Armada Batu Bara Nebeng Fasum, Puluhan Pemuda Kotabaru Turun ke Jalan Megaproyek 4 Smelter Haji Isam, Prof Mutia Bilang Begini  Kata Pemprov Soal Megaproyek 4 Smelter Haji Isam di Kalsel Bersih-bersih Badut Jalanan di Kapuas, Satu dari Banjarmasin Terjaring Resmi Dubes, Pengganti ‘Urang Banua’ Jadi Jubir Jokowi Masih Tanda Tanya

Pakar Prediksi Vaksinasi 70 Persen Warga Tuntas Februari 2022

- Apahabar.com     Selasa, 21 September 2021 - 23:59 WITA

Pakar Prediksi Vaksinasi 70 Persen Warga Tuntas Februari 2022

Ilustrasi vaksinasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Target pemerintah RI untuk menyuntik vaksin Covid-19 ke 208,26 juta penduduk Indonesia per akhir 2021 dinilai sulit tercapai.

Sampai Selasa (21/9), capaian vaksinasi dosis pertama baru sekitar 38 persen atau 80.408.744 dan dosis kedua sekitar 22 persen atau 45.853.033 orang.

Diketahui dari jumlah tersebut, per Selasa, vaksinasi dosis pertama bertambah 750.982, vaksinasi dosis kedua bertambah 628.383. Untuk vaksinasi dosis ketiga atau booster bertambah 7.735, hingga total jadi 864.324.

Epidemiolog Universitas Indonesia Tri Yunis Miko pesimis target itu akan terealisasi. Ia memprediksi, pada akhir tahun ini, vaksinasi dosis pertama baru akan mencapai 50 persen. Itu pun, kata Miko, jika pemerintah menyuntik 1 sampai 2 juta orang per hari.

“Kalau melihat kecepatan vaksinasi, di negara kita kecepatan satu juta per hari aja 50 persen akan tercapai,” kata Miko, dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa (21/9).

Miko menyebut dengan capaian vaksinasi tersebut, Indonesia belum bisa mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) ideal pada tahun ini.

Ia mengatakan herd immunity idealnya baru bisa dicapai ketika capaian vaksinasi dosis satu dan dua sudah mencapai 60 persen dan total orang yang mendapatkan antibodi alami setelah terinfeksi mencapai 50 persen.

Miko memprediksi untuk mencapai target 60 sampai 70 persen vaksinasi dosis pertama di Indonesia baru bisa terealisasi tahun depan. Ia menyebut, paling cepat Februari 2022 dengan suntikan 2 sampai 3 juta orang per harinya.

“Kalau dengan kecepatan yang sekarang, 70 persen akan dicapai tahun depan atau Februari 2022 gitu,” kata dia. Hanya 4 provinsi berhasil capai target 70

Jika merujuk pada data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per Senin (20/9), setidaknya hanya ada 4 dari 34 provinsi yang berhasil mencapai target vaksinasi di atas 70 persen pada dosis pertama.

Empat provinsi itu adalah DKI Jakarta (124,49 persen), Bali (96,2 persen), Kepulauan Riau (2,75 persen) dan Yogyakarta (75,3 persen).

Untuk dosis kedua, Kemenkes mencatat baru 2 provinsi yang mencapai target 70 persen yaitu DKI Jakarta (90,5 persen) dan Bali (70,45 persen).

Sementara itu, Kemenkes juga masih ada 12 provinsi dengen capaian vaksinasi di bawah 25 persen untuk dosis pertama. Capaian 3 terbawah di antaranya, Lampung (17,34 persen), Sumatera Barat (19,77 persen) dan Papua (20,52 persen).

Miko mengatakan, ketimpangan capaian vaksinasi antar provinsi itu harus diperhatikan jika pemerintah ingin mengejar target vaksinasi 208.265.720 orang dengan cepat.

Ia menyarankan pemerintah untuk tidak tinggal diam dan melakukan pendekatan khusus pada provinsi dengan capaian vaksinasi rendah.

“Harus ada penegakan khusus. Harus mengembangkan pendekatan khusus ke provinsi-provinsi itu,” kata dia.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menargetkan penuntasan vaksinasi terhadap 70 persen populasi RI atau 208.265.720 warga pada akhir Desember 2021.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Firli Bahuri

Nasional

Jas Tiga Bintang Firli Bahuri Kena Semprot Pegiat Antikorupsi
Kota Depok

Nasional

Kota Depok Diguyur Hujan Disertai Butiran Es

Nasional

Jelang Usia 50 Tahun, Fadli Zon Positif Covid-19
apahabar.com

Nasional

Jelang Kedatangan Jokowi, Petugas Sterilkan Pengunjung Hotel Mercure

Nasional

Sama-sama Disebabkan Virus, Ini Perbedaan DBD dan Covid-19
Serang Posramil

Nasional

Sebelum Serang Posramil di Maybrat, 17 DPO Rapat 2 Kali

Nasional

Dua ABK Negatif Corona di Kotabaru 3 Kali Singgah di China

Nasional

Waspada! Ini 5 Tanda Infeksi Covid-19 yang Sering Tidak Disadari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com