Pemukiman Warga Danau Rangas Palangka Raya Kini Jadi Daerah Banjir Terparah Duh, Petugas Dishub Palangka Raya Dipukul Gegara Tertibkan Jukir Liar Tugu Soekarno Azis Syamsuddin Tersangka Dugaan Suap Terancam Hukuman Hanya 5 Tahun Penjara Jadi Tersangka, Azis Syamsuddin Diduga Suap Mantan Penyidik KPK Rp 3,1 Miliar Bukti Cukup, KPK Tetapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Tersangka Suap

PPKM Turun Level 3, Wali Kota Banjarbaru Tunggu Instruksi Mendagri

- Apahabar.com     Selasa, 14 September 2021 - 16:33 WITA

PPKM Turun Level 3, Wali Kota Banjarbaru Tunggu Instruksi Mendagri

Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Penurunan level PPKM di Banjarbaru menunggu Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri).

Selama beberapa pekan ini, Kota Banjarmasin menerapkan PPKM level 4. Namun terkait penurunan PPKM ke level 3, Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin belum bisa mengambil sikap.

“Kita menunggu keputusan resmi pemerintah pusat, nanti akan keluar inmendagrinya untuk menurunkan level di Banjarbaru dan termasuk pelaksanaannya,” ujar Aditya Mufti Ariffin, Selasa (14/9).

Ovie, sapaan akrab Wali Kota Banjarbaru itu, membenarkan jika asesmen pusat untuk Banjarbaru turun ke level 3.

“Berdasarkan berita yang kami terima dari Sekretariat Kabinet memang asesmen kita turun ke level 3 tapi hari ini belum turun inmendagrinya, untuk diluar Jawa dan Bali belum di umumkan,” jelas Ovie.

Karenanya, penurunan level dalam PPKM di Banjarbaru ditegaskannya masih on proses.

“Aturan PPKM level 3 menunggu inmendagri, kita cuma mengedarkan bukan memutuskan,” tegasnya.

Adapun penurunan level PPKM itu kata Ovie karena angka keterisian atau bed occupancy rate (BOR) di RS Banjarbaru turun drastis hingga 10 persen per hari ini.

“Pasien yang di rawat di RS hanya 9 orang, ini turun jauh, ini menunjukkan angka yang bagus, tingkat keterisian BOR di Banjarbaru cuma 10 persen saja,” ucapnya.

Selain itu, angka paparan Covid-19 menurun, dari beberapa minggu sebelumnya mencapai hingga 1600 kasus aktif, sekarang melandai hingga 350 kasus aktif.

Ditambah cakupan vaksinasi di Kota berjuluk Idaman itu terbilang tinggi yakni 37 persen.

“Capaian vaksinasi kita 37 persen, mudah mudahan akan meningkat lagi,” tutupnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Banjarbaru

Keluh Pedagang Soal Penutupan Pasar Bauntung Lama ke Pemkot Banjarbaru: Kami Makan Apa?
GeNose

Banjarbaru

Hasil Tes Covid-19 Rawan Dipalsukan, Begini Tindakan Tegas KKP Banjarmasin

Banjarbaru

Kunjungan ke Banjarbaru, Mensos Risma Dibuat Geram
PPKM Banjarbaru

Banjarbaru

Soal Larangan Buka Puasa Bersama, Wali Kota Banjarbaru Masih Tunggu Instruksi Pusat
Ibunda Wali Kota Banjarbaru

Banjarbaru

Detik-Detik Berpulangnya Ibunda Wali Kota Banjarbaru, Senyum Khas Terakhir Meski Terpapar Covid-19

Banjarbaru

Hoaks Jenazah Covid-19 di Banjarbaru Diburu Polisi, Kadinkes Doakan Pelaku Insyaf
Kalsel

Banjarbaru

BMKG Banjarbaru: 25 Persen Wilayah Kalsel Masuk Musim Kemarau

Banjarbaru

Wali Kota Banjarbaru Minta Seluruh Kepala SKPD Bikin Akun Facebook dan Instagram
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com