Jurkani Dibacok, Tim Macan Kalsel Turun Gunung Advokat Jurkani Dibacok OTK di Angsana Menguji Klaim Jembatan Sei Alalak Antigempa hingga Tahan Seabad Gara-Gara Ratusan Ribu, Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup Dari Viralnya Aksi Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup, Ketahanan Keluarga Kian Rentan

OTT di Amuntai, KPK Sita Buku hingga Akte dari Rumah Ahok

- Apahabar.com     Senin, 20 September 2021 - 16:30 WITA

OTT di Amuntai, KPK Sita Buku hingga Akte dari Rumah Ahok

Sejumlah petugas KPK keluar dari rumah Ahok dengan membawa sejumlah koper. apahabar.com/Al-Amin

apahabar.com, AMUNTAI – Lima jam melakukan penggeledahan, Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah dokumen dari rumah Fachriadi alias Ahok.

Ahok merupakan tersangka penyuap Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) sekaligus direktur CV Kalpataru.

Pantauan apahabar.com, penggeledahan di rumah Ahok berlangsung mulai sekitar pukul 10.45 dengan pengawalan 10 anggota Polres HSU berpakaian dinas dan sipil.

Sekitar pukul 14.50, enam petugas KPK ke luar dari kediaman Ahok. Sejumlah barang mereka bawa. Di antaranya buku rekening hingga akte pendirian perusahaan.

“Tadi Tim KPK melakukan penyitaan dari rumah Pak Fachriadi berupa buku rekening dan akte pendirian perusahaan,” kata Lurah Murung Sari, Rully Lesmana yang menyaksikan penyitaan.

Rully bilang, Tim KPK sempat datang ke kantor kelurahan untuk melapor dan meminta menjadi saksi penyitaan.

“Tadi saya menandatangani berita acara penyitaan, ini wajar karena lokasi berada di wilayah kelurahan yang saya pimpin,” pungkasnya.

Enam petugas terlihat membawa sejumlah koper sebagai perlengkapan mereka membawa beragam dokumen dari rumah Ahok.

Tak lama berselang, empat mobil meninggalkan halaman rumah Ahok dikawal dua mobil Polres HSU.

Jubir KPK memastikan penggeledahan di dua lokasi di Amuntai, Kabupaten HSU telah selesai.

Penggeledahan pertama berlangsung di kediaman Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kabupaten HSU, Maliki di Sungai Malang pada Sabtu (18/9) malam.

Kedua, di Rumah Dinas Jabatan Bupati HSU, Abdul Wahid di Kelurahan Kebun Sari, Amuntai Tengah pada Minggu (19/9).

Ali bilang pihaknya mengamankan sejumlah barang, di antaranya uang hingga dokumen serta barang elektronik.

“Dari kegiatan itu penyidik menemukan dan mengamankan sejumlah uang juga dokumen serta barang bukti elektronik,” ujarnya.

Namun, Ali tak memerincikan apa saja dan jumlah uang yang diamankan dalam penggeledahan.

Yang pasti, KPK akan lebih melakukan serangkaian analisis terdapat barang bukti yang telah diamankan tersebut.

Untuk selanjutnya dilakukan penyitaan sebagai barang bukti dalam perkara dugaan korupsi di HSU.

“Tentu berikutnya tim akan melakukan analisa terhadap temuan dari kegiatan penggeledahan untuk kemudian dilakukan penyitaan sebagai barang bukti dalam berkas perkara ini,” pungkas juru bicara berlatar jaksa ini.

View this post on Instagram

A post shared by apahabar.com (@apahabar)

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Ribuan Miras, Narkoba sampai Senpi Dimusnahkan di Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Nekat, Pemuda di Amuntai Cabuli Istri Teman Sendiri
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Ekspor 10 Kontainer Karet ke India
apahabar.com

Kalsel

Polisi Beberkan Kronologi Kecelakaan Maut Truk vs Truk di Gambut
apahabar.com

Kalsel

Akibat Covid-19, Libur Sekolah di Banjarmasin Kembali Diperpanjang
apahabar.com

Kalsel

Polsek Tabunganen Ajak Warga Pakai Masker di Pasar Tradisional
apahabar.com

Kalsel

Jamin Keamanan Pilkada Serentak 2020, Pangdam VI/Mulawarman Siap Bantu Seluruh Proses
apahabar.com

Kalsel

Warga Banjarmasin Bandel Taati Protokol Kesehatan, Saatnya Disanksi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com