Fakta Baru Duel Maut di Sungai Miai Banjarmasin, Hanya Gara-Gara Rumput Resmikan Pabrik Bio Diesel di Tanah Bumbu, Jokowi Bakal Naik Helikopter Sisihkan 20 Peserta, 3 Barista Banjarbaru Sabet Gelar Juara Brewers Cup 2021 Terungkap, Penyebab Kematian Ibu Muda di Hotel Berbintang Banjarmasin Ribuan Gram Sabu hingga Ratusan Butir Ekstasi di Banjarmasin Dimusnahkan

Polisi Selidiki Warga Samarinda yang Mengajari PN Berbisnis Investasi Bodong

- Apahabar.com     Rabu, 29 September 2021 - 13:50 WITA

Polisi Selidiki Warga Samarinda yang Mengajari PN Berbisnis Investasi Bodong

Ilustrasi investasi bodong. Foto-Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Pelaku investasi bodong di Balikpapan berinisial PN (19) terus dikembangkan oleh kepolisian. Disebut-sebut PN mengetahui ilmu bisnis investasi abal-abal ini dari seseorang berinisial “R” yang berada di Samarinda.

Polisi menyebut seseorang berinisial R ini lah yang mengajarkan pelaku memulai bisnis investasi bodong tersebut. Tentu saja setelah meraup keuntungan di awal, PN makin ketagihan dan melanjutkan perbuatannya hingga memakan korban lebih dari 200 orang.

Meski begitu, Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap R tersebut. Belum diketahui pasti apakah R memang terlibat dalam investasi bodong yang dilakukan PN atau tidak.

“Belum sih, itu masih akan kami selidiki juga. Jadi nanti akan kami kembangkan,” ujarnya, Rabu (29/9).

Sementara itu, jumlah korban terus bertambah. Rengga mengatakan beberapa korban terus berdatangan melapor ke Polresta Balikpapan. Hingga kini total yang menjadi korban penipuan PN yakni sebanyak 230 orang.

“Korban ada tambahan yang melapor. Sampai saat ini 230 orang,” sebutnya.

Atas perbuatannya, PN dijerat pasal 378 dan pasal 372 dengan ancaman hukuman kurungan 4 tahun penjara.

Sementara itu informasi yang dihimpun media ini, “R” diduga melakukan kegiatan yang sama yakni investasi bodong. Metode yang digunakan sama persis dengan PN. Bahkan korbannya juga menderita kerugian lebih dari Rp 2 Miliar.

“Saya salah satu korban si “R” ini, saya setor Rp 6 juta tapi sampai sekarang sudah tujuh bulan tidak dibayar. Dia tidak ada itikad baiknya,” ujar salah seorang korban berinisial MR.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kaltim

Laga Uji Coba, Persiba Tahan Imbang Sriwijaya 1-1
Wawali Kota Balikpapan

Kaltim

Merasa Dirugikan, Mantan Wawali Kota Balikpapan Siap Ajukan PK
apahabar.com

Kaltim

Pemilik Speed Ditemukan Meninggal di Perairan Kutai Lama
Jenazah

Kaltim

Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 Kembali Terjadi di Balikpapan
Limbah Hazmat

Kaltim

LSM Lingdaka Sayangkan Penemuan Limbah Hazmat di Pesisir Pantai Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

Konsumsi Narkoba, Empat Honorer Panajam Putus Kontrak

Kaltim

Akses Jalur Darat Putus, Bantuan ke Desa Kepala Telake Dikirim dengan Helikopter
rekonstruksi

Kaltim

Rekonstruksi Pembunuhan Herman 7 Jam Lebih, Polda Kaltim Pastikan Ada Penganiayaan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com