaman Penuh, Wali Kota Banjarbaru Minta RS Swasta Siap Tangani Covid-19
Pajak

Banjarbaru

Penunggak Pajak di Banjarbaru Capai Miliaran, Terbesar dari PBB
4.000 Vaksin dari BPP Hipmi

Banjarbaru

Banjarbaru Dapat Jatah 4.000 Vaksin dari BPP Hipmi, MHM: 40 Ribu untuk Kalsel
Q Mall

Banjarbaru

Hampir Sepekan Tutup, Q Mall Banjarbaru Merugi hingga Puluhan Miliar

Banjarbaru

Bank Bjb Berikan Donasi ke Baznas Kalsel
Badut di Banjarbaru

Banjarbaru

Lompat dari Mobil Satpol PP Saat Diamankan, Badut di Banjarbaru Terkapar

Banjarbaru

Dua Ponpes di Banjarbaru Kebagian Jatah Vaksinasi Serentak Nasional
PUPR Banjarbaru

Banjarbaru

Pembangunan Kantor PUPR Banjarbaru Mencapai Hampir Rp 16 Miliar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com