Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

OTT di Amuntai HSU, Detik-Detik Pejabat-Pengusaha Diangkut KPK ke Jakarta!

- Apahabar.com     Kamis, 16 September 2021 - 17:14 WITA

OTT di Amuntai HSU, Detik-Detik Pejabat-Pengusaha Diangkut KPK ke Jakarta!

Detik-detik pejabat-pengusaha Amuntai HSU diangkut KPK ke Jakarta. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – KPK baru saja menangkap sejumlah pejabat-pengusaha di Amuntai, Hulu Sungai Utara (HSU), Rabu (16/9) malam.

Sejumlah barang bukti diamankan, termasuk sebuah plastik diduga uang hasil transaksi sebuah proyek.

Tak berselang lama, potret detik-detik pejabat-pengusaha diangkut KPK dari Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarbaru menuju Jakarta beredar luas di media sosial, khususnya WhatsApp.

Dalam potret beredar, tiga orang terperiksa tampak berdiri di Bandara Internasional Syamsuddin Banjarbaru.

Di antaranya M selaku pejabat, MW pejabat dan Ahok selaku pengusaha.

MW dan Ahok terlihat berdiri di depan bersama para penyidik KPK. Sedangkan M berada selemparan batu dari keduanya.

Sebelumnya, Kapolres HSU, AKBP Afri Darmawan membenarkan adanya operasi senyap tersebut.

“Iya benar. Enam personel kita diminta mengawal orang yang diperiksa saat dibawa ke Jakarta,” kata AKBP Afri dihubungi apahabar.com.

Kendati demikian, Afri tidak tahu persis berapa jumlah termasuk identitas orang yang diamankan KPK.

“Kita tidak dilibatkan saat penggerebekan dan penggeledahan,” katanya.

Namun untuk kepentingan pemeriksaan lanjutan, mereka sempat dibawa ke Mapolres HSU.

Di Mapolres HSU, mereka diperiksa selama enam jam lamanya dari pukul 21.00.

Selesai pemeriksaan larut malam itu, mereka dibawa ke Jakarta.

“Kami hanya meminjamkan ruangan,” ujar Afri.

“Untuk detail siapa yang dibawa ke Jakarta saya belum 86. Nanti saya koordinasi dengan tim KPK ya” ujar perwira dua melati ini.

Sempat diperbolehkan masuk, awak media ini kemudian diminta keluar oleh sejumlah staf saat memantau kantor Dinas PU HSU pasca-OTT, Kamis (16/9) siang.

“Saya yang menjaga kantor ini, kalau ada apa-apa nanti saya yang disalahkan,” ucap staf itu.

Hingga menjelang sore, kantor Dinas PU terlihat terlihat sepi. Hanya beberapa orang terlihat di luar ruangan kantor.

Sementara ruangan yang menjadi tempat OTT berada tidak jauh dari pintu masuk kantor, tepatnya di sebelah kiri.

Tampak pintu ruangan Bidang Sumber Daya Air dipasang segel plastik bertuliskan dilarang melintasi garis batas. Tulisan lainnya, “Dalam pengawasan KPK”.

Sampai berita ini diturunkan, apahabar.com belum mengetahui keberadaan Bupati HSU, Abdul Wahid. Beberapa kali dihubungi, sang bupati tak kunjung merespons panggilan seluler media ini.

Pelaksana tugas juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Ali Fikri telah membenarkan lembaganya telah melakukan OTT di Kalsel.

“Benar, sekitar jam 8 malam, tim KPK berhasil mengamankan beberapa pihak dalam kegiatan tangkap tangan terkait dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Kalimantan Selatan,” Ali dalam keterangan tertulisnya.

Mereka yang dibawa ke Jakarta, kata Ali, guna pengambilan keterangan lanjutan.

“KPK memiliki waktu 1 kali 24 jam untuk menentukan sikap dari hasil pemeriksaan yang masih berlangsung saat ini,” ujarnya.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

SPBU

Banjarmasin

Lindungi Hak Konsumen, SPBU Banjarmasin Ditera Ulang

Kalsel

Amankan Pilkada, Polda Kalsel Dibantu 2 Kompi Brimob Kalteng
apahabar.com

Kalsel

Malam Nisfu Syakban, Polisi Tangkap Penjual dan Pembeli Sabu di HSU

Kalsel

Modus Ayah Cabul di Banjarbaru, Ancam Korban yang Tak Perawan
apahabar.com

Kalsel

Sumbang 0,5 Persen, Kanwil DJP Kalselteng Tak Unggulkan Penerimaan Pajak Sektor UMKM
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Pasar Kandangan, Foto Guru Sekumpul Tetap Utuh
apahabar.com

Kalsel

Kapolsek Mekarsari Sosialisasi Perbup Nomor 54 ke Aparatur Desa
apahabar.com

Kalsel

Walhi Kalsel Pertanyakan Kemampuan Gubernur, Atasi Pelanggaran Industri Ekstraktif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com