Perampokan Bos Emas Banjar-Batulicin: Korban Disekap, Dibacok, Diseret Bak Binatang Obok-Obok Rutan Barabai: Petugas Dites Urine, Temukan Silet hingga Batu Resmi, PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang 3 Pekan Setelah Viral Kisah Perjuangan Istri Alm Brimob Kalsel Hidupi 8 Anak Kronologi Lengkap Pembunuhan di Pelambuan Gara-Gara Istri Diganggu

OTT di Amuntai HSU, KPK Tangkap Pegawai-Pengusaha hingga Segel Ruang Bidang

- Apahabar.com     Kamis, 16 September 2021 - 16:03 WITA

OTT di Amuntai HSU, KPK Tangkap Pegawai-Pengusaha hingga Segel Ruang Bidang

KPK menyegel ruang bidang sumber daya air, Dinas PU, Kabupaten HSU. apahabar.com/Hendry Rusadi

apahabar.com, AMUNTAI – 16 anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggerebek Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Rabu (15/9) malam.

Sekitar pukul 20.00, mereka melakukan serangkaian operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pegawai dan pengusaha, di antaranya diduga pelaksana tugas kepala Dinas PU, dan ketua asosiasi pengusaha konstruksi.

Sejumlah barang bukti diamankan, termasuk sebuah plastik diduga uang hasil transaksi sebuah proyek.

Kapolres HSU, AKBP Afri Darmawan membenarkan adanya operasi senyap tersebut.

“Iya benar. Enam personel kita diminta mengawal orang yang diperiksa saat dibawa ke Jakarta,” kata AKBP Afri dihubungi apahabar.com.

Kendati demikian, Afri tidak tahu persis berapa jumlah termasuk identitas orang yang diamankan KPK.

“Kita tidak dilibatkan saat penggerebekan dan penggeledahan,” katanya.

Namun untuk kepentingan pemeriksaan lanjutan, mereka sempat dibawa ke Mapolres HSU.

Di Mapolres HSU, mereka diperiksa selama enam jam lamanya dari pukul 21.00.

Selesai pemeriksaan larut malam itu, mereka dibawa ke Jakarta.

“Kami hanya meminjamkan ruangan,” ujar Afri. “Untuk detail siapa yang dibawa ke Jakarta saya belum 86. Nanti saya koordinasi dengan tim KPK ya” ujar perwira dua melati ini.

OTT KPK di Amuntai HSU, Satgas Pinjam Ruang Polres

Sempat diperbolehkan masuk, awak media ini kemudian diminta keluar oleh sejumlah staf saat memantau kantor Dinas PU HSU pasca-OTT, Kamis (16/9) siang.

“Saya yang menjaga kantor ini, kalau ada apa-apa nanti saya yang disalahkan,” ucap staf itu.

Hingga menjelang sore, kantor Dinas PU terlihat terlihat sepi. Hanya beberapa orang terlihat di luar ruangan kantor.

Sementara ruangan yang menjadi tempat OTT berada tidak jauh dari pintu masuk kantor, tepatnya di sebelah kiri.

Tampak pintu ruangan Bidang Sumber Daya Air dipasang segel plastik bertuliskan dilarang melintasi garis batas. Tulisan lainnya, “Dalam pengawasan KPK”.

Sampai berita ini diturunkan, apahabar.com belum mengetahui keberadaan Bupati HSU, Abdul Wahid. Beberapa kali dihubungi, sang bupati tak kunjung merespons panggilan seluler media ini.

Pelaksana tugas juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Ali Fikri telah membenarkan lembaganya telah melakukan OTT di Kalsel.

“Benar, sekitar jam 8 malam, tim KPK berhasil mengamankan beberapa pihak dalam kegiatan tangkap tangan terkait dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Kalimantan Selatan,” Ali dalam keterangan tertulisnya.

Mereka yang dibawa ke Jakarta, kata Ali, guna pengambilan keterangan lanjutan.

“KPK memiliki waktu 1 kali 24 jam untuk menentukan sikap dari hasil pemeriksaan yang masih berlangsung saat ini,” ujarnya.

Dilengkapi oleh Syahbani & Riyad Dafhi Rizki

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mati Suri, Honorer Balangan Butuh Wadah Aspirasi
apahabar.com

Kalsel

Audiensi Bersama BPBD, BAGUNA Ingin Gelar Sekolah Relawan
apahabar.com

Kalsel

Gerak Cepat! Pembangunan Saluran Air Baru Rampung Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Warga Kalsel Sediakan Payung Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Ini Kata Polisi Terkait Mayat Gantung Diri di HKSN Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Kabar Baik, Pasien Covid-19 Banjarmasin Tetap Nyoblos
apahabar.com

Kalsel

Resah Pengumuman SBMPTN, Jalur Mandiri ULM Masih Terbuka Lebar
Demokrat

Kalsel

Antisipasi Penyalahgunaan, DPRD Banjarmasin Dorong Penerapan E-Budgeting
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com