IKN Dipimpin Kepala Otorita, Sederet Nama Kandidat Termasuk Ahok Pesona Danau Sentarum Kalbar Bikin Takjub, Tertarik Berkunjung? Mimpi Ibnu Sina, Masyarakat Banjarmasin Lepas Masker Awal Tahun 2022 Bocah 8 Tahun Hilang di Samarinda, Pencarian Selami Selokan Genangan Banjir Target Vaksinasi di Tanah Laut Terkendala Stok Vaksin

Nekat Buka Lahan, Dua Penambang Ilegal di Kukar Kaltim Ditangkap

- Apahabar.com     Rabu, 22 September 2021 - 08:28 WITA

Nekat Buka Lahan, Dua Penambang Ilegal di Kukar Kaltim Ditangkap

FOTO: Polisi menangkap dua penambang ilegal di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kutai), Kalimantan Timur (Kaltim). Foto-Antara.

apahabar.com, LOA KULU – Polisi menangkap dua tersangka penambang ilegal di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim).

Tersangka berinisial HS (47) dan ES (38) disergap saat bekerja membuka lahan di lokasi tambang di Loa Kulu, Kabupaten Kutai.

“HS dan ES kami amankan pada Jumat (17/9), yakni ketika keduanya membuka lahan di konsesi PT Multi Harapan Utama (MHU),” ujar Kapolsek Loa Kulu AKP Gandha Syah Hidayat di Loa Kulu dilansir Antara, Selasa (21/3) malam.

Penangkapan terhadap tersangka, lanjutnya, berawal dari laporan Samsir, External Relationship PT MHU yang memperoleh informasi dari Kepala Keamanan PT MHU, Sudarmadi.

Sebelumnya, yakni pada 10 September, Tim Patroli PT MHU menemukan adanya kegiatan land clearing atau pembukaan jalan tanah baru di Desa Margahayu, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kukar.

Kemudian tim patroli yang dipimpin Sudarmadi selaku kepala keamanan, melakukan pengambilan titik koordinat untuk memastikan lokasi kejadian yang sedang dilakukan pembukaan jalan tersebut.

Kemudian Jumat, 17 September PT MHU menyampaikan laporan dugaan illegal mining ke Polsek Loa Kulu. Pada hari yang sama, sekitar pukul 22.00 Wita, Tim MHU yang dipimpin Samsir, bersama Kepolisian dari Polsek Loa Kulu melakukan penyergapan di lokasi kejadian.

Saat penyergapan didapati ada yang sedang mengeruk batu bara dengan menggunakan alat berat berupa satu unit Excavator CAT type 320 D.

Berdasarkan keterangan dari tersangka di tempat kejadian perkara (TKP), katanya, kegiatan tersebut dilakukan untuk mengambil batu bara, meski mereka tidak mengantongi izin.

“Tersangka kemudian kami minta ikut ke Polsek Loa Kulu guna dimintai keterangan lebih lanjut. Pada Sabtu pagi, Polsek Loa Kulu melakukan pengambilan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap Bapak Samsir dari MHU dan tersangka,” katanya.

Setelah melakukan BAP, Polsek Loa Kulu bersama Tim MHU dan pihak Kecamatan Loa Kulu kembali melakukan pemeriksaan di TKP, kemudian MHU menyerahkan kasus ini ke Polsek untuk proses lanjutan.

“Tersangka terancam pidana lima tahun, sesuai dengan Pasal 158 UU Minerba Tahun 2020. Untuk barang bukti yang kami amankan adalah satu unit ekskavator dengan kondisi layak pakai,” ujar Gandha.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Terungkap! Perdagangan Ratusan Burung Ilegal di Kaltim

Kaltim

16 Orang Positif Covid-19 di Balikpapan, Pelajar dan Karyawan Kedai Kopi Ikut Terpapar

Kaltim

Bawa Sabu 7 Kg Sabu, Dua Kurir di Samarinda Terancam Hukuman Mati
Thohari Azis

Kaltim

Hadiri Pelantikan Wali Kota Balikpapan, Risti Utami Bawa Foto Almarhum Thohari Azis

Kaltim

PPKM Turun Level 2, Balikpapan Gelar PTM Senin Depan
Pemkot Balikpapan

Kaltim

Formalin Ditemukan di Bahan Makanan, Pemkot Balikpapan Sidak Pasar Ramadan

Kaltim

Pembunuhan Sadis Suami Sembelih Istri dan Anak di Bengalon, Pelaku Belum Bisa Dimintai Keterangan
apahabar.com

Kaltim

Ke Inggris, Isran Siap ‘Jual’ Maloy
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com