OTT di Amuntai dan Sejarah Korupsi di Kalsel yang Sudah Ada Sejak Zaman Kesultanan Simpan Sabu di Dapur, Pemuda Kelumpang Tengah Kotabaru Ditangkap Catat Tanggalnya, BPJN Kalsel Tutup Jembatan Paringin Selama Perbaikan Jaringan Internet Telkom Down, Panitia Tes SKD CPNS HSS Tak Kehabisan Akal Ciaatt! Serunya Lomba Lawang Sakepeng Seni Bela Diri Dayak Ngaju di Kapuas

Mayoritas S2, Rektor ULM Sebut Dosen S3 di PTS Kalimantan Langka

- Apahabar.com     Rabu, 1 September 2021 - 00:37 WITA

Mayoritas S2, Rektor ULM Sebut Dosen S3 di PTS Kalimantan Langka

FOTO: Rektor ULM Banjarmasin, Sutarto Hadi. Foto-Antara.

apahabar.com, BANJARMASIN – Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Profesor Sutarto Hadi blak-blakan menyebut jumlah dosen S3 atau bergelar doktor di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kalimantan sangat langka.

Beranjak dari situ perlu upaya agar mendorong pendidikan tenaga pengajar untuk mendapat pendidikan S3. “Ada masalah serius dari tenaga pengajar di PTS, dimana jumlah doktor sangat langka, mayoritas hanya S2,” ucap Sutarto Hadi dikutip apahabar.com dari Antara, Selasa (31/8) malam.

Sutarto mengakui, salah satu kendala yang dihadapi para dosen jika ingin menempuh pendidikan S3 di antaranya harus ke luar daerah, karena minimnya program S3 yang tersedia di Kalimantan.

Ia menjelaskan tentu ada konsekuensi yang harus dijalani jika harus sekolah S3 di pulau Jawa. Selain biaya yang besar dan jauh dari keluarga, juga termasuk meninggalkan kewajiban sebagai dosen.
“Padahal di sisi lain, perguruan tinggi tempat mengabdi sangat membutuhkan tenaganya,” jelas Sutarto.

Beranjak dari situ, ULM sebagai perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik di Kalimantan akreditasi A, terus menambah program doktor agar bisa menjadi pilihan para dosen di tanah Borneo meningkatkan kualifikasi pendidikannya.

Ada empat program S3 yang kini tersedia, yakni Studi Pembangunan, Ilmu Lingkungan, Ilmu Hukum dan Ilmu Pertanian.

Khusus untuk Ilmu Hukum sedang berproses di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk menunggu izinnya terbit. Namun Sutarto optimistis tahun ini diperoleh untuk segera menerima mahasiswa.

“S3 di ULM tentu jauh lebih terjangkau dari segi biaya dibanding harus ke pulau Jawa. Jarak yang dekat tentunya juga memudahkan mobilitas dosen di provinsi tetangga seperti Kalteng, Kaltim, Kaltara dan Kalbar,” kata Sutarto.

ULM yang memiliki kampus di Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan didukung tenaga pengajar dengan kualifikasi terbaik sesuai bidangnya.

Ada 380 dosen bergelar doktor dari total sekitar 1.200 staf pengajar. Kemudian 65 guru besar menyokong visi ULM sebagai universitas terkemuka dan berdaya saing di bidang lingkungan lahan basah.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Rp1,6 Miliar untuk Renovasi Lapangan Sepak Bola Kayutangi
apahabar.com

Kalsel

Cucu Mengidap Hemofilia, Kasran Punya Cerita Manfaat BPJS
Martapura

Kalsel

Banyak yang Pulang, 150 Pengungsi Masih Bertahan di SDL Martapura
apahabar.com

Kalsel

Meriahnya Malam Ke-2 Festival Pasar Terapung, Ada Bang Madit hingga Abang-None

Kalsel

Heboh Nabi Terakhir di Benawa HST, Polisi Segera Tetapkan Tersangka
apahabar.com

Kalsel

Waspada, BMKG Peringatkan 6 Wilayah Kalsel Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang
Arutmin

Kalsel

Arutmin Site Kintap Bagikan 500 Paket Sembako untuk Anak Yatim dan Lansia
Banjir Kepung Kawasan Amuntai, Polri dan TNI Berjibaku Bantu Warga

Kalsel

Banjir Kepung Kawasan Amuntai, Polri dan TNI Berjibaku Bantu Warga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com