IKN Dipimpin Kepala Otorita, Sederet Nama Kandidat Termasuk Ahok Pesona Danau Sentarum Kalbar Bikin Takjub, Tertarik Berkunjung? Mimpi Ibnu Sina, Masyarakat Banjarmasin Lepas Masker Awal Tahun 2022 Bocah 8 Tahun Hilang di Samarinda, Pencarian Selami Selokan Genangan Banjir Target Vaksinasi di Tanah Laut Terkendala Stok Vaksin

Mengidap Hipertensi, Neti Cukup Berobat di Puskesmas Kalibaru HST

- Apahabar.com     Jumat, 24 September 2021 - 17:01 WITA

Mengidap Hipertensi, Neti Cukup Berobat di Puskesmas Kalibaru HST

Hasan, suami pengidap penyakit hipertensi dan KIS-nya./Foto: Feri for apahabar.com.

apahabar.com, BARABAI – Istri Hasan, Neti (46) merupakan salah satu pasien di Hulu Sungai Tengah (HST) yang mengidap hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Selama ini, Neti rutin memperoleh pelayanan kesehatan yang dekat dengan kediamannya, yakni di Puskesmas Kalibaru Kecamatan Batu Benawa.

Kemudahan berobat dengan rutin dan dekat itu diperolehnya hanya dengan modal sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional melalui Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang merupakan program dari BPJS Kesehatan.

Dengan JKN-KIS itu, Neti tidak lagi bolak-balik ke rumah sakit. Sebab dia sudah terdaftar pada Program Rujuk Balik (PRB) dan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).

Program Prolanis ini merupakan sebuah sistem yang dikembangkan dalam pelayanan kesehatan dengan menggunakan pendekatan proaktif. Melibatkan peserta, fasilitas kesehatan, dan BPJS Kesehatan dalam rangka memelihara kesehatan peserta JKN-KIS yang menderita penyakit kronis.

“Kami tidak pernah khawatir sulit mencari obat karena sejak terdaftar menjadi peserta PRB Prolanis, istri saya bisa mengambil obat rutin dan dekat. Cukup datang ke pusekesmas saja dan ke apotek terdekat sesuai arahan puskesmas,” kata suami Neti, Hasan (51).

Kemudahan menjadi peserta PRB dan Prolanis membuat Hasan tenang dan senang karena banyak sekali keuntungan yang Ia dan sang istri peroleh. “Kami jadi hemat waktu dan tenaga terutama untuk pergi kontrol maupun pengambilan obat karena secara jarak untuk ke puskesmas itu lebih dekat daripada harus ke RS,” ujar Hasan.

Selain rutin sebagai pasien PRB dan Prolanis Hypertensi, Hasan mengaku KISnya itu juya membantu keluarganya ketika membutuhkan pelayanan kesehatan lain di puskesmas.

“Kadang cuma periksa biasa saja, mungkin seperti pusing atau juga keluhan-keluhan ringan lainnya ke puskesmas,” ucap Hasan

Hasan merupakan peserta JKN-KIS dari segmen Penerima Bantuan Iuran-Jaminan Kesehatan (PBI-JK). Ia terdaftar bersama dengan istri dan juga kedua anaknya.

“Selain segala kemudahan layanan tadi, hal yang pasti sangat meringankan dan membatu kami yakni seluruh pelayanan kesehatan ini kami peroleh secara gratis karena ditanggung oleh BPJS Kesehatan atau KIS yang kami punya ini,” tutup Hasan.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

PN Barabai

HST

Sidang Perdana Pembunuhan Dua Anak Kandung di HST, Sikap Sutarti Berbeda
apahabar.com

HST

Masjid Ainun Jaariyah di Lunjuk HST Berdiri, Chairansyah: Eratkan Ukhuwah Islam
apahabar.com

HST

Pembunuh Latifah Istri Muda Pembakal di HST Ternyata Anak Istri Tua, Pelaku Diduga Sakit Hati Ibunya Sering Dihina
CPNS 2021

HST

Hanya PPPK, Tak Ada Rekrutmen CPNS 2021 di HST
apahabar.com

HST

Harga Bapok Naik Pascabanjir, Pemkab HST Keluarkan Edaran
Sungai Barabai

HST

Sungai Barabai Masih Keruh, Diduga Ada Perubahan Aliran Sungai Pascabanjir Bandang

HST

Kafilah HST Targetkan Masuk 6 Besar di MTQ ke-33 Kalsel
Bupati Chairansyah

HST

IDM di HST Naik, Chairansyah: Terus Upayakan Kemajuan dan Kemandiran Desa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com