Armada Batu Bara Nebeng Fasum, Puluhan Pemuda Kotabaru Turun ke Jalan Megaproyek 4 Smelter Haji Isam, Prof Mutia Bilang Begini  Kata Pemprov Soal Megaproyek 4 Smelter Haji Isam di Kalsel Bersih-bersih Badut Jalanan di Kapuas, Satu dari Banjarmasin Terjaring Resmi Dubes, Pengganti ‘Urang Banua’ Jadi Jubir Jokowi Masih Tanda Tanya

Panik Diburu Polisi, Dua Pengedar Kiloan Sabu di Banjarmasin Nekat Terobos Jalan Satu Arah

- Apahabar.com     Selasa, 28 September 2021 - 20:25 WITA

Panik Diburu Polisi, Dua Pengedar Kiloan Sabu di Banjarmasin Nekat Terobos Jalan Satu Arah

Dua pengedar kiloan sabu dan barang bukti yang diamankan jajaran Polda Kalsel. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Motor yang dikendarai FAN (28) dan DI (19) adu banteng dengan pengendara lain.

Lokasinya tak jauh dari perempatan Hotel A, Jalan Pangeran Samudera Banjarmasin Tengah, Senin (27/9) sore.

Bagian depan motor matic bernomor polisi DA 4864 ZAB itu remuk. FAN terpental hingga dahi dan pelipis kanannya tergilas aspal.

Insiden tabrakan itu tak terelakkan manakala mereka menerobos jalan satu arah Pangeran Samudra saat mencoba kabur dari kejaran polisi.

Keduanya yang belakangan diketahui Gang Intan, Jalan Alalak Selatan itu diburu polisi karena diduga mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu.

“Para pelaku sempat menabrak orang karena melawan arah,” ujar Direktur Resnarkoba Polda Kalsel, Kombes Pol Tri Wahyudi, Selasa (28/9).

Ya, aksi kejar – kejaran itu mewarnai pengungkapan kasus peredaran narkoba di Banjarmasin, yang ditangani Subdit I Ditresnarkoba Polda Kalsel.

Dimana dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita barang bukti sebanyak 28 paket sabu dengan berat total 4,7 kilogram lebih dari beberapa TKP.

Berawal di Gang Ar Rahman Jalan Sutoyo S, Kelurahan Pelambuan, Banjarmasin Barat yang menjadi TKP pertama.

Di lokasi tersebut, polisi menciduk FAN dan DI saat meletakkan kresek hitam di dalam gang yang diduga merupakan sabu-sabu.

“Jadi mereka menggunakan sistem ranjau. Barang ditinggalkan di tempat,” jelas Kombes Pol Tri Wahyudi.

Melihat hal itu, petugas yang saat itu langsung dipimpin Kasubdit I AKBP Meilki Bharata, segera mendekati para pelaku.

Namun saat akan ditangkap FAN dan DI yang masih duduk di atas motor langsung tancap gas dan berhasil kabur dari sergapan polisi.

Benar saja, saat dibuka kresek hitam tersebut, polisi menemukan tiga paket sabu seberat 520,5 gram.

Upaya pengejaran pun dilakukan dari Jalan Sutoyo S sampai Jalan Lambung Mangkurat. Hingga di perempatan Hotel A, FAN dan DI yang panik nekat menerobos Jalan Pangeran Samudera dengan cara melawan arah.

“Di situlah mereka sempat menabrak pengendara lain. Beruntung di situ juga ada petugas dari Satlantas yang berjaga. Hingga keduanya berhasil diamankan,” jelas Tri.

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti tiga paket sabu seberat 204,62 gram yang ditemukan di kantong celana kedua pelaku.

Belum cukup, FAN dan DI kemudian diinterogasi. Dari nyanyian keduanya, petugas melakukan pengembangan dan menggeledah sebuah rumah yang beralamat di Gang Intan, Jalan Alalak Selatan.

Di rumah tersebut, polisi menemukan telepon genggam milik FAN. Dari telepon itulah polisi mendapatkan petunjuk bahwa FAN menyimpan sabu-sabu di lokasi domisilinya di Gang Keluarga, Jalan Belitung Darat.

Benar saja saat rumah itu digeledah, polisi menemukan sabu-sabu dalam porsi jumbo. Ada 22 paket sabu yang disimpan FAN di rumah tersebut dengan berat mencapai 3,9 kilogram lebih.

Tri mengatakan, atas kejadian tersebut keduanya beserta barang bukti dibawah ke kantor Dit Resnarkoba Polda Kalsel guna diproses lebih lanjut.

FAN dan DI disangkakan dengan Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Adapun AKBP Meilki Bharata menjelaskan, pengungkapan kasus kiloan sabu yang ditangani Subdit I tersebut merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya.

Dimana sekitar pukul 15.30 WITA di hari yang sama, pihaknya telah mengamankan TFR (32) warga Desa Tambak Karya Kecamatan Kurau Kabupaten Tanah Laut.

Saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan di rumah pelaku polisi menemukan enam paket sabu seberat 93,27 gram serat sejumlah barang bukti lainnya termasuk duit Rp1,6 juta.

“Jadi kasus yang empat kilogram merupakan hasil pengembangan yang kami lakukan. Informasinya kami dari sini,” beber AKBP Meilki.

Atas perbuatannya, TFR dijerat pasal 114 ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dan terlebih diamankan di kantor Dit Resnarkoba Polda Kalsel.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Api Masih Membara, NU dan MUI ‘Martapura’ Gelar Shalat Istisqa dan Istighotsah untuk Bangsa
Penggalangan Dana untuk Cegah Corona Harus Transparan dan Terdata

Kalsel

Penggalangan Dana untuk Cegah Corona Harus Transparan dan Terdata

Kalsel

Gaji Tenaga Kontrak Nunggak 4 Bulan, Wakil Rakyat Minta Dinkes Banjarmasin Gercep
CSR

Kalsel

PLN Serahkan Bantuan CSR untuk Warga Belitung Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Jelang Harganas, Paman Birin Minta Siapkan Ribuan Blanko KIA
KPU

Kalsel

Update Penghitungan Sementara KPU Banjarbaru: Selisih Melebar, Aditya-Wartono Tak Terkejar
Angkatan Muda Muhammadiyah

Kalsel

Angkatan Muda Muhammadiyah Tala Gelar Rapat Konsolidasi, Siap Sumbangkan Pikiran
apahabar.com

Kalsel

Caleg Ramai Kunjungi Makam Surgi Mufti di Banjarmasin, Bahkan Ada dari Jakarta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com