Bantuan Rp 300 Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak Fakta Baru! Motif Lain Pembunuhan Paman Es Kandangan di Paramasan OTT Amuntai, Belasan Nama Baru Dua Hari Diperiksa KPK BREAKING! KPK Periksa 10 Nama Terkait OTT Amuntai, dari Sekda hingga Swasta Salah Tangkap Mahasiswa HMI di Barabai, Rafi Boyong Selongsong Peluru ke Polda

Peningkatan Kompetensi Guru Dua Lembaga PAUD di Kapuas Resmi Ditutup

- Apahabar.com     Rabu, 15 September 2021 - 14:29 WITA

Peningkatan Kompetensi Guru Dua Lembaga PAUD di Kapuas Resmi Ditutup

Kegiatan pelatihan implementasi pembelajaran dua lembaga PAUD di Kabupaten Kapuas resmi ditutup. Foto-Irfansyah

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Pelatihan implementasi pembelajaran in house training (IHT) yang diselenggarakan dua lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) penerima manfaat program sekolah penggerak (PSP) di Kabupaten Kapuas, Kalteng, resmi ditutup, Rabu (15/9).

Dua lembaga PAUD tersebut yakni TK Negeri Pembina Selat dan TK Islamiyah Golkar Kuala Kapuas. Kegiatan pelatihan pembelajaran yang dilaksanakan selama 8 hari itu ditutup oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kapuas, Suwarno Muriyat.

Suwarno mengatakan program sekolah penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi yaitu literasi dan numerasi, dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru).

“Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen terdapat 4 kompetensi dasar guru profesional, yakni kompetensi profesional, pedagogik, sosial dan kepribadian,” kata Suwarno.

“Saya yakin seluruh peserta in haouse training telah menerima banyak informasi penting tentang merdeka belajar yang dicanangkan oleh Kemdikbudristek yang sejalan dengan program pendidikan hebat Kapuas Cerdas,” imbuhnya.

Suwarno menambahkan berakhirnya in house training merupakan langkah awal bagi kepala sekolah dan guru untuk mulai melakukan pembelajaran dengan paradigma baru, perencanaan dengan berbasis data serta digitalisasi sekolah.

Sementara itu, Kepala TK Islamiyah Golkar, Arie, mengatakan para guru yang mengikuti in haouse training memiliki semangat yang tinggi, sehingga dirinya secara pribadi menghadiahkan sejumlah handphone bagi para guru.

“Saya sangat terharu atas semangat rekan-rekan guru selama kegiatan, semoga dengan adanya handphone akan memperlancar pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau mengupload/download bahan pembelajaran,” kata Arie.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Meninggal Dunia

Kalteng

Kabar Duka dari Kapuas, Satu Pasien Covid-19 Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalteng

Bupati Tebar 120 Ribu Bibit Ikan di DAM Tringsing
apahabar.com

Kalteng

Analisis Ahli Epidemiologi Terkait Penyebab Kasus Covid-19 Kalteng Kembali Meningkat
apahabar.com

Kalteng

Hampir Seribu Rumah Terendam Banjir di Kolam Kobar
apahabar.com

Kalteng

Gegara Judi Kupu, Warga Mantangai Kapuas Kalteng Diciduk Polisi
apahabar.com

Kalteng

Ringankan Beban Masyarakat Terdampak Covid-19, PKB Kalteng Terus Berbagi 

Kalteng

Palangka Raya Perketat Dua Titik Pemeriksaan, Pengendara Tidak Asal Masuk
apahabar.com

Kalteng

Polisi Dalami Kasus Pencabulan Bocah di Palangka Raya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com