Braakk! Pemuda “Gaduk” Tubruk Bokong Truk di Kotabaru Golkar Banjar Terbelah, Antung Aman & H Rusli Saling Klaim Kepemimpinan INNALILLAHI, Nelayan Kerumputan Kotabaru Ditemukan Tak Bernyawa Geger Api di Liang Anggang, Relawan Sulit Jangkau Titik Api Kisah Istri Alm Brimob Kalsel Jadi Sopir Travel Demi Hidupi 8 Anak, Gaji Habis Bulan Depan

Polisi Kembali Tetapkan Tiga Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang, Satu di Antaranya Narapidana

- Apahabar.com     Rabu, 29 September 2021 - 13:15 WITA

Polisi Kembali Tetapkan Tiga Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang, Satu di Antaranya Narapidana

Ket: Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Seorang narapidana kembali ditetapkan sebagai tersangka kasus kebakaran Lapas Kelas I Tangerang. Dia ditetapkan bersama dua orang lainnya.

Ketiga tersangka baru ini ditetapkan berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Kita lakukan lagi pendalaman hasil gelar perkara Ditreskrimum kemarin hasilnya adalah penambahan tiga tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya seperti dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (29/9).

Tersangka pertama adalah JMN yang merupakan seorang warga binaan atau narapidana. Ia ditetapkan sebagai tersangka lantaran dianggap lalai saat memasang instalasi listrik di lapas.

Kedua, tersangka PBB. Ia adalah pegawai Lapas yang memerintahkan JMN untuk memasang instalasi listrik tersebut.

Terakhir, adalah tersangka RS. Yang bersangkutan adalah atasan dari PBB. “RS ini atasan langsung dari saudara PBB, jabatan sebagai bagian umum di lapas,” ucap Yusri.

Ketiga tersangka ini dijerat Pasal 188 KUHP Jo Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 56 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara.

Sebelumnya, polisi telah lebih dulu menetapkan tiga petugas sebagai tersangka dalam kasus kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten.

Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang pada 8 September lalu. Peristiwa ini menyebabkan lebih dari 40 orang meninggal dunia dan lainnya luka-luka.

Ketiga tersangka yakni RU, S, dan Y dikenakan Pasal 359 KUHP dan terancam hukuman pidana paling lama lima tahun penjara.

Pasal 359 KUHP diketahui berbunyi: barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan Bakal Geser Dominasi Sektor Tambang?
apahabar.com

Nasional

TNI Bentuk Komando Gabungan Tugas Terpadu, Anggotanya Semua Pasukan Elit
apahabar.com

Nasional

Pendulang Emas Tewas Tersambar Petir di Timika
Sumba

Nasional

Tahun Baru di Pulau Sumba, Dibuka Gempa Berkekuatan 5 SR

Nasional

Bertambah 12.156, Kasus Positif Covid-19 Indonesia Jadi 1.147.010
FPI

Nasional

Kapolri Imbau Masyarakat Patuhi Prokes dan Tidak Buat Kerumunan
apahabar.com

Nasional

Sosok Terduga VS, Artis yang Terjerat Prostitusi Online di Lampung
apahabar.com

Nasional

Ditemui Stafsus Milenial Jokowi, BEM SI: Tak Sesuai Harapan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com