Resmikan Pabrik Bio Diesel di Tanah Bumbu, Jokowi Bakal Naik Helikopter Sisihkan 20 Peserta, 3 Barista Banjarbaru Sabet Gelar Juara Brewers Cup 2021 Terungkap, Penyebab Kematian Ibu Muda di Hotel Berbintang Banjarmasin Ribuan Gram Sabu hingga Ratusan Butir Ekstasi di Banjarmasin Dimusnahkan BREAKING! Tim Advance Pak Jokowi Tiba di Bandara Syamsudin Noor

PKB Kapuas Gelar Tasyakuran Terbitnya Perpres Pendanaan Pesantren

- Apahabar.com     Selasa, 21 September 2021 - 13:41 WITA

PKB Kapuas Gelar Tasyakuran Terbitnya Perpres Pendanaan Pesantren

Pembukaan acara tasyakuran PKB Kabupatem Kapuas ditandai dengan pemukulan gendang rabana. Foto-apahabar.com/Irfansyah

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kapuas bersama DPW PKB Kalteng serta pondok pesantren menggelar tasyakuran, Selasa (21/9).

Dilaksanakannya tasyakuran yang berlangsung di Kantor DPC PKB Kapuas Jalan Pemuda KM 1 Kuala Kapuas tersebut sehubungan dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang pendanaan penyelenggaraan pondok pesantren.

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Ketua DPW PKB Kalteng, Habib Ismail Bin Yahya tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten I Setda Kapuas, Ilham Anwar dan juga dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Kapuas Hj Marlina serta Ketua PCNU Kapuas H Nurani Sarji.

Habib Ismail didampingi Ketua DPC PKB Kapuas Tommy Saputra mengatakan, pihaknya melaksanakan tasyakuran untuk mengungkapkan rasa syukur atas terbitnya Perpres Nomor 82 Tahun 2021 tentang pendanaan pesantren, menindaklanjut Undang-Undang Pesantren tahun 2019.

“Jadi, hari ini kita tasyakuran, artinya mengungkapkan rasa syukur kita atas terbitnya Perpres tentang pendanaan pesantren. Produk hukum ini murni inisiasi dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar ditindaklanjuti oleh fraksi PKB di DPR RI,” katanya.

“Kita harapkan juga DPC PKB bisa menugaskan anggota-anggota DPRD-nya untuk membuat Perda inisiatif DPRD tentang pondok pesantren, untuk menjadi Juklak dan Juknis pelaksanaan peraturan presiden tentang pendanaan pemyelenggaraan pesantren,” ucap Habis Ismail.

Sementara itu, Ketua Forum Pondok Pesantren Kapuas, Hasanudin mengharapkan, peraturan presiden tentang pendanaan pesantren tersebut benar-banar dapat terwujud dan ditindaklanjuti oleh perintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten.

“Kami harap pemerintah provinsi dan daerah bisa benar-benar memperhatikan keberadaan pondok pesantren, khususnya di Kapuas. Karena kita di Kapuas ada sebanyak 15 pondok pesantren,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Hasil Swab, Satu Kepala Sekolah di Barito Utara Positif Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Jokowi Dijadwalkan Tinjau Irigasi Rawa di Kalteng
Judi Togel

Kalteng

Pasang Judi Togel di Warung, Seorang Pria Diciduk Polsek Amuntai Utara
apahabar.com

Kalteng

Maha Besar Allah, Alquran Masih Utuh Saat Api Melahap 2 Rumah
apahabar.com

Kalteng

Positif Covid-19 di Palangka Raya dan Kapuas Tembus 100
kpu kalteng

Kalteng

Besok Penetapan Gubernur Terpilih, KPU Kalteng: Paslon 02 Dipastikan Hadir
apahabar.com

Kalteng

Ketua DPRD Kalteng Ngaku Belum Paham Keseluruhan UU Cipta Kerja
Perempuan Paruh Baya

Kalteng

4 Hari Hilang, Perempuan Paruh Baya di Kapuas Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com