OTT di Amuntai dan Sejarah Korupsi di Kalsel yang Sudah Ada Sejak Zaman Kesultanan Simpan Sabu di Dapur, Pemuda Kelumpang Tengah Kotabaru Ditangkap Catat Tanggalnya, BPJN Kalsel Tutup Jembatan Paringin Selama Perbaikan Jaringan Internet Telkom Down, Panitia Tes SKD CPNS HSS Tak Kehabisan Akal Ciaatt! Serunya Lomba Lawang Sakepeng Seni Bela Diri Dayak Ngaju di Kapuas

Pengendalian Limbah Tambang Perusahaan Rampung 100 Persen, Pemkab HSS Terus Monitor

- Apahabar.com     Kamis, 9 September 2021 - 14:26 WITA

Pengendalian Limbah Tambang Perusahaan Rampung 100 Persen, Pemkab HSS Terus Monitor

Lokasi pembuatan kanal pengendalian limbah perusahaan tambang batubara di Kabupaten HSS. Foto-Istimewa

apahabar.com, KANDANGAN – Target penyelesaian pembuatan saluran terbuka atau open channel yang diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) kepada PT Antang Gunung Meratus (AGM) dan KUD Karya Murni akhirnya selesai 100 persen, Kamis (9/9).

Open channel dan kolam pengendapan lumpur dimaksudkan untuk menyaring limbah perusahaan tambang batu bara, sebelum dilepas menuju aliran anak sungai di Sungai Amandit.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Dispera KPLH) HSS Ronaldy Prana Putra menyampaikan hasil pemeriksaan tim. Dia mengatakan pengerjaan kanal yang ditargetkan Agustus kemarin sudah selesai.

“Secara fisik, pembuatan kanal sepanjang 1,8 kilometer dipastikan selesai,” katanya.

Meskipun demikian, PT AGM dan KUD Karya Murni masih mengalami sedikit kendala karena sedimen tanah menumpuk pada kanal yang telah dibuat.

Mengantisipasi agar dampak tersebut tidak menyebabkan terjadi kekeruhan air Sungai Amandit, pihak perusahaan melakukan sistem buka tutup sistem pengalirannya.

“Jadi sementara pihak perusahaan membuka pemisah aliran air secara bertahap,” ucap Ronaldy Prana Putra.

Bupati HSS Achmad Fikry menambahkan pemerintah daerah akan terus melakukan monitoring pengendalian limbah perusahaan yang berada di Bumi Rakat Mufakat.

“Kita terus memantau progres perkembangannya, sehingga pengendalian lingkungan terus berjalan,” kata Bupati HSS.

Sebelumnya, pada Senin (9/8) lalu, PT AGM dan KUD Karya Murni mengalami keterlambatan dari jadwal (5/8) yang telah diberikan Pemkab HSS.

Pihak perusahaan batu bara tersebut meminta kelonggaran waktu lantaran kanal penampungan air penuh dan terkendala pembebasan lahan di lokasi.

Pemkab HSS yang tidak memberikan kelonggaran akhirnya memaksa PT AGM dan KUD Karya Murni melaksanakan percepatan.

Ternyata hal tersebut berbuah manis, pada bulan September ini secara fisik pengerjaan kanal 1,8 kilometer dipastikan telah rampung 100 persen.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

HSS

HUT Kecamatan Kalumpang, Fikry Beri Banyak Bantuan dan Hadiah
apahabar.com

HSS

Pawai Obor Tandai Napak Tilas Teks Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV 2019 Dimulai

HSS

Ranperda Pertanggungajawaban APBD 2020, Ini Tanggapan DPRD HSS
apahabar.com

HSS

Pemerintah dan Warga HSS Doakan Pejuang Proklamasi Tentara ALRI

HSS

Pemkab HSS Kantongi Rp42,85 Juta dari Denda Pelanggaran Prokes Januari-Agustus 2021
apahabar.com

HSS

Produk Lokal HSS Hadir di INACRAFT
apahabar.com

HSS

Bupati HSS Didaulat Wakili Bupati & Walikota Se-Kalsel Berikan Sambutan Pada Penyerahan Lkpd Tahun 2018
Sekda HSS

HSS

Sekda HSS Berikan Jawaban Eksekutif Terkait Ranperda LKPJ APBD 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com