Pemukiman Warga Danau Rangas Palangka Raya Kini Jadi Daerah Banjir Terparah Duh, Petugas Dishub Palangka Raya Dipukul Gegara Tertibkan Jukir Liar Tugu Soekarno Azis Syamsuddin Tersangka Dugaan Suap Terancam Hukuman Hanya 5 Tahun Penjara Jadi Tersangka, Azis Syamsuddin Diduga Suap Mantan Penyidik KPK Rp 3,1 Miliar Bukti Cukup, KPK Tetapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Tersangka Suap

PDIP DKI Polisikan Hersubeno Arief soal Hoax ‘Megawati Koma’

- Apahabar.com     Rabu, 15 September 2021 - 19:28 WITA

PDIP DKI Polisikan Hersubeno Arief soal Hoax ‘Megawati Koma’

DPD PDIP DKI melaporkan Hersubeno Arief soal hoax 'Megawati koma' ke Polda Metro Jaya. Foto-detikcom

apahabar.com, JAKARTA – DPD PDIP DKI Jakarta resmi melaporkan pegiat media sosial Hersubeno Arief ke Polda Metro Jaya. Hersubeno Arief dilaporkan terkait UU ITE karena pernyataan ‘Megawati koma’.

Wakil Ketua DPD PDIP Jakarta Ronny Talapessy mengatakan laporan itu mengacu pada konten Hersubeno Arief di kanal Youtubenya.

Dalam konten Youtube itu, terlapor menyebutkan mendapatkan informasi 1.000% valid soal kabar ‘Megawati Soekarnoputri koma’.

“Yang kami keberatan itu bahwa terlapor ini menyampaikan bahwa ‘Ibu Megawati Soekarnoputri terbaring koma di ICU RSPP. Ada pesan WhatsApp dokter valid 1.000 persen’. Itu kami keberatan di situ makanya kita laporkan,” ujar Ronny di Polda Metro Jaya, Jakarta, dikutip dari detikcom, Rabu (15/9/2021).

Menurut Ronny, pernyataan Hersubeno Arief itu dinilai cenderung fitnah dan berbahaya. Pasalnya, terlapor membawa nama dokter saat menyampaikan pernyataan tersebut.

“Buat kami ini sangat berbahaya karena yang disampaikan oleh saudara terlapor bahwa dia mendapatkan informasi dari seorang dokter yang menyebutkan bahwa 1.000 persen valid Ibu Ketum Megawati Soekarnoputri sakit. Oleh sebab itu karena ini sangat berbahaya ini bisa menimbulkan hal-hal tidak baik,” terang Ronny.

Sejumlah bukti telah diserahkan Ronny kepada polisi terkait laporannya. Bukti-bukti itu mulai dari bukti transkrip pernyataan Hersubeno Arief hingga tangkapan layar pemberitaan di media sosial.

“Kami siapkan bukti transkrip dari beberapa media online kemudian juga ada video yang dimasukkan ke dalam flashdisk dan menyiapkan beberapa saksi,” ungkap Ronny.

Pihak PDIP DKI Jakarta melaporkan Hersubeno Arief atas dugaan pelanggaran Pasal 28 ayat 2 Juncto Pasal 45 ayat A UU ITE. Selain itu Hersubeno Arief juga dilaporkan di Pasal 15 atau 15 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

Laporan tersebut telah terdaftar di Polda Metro Jaya. Laporan itu terregister dengan nomor LP/B/4565/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA, Tanggal: 15 September 2021.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Covid-19 Menggila, Kementrian Kominfo Terapkan WFH 100 Persen
apahabar.com

Nasional

Situs DPRD Sulsel Diretas, Jadi RIP KPK!
apahabar.com

Nasional

Terlibat Pengeroyokan Anggota TNI, Simak Penjelasan HOG Siliwangi Bandung Chapter
apahabar.com

Nasional

Puluhan Ribu Orang Ikut Festival Banyuwangi Bershalawat
Jokowi

Nasional

Hari Ini Presiden Jokowi Blusukan di Banjir Kalsel
apahabar.com

Nasional

JMSI Riau Galang Dana untuk Bantu Pengobatan Anak Wartawan
Vaksin Covid-19

Nasional

Pemerintah RI Sudah Keluarkan Rp3,6 T Untuk Impor Vaksin Covid-19
apahabar.com

Nasional

Tahun Baru, Jangan Main Kembang Api di Area Sarfas Pertamina!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com