Pemukiman Warga Danau Rangas Palangka Raya Kini Jadi Daerah Banjir Terparah Duh, Petugas Dishub Palangka Raya Dipukul Gegara Tertibkan Jukir Liar Tugu Soekarno Azis Syamsuddin Tersangka Dugaan Suap Terancam Hukuman Hanya 5 Tahun Penjara Jadi Tersangka, Azis Syamsuddin Diduga Suap Mantan Penyidik KPK Rp 3,1 Miliar Bukti Cukup, KPK Tetapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Tersangka Suap

Pengapnya TKP Satu Keluarga Tewas Tertimbun Pakaian di Ratu Zaleha Banjarmasin

- Apahabar.com     Sabtu, 11 September 2021 - 10:41 WITA

Pengapnya TKP Satu Keluarga Tewas Tertimbun Pakaian di Ratu Zaleha Banjarmasin

Lokasi penemuan jasad tertimbun pakaian di Gang Ki Hajar Dewantara 2, Jalan Ratu Zaleha, Karang Mekar, Banjarmasin Timur. apahabar.com/Bani

apahabar.com, BANJARMASIN – Rumah H Kadir sesak akan pakaian. Tumpukan baju maupun celana yang sudah terkemas memenuhi sudut bangunan oranye berlantai dua itu.

Lokasinya di Gang KI Hajar Dewantara 2 Jalan Ratu Zaleha, Nomor 39 RT 19, Kelurahan Karang Mekar, Kecamatan Banjarmasin Timur. Persis berseberangan dengan Musala Muhajirin.

Sulitnya Polisi Ungkap Penyebab Kematian Satu Keluarga di Banjarmasin

Di situlah jasad Achmad Saubari (42), beserta istri Siti Khadijah (33) dan anaknya Shella Fuzita (6) ditemukan dengan posisi tertimbun pakaian tadi malam, Jumat (10/9).

Pantauan apahabar.com, jasad sekeluarga itu ditemukan dalam kondisi mulai membusuk karena diduga sudah tewas beberapa hari sebelum ditemukan.

Tragis, Satu Keluarga di Banjarmasin Ditemukan Tewas Tertimpa Tumpukan Baju

Achmad Saubari dan Siti Khadijah diketahui merupakan karyawan di toko pakaian. Selain itu mereka juga tinggal di rumah sekaligus gudang tersebut.

“Mereka orang kepercayaan bapak, diamanati jaga rumah ini,” kata anak H Kadir, Sari di lokasi kejadian.

Usai penemuan jasad, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi.

“Tim gabungan Polsek Banjarmasin Timur dan Polresta Banjarmasin sedang melakukan olah TKP,” ujar Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Alfian Tri Permadi, Jumat (10/9) malam.

Alfian bilang pihaknya juga berupaya mencari tahu penyebab pasti apakah tragedi nahas itu murni kecelakaan atau ada penyebab lain. Misalnya unsur kelalaian.

“Korban sudah dibawa ke rumah sakit. Kita lakukan pendalaman. Kalau perlu kita lakukan autopsi terkait penyebab kematian karena apa,” imbuhnya.

Kondisi rumah dalam rumah di lokasi kejadian sangat pengap. Sebab, ruangan tersebut dipenuhi dengan tumpukan pakaian.

“Sehingga sirkulasi udara pun sangat pengap di dalamnya. Karena dipenuhi pakaian,” beber Alfian.

View this post on Instagram

A post shared by apahabar.com (@apahabar)

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ini Dia Nama-Nama Pemenang Festival Durian 2020 Banjar

Kalsel

Tanggapan Pengamat Mendagri Anulir Plh Gubernur Kalsel Seumur Jagung
apahabar.com

Kalsel

Para ‘Pencari Hantu’ di Banjarmasin Salurkan Paket Sembako ke Panti Asuhan
apahabar.com

Kalsel

Kalimantan Selatan Masih Berselimut Hujan
Covid-19

Kalsel

Covid-19 Melonjak, Pemakaman Penderita Corona Asal Banjarmasin Kembali Padat
apahabar.com

Kalsel

Detik-Detik Penangkapan Pria di Banjarbaru, Kejar Polisi dan TNI dengan Golok
apahabar.com

Kalsel

Polres HST Bagi-Bagi Masker, Juga Imbau Masyarakat Tidak Mudik
Batola

Kalsel

Sehari Sebelum Pilgub Kalsel, 506 Warga Batola Belum Rekam KTP Elektronik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com