Arus Lalu Lintas Jembatan Sei Alalak Sementara Dialihkan, Catat Kapan Ditutup Total Asyik di Hammock, 4 Pasang Muda-Mudi Banjarbaru Digaruk Pol PP Geger Api di Hapalah Tabalong, Bantuan Mulai Mengalir Namanya Menasional, MHM Dinilai Potensial untuk RI-2 Lakon “Hamil” STB Uniska Warning Krisis Kepedulian Generasi Muda

Pengendara Moge Melintas di Jembatan Alalak Banjarmasin Wajib Disanksi

- Apahabar.com     Rabu, 22 September 2021 - 14:56 WITA

Pengendara Moge Melintas di Jembatan Alalak Banjarmasin Wajib Disanksi

Sejumlah pengedara motor gede (moge) melintasi Jembatan Alalak Baru mendadak viral di media sosial. Foto-Tangkapan layar

apahabar.com, BANJARMASIN – Pengendara motor gede (moge) yang melintas di Jembatan Alalak I jadi perbincangan hangat.
Pemerhati Kebijakan Publik Banjarmasin, Muhammad Pazri melihat sangat tidak adil dengan situasi tersebut.

Menurutnya, masyarakat saja belum boleh, ini para pengendara moge seenaknya saja melintas di Jembatan Alalak. Padahal jembatannya belum diresmikan sampai saat ini.

Ditlantas Polda Kalsel, kata dia, harus panggil penanggungjawab jembatan.

“Siapa yang mengizinkan membuka, dan siapa kordinator moge, pengendara harus diberi sanksi, karena itu sangat jelas melanggar hukum. Ini contoh yang tidak baik bagi masyarakat banua,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa sewajarnya seluruh pengendara moge tersebut harus ditindak tegas.

Hal ini karena berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 283 mengatur sanksi bagi setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar, dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan.

“Sehingga demi keadilan ini sama kasus sekitar Maret 2021 lalu rombongan moge yang terobos ring 1 istana negara juga diberi sanksi dengan ditilang, agar ke depannya tidak hanya sekedar minta maaf,” ucapnya.

Presiden Borneo Law Firm ini sangat berharap para moge juga taat hukum dan tidak mengabaikan aturan dan perlu diingat.

“Semua hukum itu dibuat untuk menciptakan kondisi lingkungan masyarakat yang tertib, aman dan nyaman. Hukum bersifat wajib untuk dipatuhi seluruh lapisan masyarakat tanpa pandang bulu,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Antara Ada dan Tiada, Pakar ULM Nilai PPKM Mikro di Banjarmasin Tak Efektif
Gunung Sari

Banjarmasin

Antar Sabu, Warga Gunung Sari Banjarmasin Ditangkap Polisi
Vaksinasi

Banjarmasin

Ingin Divaksin Covid-19? Berikut yang Perlu Dipersiapkan Warga Banjarmasin
PTM

Banjarmasin

PTM Terbatas Banjarmasin Hari Ini, Simak Ketentuannya
Kebakaran Saka Permai

Banjarmasin

Kebakaran di Saka Permai Banjarmasin 4 Rumah Hangus
banjir

Banjarmasin

Sepekan Banjir, Warga Kebun Bunga Banjarmasin Belum Terima Bantuan Pemerintah
Jual Sabu

Banjarmasin

Apes, Pria di Banjarmasin Tengah Ditangkap Setelah Jual Sabu ke Polisi
Banjarmasin

Banjarmasin

BREAKING! Banjarmasin Tak Lagi PPKM Level IV
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com