OTT KPK di Amuntai HSU: Kadis PU hingga Eks Ajudan Bupati Diamankan, Modusnya Fee Proyek BREAKING! Polisi HSU Bekuk Pembunuh Brutal di Amuntai Tengah Terbongkar! Pembunuh Paman Es Kandangan Pura-Pura Anak di Bawah Umur Usai Penarikan Besar dalam Persediaan AS, Harga Minyak Melonjak OTT di Amuntai HSU, KPK Tangkap Pegawai-Pengusaha hingga Segel Ruang Bidang

Penyidikan Satu Keluarga Tewas Tertimbun Pakaian di Banjarmasin Disetop, Pihak Keluarga Tolak Diotopsi

- Apahabar.com     Sabtu, 11 September 2021 - 14:19 WITA

Penyidikan Satu Keluarga Tewas Tertimbun Pakaian di Banjarmasin Disetop, Pihak Keluarga Tolak Diotopsi

Di rumah bernomor 39 RT 19 Gang Ki Hajar Dewantara 2 ini ditemukan satu keluarga tewas tertimbun pakaian. Foto-apahabar.com/Muhammad Syahbani

apahabar.com, BANJARMASIN – Meski sempat dibawa ke kamar jenazah RSUD Ulin, pihak keluarga korban tertimbun pakaian di Jalan Ratu Zaleha enggan untuk dilakukan otopsi.

“Pihak keluarga membuat surat pernyataan bahwa nggak berkenaan untuk diotopsi,” ujar Kapolsek Banjarmasin Timur, AKP Pujie Firmansyah, Sabtu (11/9).

Selain itu, polisi juga memeriksa pemilik rumah yang diketahui bernama H Kadir. Kendati demikian, tak terlalu banyak informasi yang didapat.

“Yang diketahui juga nggak terlalu banyak oleh pemilik rumah. Karena memang jarang di sana,” beber AKP Pujie.

AKP Puji memastikan bahwa rumah bernomor 39 RT 19 Gang Ki Hajar Dewantara 2 itu merupakan rumah yang juga difungsikan sebagai gudang penyimpanan pakaian.

“Lokasi itu sudah cukup lama dijadikan gudang. Kalau tempat usaha pemilik di pasar Sentra Antasari,” imbuhnya.

Hasil dari penyidikan, tragedi nahas yang dialami Achmad Saubari (42), beserta istri Siti Khadijah (33) dan anaknya Shella Fuzita (6) murni kecelakaan.

“Dugaannya murni kecelakaan, karena tertindih pakaian,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Achmad Saubari (42), beserta istri Siti Khadijah (33) dan anaknya Shella Fuzita (6) ditemukan tewas dalam posisi tertimbun pakaian, Jumat (10/9) malam.

Mereka ditemukan setelah rumah yang ditempati didobrak. Setelah beberapa hari terakhir tak ada kabar.

Achmad Saubari dan Siti Khadijah diketahui merupakan karyawan di toko pakai. Mereka juga orang kepercayaan H Kadir.

Usai penemuan jasad tersebut, Polisi langsung melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) di lokasi.

“Tim gabungan Polsek Banjarmasin Timur dan Polresta Banjarmasin sedang melakukan olah TKP,” ujar Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Alfian Tri Permadi, Jumat (10/9) malam.

Kompol Alfian bilang, pihaknya juga berupaya mencari tahu penyebab pasti apakah tragedi nahas itu murni kecelakaan atau ada penyebab lain. Misalnya adanya unsur kelalaian.

“Korban sudah dibawa ke rumah sakit. Kita lakukan pendalaman. Kalau perlu kita lakukan otopsi terkait penyebab kematian karena apa,” imbuhnya.

Lebih jauh Kompol Alfian mengakui kondisi rumah dalam rumah di lokasi kejadian sangat pengap. Disebabkan ruangan yang dipenuhi dengan tumpukan pakai.

“Sehingga sirkulasi udara pun sangat pengap di dalamnya. Karena dipenuhi pakaian,” bebernya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjir Kalsel

Banjarmasin

Gugatan Korban Banjir Vs Gubernur Kalsel, Pemprov Sibuk Siapkan Tangkisan
Banjarmasin

Banjarmasin

Misteri Kematian Satu Keluarga di Banjarmasin, Ahli Ungkap Kemungkinan Gas Beracun
RS Suriansyah

Banjarmasin

NGERI! ‘Penyehatan’ RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin Butuh Rp 125 Miliar
Yayasan Haji Maming

Banjarmasin

Program Ramadan Berkah Yayasan Haji Maming Bantu Pedagang Nikmati Berbuka Puasa
Satresnarkoba Polresta Banjarmasin

Banjarmasin

Satresnarkoba Polresta Banjarmasin Tangkap Kakak Beradik Pemilik 2,1 Kg Sabu-Sabu
Banjarmasin

Banjarmasin

Poliban Banjarmasin Geger, ‘Koboi Alalak’ Ngamuk Tenteng Air Soft Gun!
Banjarmasin

Banjarmasin

Nah Loh, Dana PPKM Level IV Banjarmasin Gagal Cair
Banjarmasin

Banjarmasin

Tanggal dan Tempat Pelantikan Ibnu-Ariffin Sebagai Kepala Daerah Terpilih
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com