Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Menparekraf Sandiaga Uno: Parawisata Bali Siap Dibuka Oktober 2021

- Apahabar.com     Minggu, 26 September 2021 - 08:10 WITA

Menparekraf Sandiaga Uno: Parawisata Bali Siap Dibuka Oktober 2021

Menteri Parawisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. Foto-Kemenparekraf via iNews,id

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Parawisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno berencana akan membuka parawisata Bali pada Oktober mendatang.

Menparekraf Sandiaga Uno berharap pembukaan sektor parawisata Bali dapat membuka kembali peluang usaha dan lapangan kerja yang sempat terdampak pandemi selama hampir dua tahun belakangan.

Sandiaga Uno mengaku telah mencatat sejumlah masukan yang akan dibawanya dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri pada 30 September mendatang.

Rapat tersebut Sandiaga bilang menjadi ruang untuk memutuskan langkah selanjutnya untuk membuka kembali parawisata Bali.

“Tadi dari masukan yang disampaikan oleh Pak wagub dan seluruh pemangku kepentingan dapat Kami laporkan bahwa kondisi di Bali sudah menunjukkan situasi yang kondusif,” jelas Menparekraf Sandiaga Uno dalam Rapat Koordinasi Pembukaan Bali di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali, Kabupaten Badung, Bali, seperti dilansir CNN Indonesia, Minggu (26/9).

“Dan langkah persiapan ini sudah memasuki tahap akhir, sesuai dengan arahan dari Bapak Luhut bahwa kita akan lakukan persiapan untuk bulan Oktober,” ungkapnya.

Hal selanjutnya adalah kesiapan dari segi protokol kesehatan akan terus ditingkatkan.

Sehingga situasi covid-19 menjadi lebih terkendali lewat integrasi aplikasi Peduli Lindungi.

Terakhir adalah penyiapan paket-paket wisata adaptasi, karena kita akan memulai uji coba pembukaan pariwisata Bali.

Sehingga paket wisata adaptasi, seperti paket wisata vaksin booster, paket wisata adaptasi yang berkaitan dengan perluasan Green Zone, yakni Sanur, Nusa Dua dan Ubud.

Disambut Baik Gubernur

Keputusan tersebut disambut baik Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati. Merujuk hal tersebut, dirinya mengaku akan mengajak masyarakat, termasuk para pelaku parekraf Bali untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

“Kita tetap memantau, memonitor dan meningkatkan kewaspadaan di lapangan. Namun demikian kita berharap bahwa ada plan A-plan B-plan C,” ungkapnya.

Dirinya menekankan pembahasan tidak hanya semata dibuka atau tidaknya pembukaan pariwisata Bali.

Tetapi lebih menekankan cakupan wilayah yang akan dibuka merujuk status penanganan covid-19. “Kalau keadaannya kurang baik, seberapa kita bisa buka sampai kemungkinan terburuk pun kita sudah pertimbangkan,” ungkap pria yang akrab disapa Cok Ace itu.

“Jadi tidak persoalan dibuka atau ditutup itu saja, tapi ada level-level yang kita jajaki, baik menyangkut objek-objek, baik itu menyangkut tempat-empat karantina, baik menyangkut akomodasi di mana mereka (wisatawan) nanti akan tinggal,” paparnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Rachmawati Tokoh Reunifikasi Korea, Ucapan Duka Mengalir dari Berbagai Negara

Nasional

Ramai-Ramai Boikot Produk Prancis, Seberapa Efektif?
apahabar.com

Nasional

Malam Tahun Baru, Pemkot Bandung Gelar Zikir di Masjid
apahabar.com

Nasional

Pemalsu Dokumen Terancam Hukuman 8 Tahun Penjara
apahabar.com

Nasional

Cerita dari Jacksen Tiago, Begini Situasi Covid-19 di Brasil

Nasional

Polri Kantongi Identitas Pelaku Wanita Bom Bunuh Diri di Gereja Makassar
apahabar.com

Nasional

Ustaz Somad: Ibu Meninggal Persis Seperti Keinginan Beliau
apahabar.com

Nasional

Lebaran di Tengah Pandemi, ke Mana Jokowi Mudik?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com