Terbongkar! Pembunuh Paman Es Kandangan Pura-Pura Anak di Bawah Umur Usai Penarikan Besar dalam Persediaan AS, Harga Minyak Melonjak OTT di Amuntai HSU, KPK Tangkap Pegawai-Pengusaha hingga Segel Ruang Bidang OTT KPK di Amuntai HSU, Satgas Pinjam Ruang Polres Operasi Senyap KPK di Amuntai HSU, Polda Belum Pastikan

OJK Beri Tenggat Waktu Bank Kalsel Penuhi Modal Inti hingga 2024

- Apahabar.com     Kamis, 9 September 2021 - 20:23 WITA

OJK Beri Tenggat Waktu Bank Kalsel Penuhi Modal Inti hingga 2024

Kepala OJK Regional IX Kalimantan, Riza Aulia Ibrahim. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Selatan (Kalsel) atau akrab dikenal Bank Kalsel bisa sedikit menghela nafas.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengonfirmasikan bahwa ada kelonggaran bagi bank daerah untuk memenuhi ketentuan modal baru.

Jika bank umum diberi tenggat pada 2022 untuk memenuhi modal minimum hingga Rp 3 triliun, bank daerah punya waktu hingga 2024.

OJK beralasan penambahan modal itu bertujuan untuk penguatan struktur daya saing industri sehingga mendukung stabilitas ekonomi nasional dan upaya untuk mendorong industri perbankan mencapai level yang lebih efisien menuju skala yang lebih tinggi. Untuk itu Bank Kalsel merupakan bank yang wajib mengikuti aturan itu.

Kepala OJK Regional IX Kalimantan, Riza Aulia Ibrahim, mengatakan untuk BPD punya kesempatan hingga 2024 tapi harus dipersiapkan dengan baik. Jika modal itu tak terpenuhi maka bank bisa saja diturunkan status dari bank umum jadi BPR.

“Yang jelas ada keterbatasan kegiatan karena BPR itu kan wilayahnya regional dan yang kedua tidak bisa menjadi kas daerah. Aliran dana dari pusat ke daerah itu akan masuk kepada bank umum lainnya,” kata Riza usai rapat dengan Komisi II DPRD Kalsel, Kamis (9/9).

Meski begitu OJK mengatakan optimistis Bank Kalsel bisa mencapai modal inti minimal Rp 3 triliun.

Hal itu tak lepas dari capaian kinerja dan keuntungan saat pandemi ditambah skenario yang sudah disiapkan jika terjadi hal yang paling buruk.

Sementara Plt Direktur Utama Bank Kalsel, IGK Prasetya, mengatakan masih optimis capaian modal inti tersebut bisa tercapai pada 2024.

Jika tidak skenario yang diambil adalah Mmnawarkan saham pada kabupaten/kota yang memiliki APBD lebih. Kemudian menyerahkan aset dan terakhir langkah menyerahkan ke investor pihak ketiga.

“Dengan melihat Bank Kalsel yang sekarang tumbuh sehat. Paling tidak kita berusaha dulu,” katanya dalam rapat dengan Komisi II DPRD Kalsel dan Badan Keuangan Daerah.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Bank Kalsel

Startup Lokal Jalin Kerjasama Dengan Bank Kalsel
apahabar.com

Bank Kalsel

Buruan! Bank Kalsel Tawarkan Diskon 20 Persen di X.O Cuisine Duta Mall
apahabar.com

Bank Kalsel

Jelang Lebaran, Bank Kalsel Sebar Sembako di Tanah Laut
apahabar.com

Bank Kalsel

BKD Kalsel Terima Bantuan dari CSR Bank Kalsel
apahabar.com

Bank Kalsel

Hunian iB Ar-Rahman, Program Kredit Rumah Syariah dari Bank Kalsel
apahabar.com

Bank Kalsel

Bank Kalsel Salurkan Bantuan ke Madrasah Diniyah Islamiyah Muhammadiyah
apahabar.com

Bank Kalsel

SBNE Jadi Wadah Kolaborasi Bank Kalsel
apahabar.com

Bank Kalsel

Pulihkan Ekonomi Masa Pandemi, Bank Kalsel Siap Salurkan Dana PEN
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com