Setelah Viral Kisah Perjuangan Istri Alm Brimob Kalsel Hidupi 8 Anak Kronologi Lengkap Pembunuhan di Pelambuan Gara-Gara Istri Diganggu Fakta Baru Duel Maut di Sungai Miai Banjarmasin, Hanya Gara-Gara Rumput Laka di Kapar HST: Pengendara Vario Nyungsep ke Kolong Colt L-300 Resmikan Pabrik Bio Diesel di Tanah Bumbu, Jokowi Bakal Naik Helikopter

PPKM Dikritik Habis Gerakan Kaos Hitam: Dari Bantuan Sampai Capaian Vaksinasi

- Apahabar.com     Kamis, 23 September 2021 - 20:06 WITA

PPKM Dikritik Habis Gerakan Kaos Hitam: Dari Bantuan Sampai Capaian Vaksinasi

Suasana pasar gratis di Jalan Trikora dekat Masjid Agung Al Munawarah Banjarbaru, Kamis (23/9) siang. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Komunitas Gerakan Kaos Hitam kembali menggelar kegiatan Pasar Gratis di Jalan Trikora berdekatan Masjid Agung Al Munawarah Banjarbaru, Kamis (23/9).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Komunitas Gerakan Kaos Hitam, Wira Surya Wibawa mengkritik habis-habisan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang terus diperpanjang pemerintah.

Menurutnya, perpanjangan pembatasan yang terus-menerus dilakukan justru akan menambah penderitaan masyarakat.

“Aksi ini sebagai bentuk kritik terhadap pemerintah yang memperpanjang PPKM untuk kesekian kalinya,” ujarnya.

Bung Wira-sapaan akrabnya, menilai perpanjangan PPKM semakin menambah penderitaan masyarakat.

“Dari sini bisa disimpulkan pemerintah gagal menanggulangi masalah corona hingga terjadi PPKM lagi,” singgungnya.

Sebab menurutnya, pemerintah seakan hanya ingin menerapkan kebijakan pembatasan tanpa memikirkan bantuan kepada masyarakat.

Hal ini berdampak terhadap angka kemiskinan. Terlebih, mereka para pedagang yang harus gulung tikar.

Ia pun berharap ada kelonggaran setidaknya dalam hal pajak, listrik, dan air yang bisa disubsidi untuk mengurangi beban masyarakat terdampak PPKM.

“Ditunggu bantuan nyata pemerintah terhadap bantuan subsidi listrik dan air, pengurangan bayar pajak. Kami tunggu sebagai suara masyarakat kecil,” tegas Wira.

Selain itu, lanjut dia, PPKM level 4 di Kalsel masih disandang Banjarmasin dan Banjarbaru. Dari indikator terbaru pemerintah, angka capaian vaksinasi yang masih rendah dinilai sebagai alasan.

“Ini seharusnya yang jadi perhatian, harus dicari cukong-cukong penimbun vaksin,” tegasnya.

Belum sampai di situ, Wira juga banyaknya kantor-kantor pemerintah yang hanya menyediakan tandon. Padahal nyatanya tandon tersebut tak berisi air, sabun cuci tangannya pun juga kosong.

“Pemerintah gencar menggaungkan soal protokol kesehatan untuk diterapkan, tapi tak memperhatikan hal-hal seperti itu,” ujarnya.

Gerakan Kaos Hitam

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Banjarbaru

Laka Maut Dekat Q Mall Banjarbaru, Wanita Diduga ODGJ Tewas di Tempat

Banjarbaru

Kunjungi Lokasi Penambangan Intan, Bernhard Ingatkan Protokol Covid-19
apahabar.com

Banjarbaru

Per Hari Ini, Bandara Syamsudin Noor Layani Rapid Test
Maulid Nabi

Banjarbaru

Tak Ingin Lewatkan Peringatan Maulid Nabi, Masyarakat Banjarbaru Siapkan Prokes Ketat

Banjarbaru

Ditinggal Kabur Pemiliknya, Polisi Selidiki Mobil Terbakar di SPBU Cempaka

Banjarbaru

Puluhan Pegawai Lapas Banjarbaru Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua
apahabar.com

Banjarbaru

Mulai Esok, RS Idaman Banjarbaru Kembali Terima Pasien Baru
Cinepolis

Banjarbaru

Bioskop Cinepolis Banjarbaru Beroperasi Ditengah Memuncaknya Covid-19, Amankah?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com