Heboh! Polisi Kotabaru Gerebek Perusahaan Jasa Penagih Hutang Pinjol Setelah DMI Kalsel, Giliran Satgas Soroti Saf Rapat Al-Jihad Status PPKM Kotabaru Naik Level 3, Kadinkes Beberkan Penyebabnya Jelang Peresmian, Penutupan Total Jembatan Sei Alalak Tunggu Instruksi Paspampres Viral! Video Sepasang Muda-Mudi Diduga Berbuat Mesum, Polres HST Turun Tangan

Presiden Jokowi Ikut Tanam Bakau Bersama Warga Pantai Setokok Batam

- Apahabar.com     Selasa, 28 September 2021 - 20:38 WITA

Presiden Jokowi Ikut Tanam Bakau Bersama Warga Pantai Setokok Batam

Presiden Joko Widodo (jaket merah) menceburkan diri ke pantai di saat gerimis mengguyur untuk menanam bakau bersama masyarakat di kawasan Pantai Setokok, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (28/9). Foto-Biro Pers Sekretariat Presiden

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut mencerburkan diri ke pantai di saat gerimis mengguyur untuk menanam bakau alias mangrove.

Presiden Jokowi ikut menanam bakau bersama masyarakat di kawasan Pantai Setokok, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (28/9).

Presiden Jokowi yang mengenakan jaket berwarna merah menceburkan diri ke pantai dan membiarkan air merendam hingga setinggi paha, kemudian menanam pohon yang mampu menyerap lebih banyak karbon itu bersama sejumlah warga.

Jokowi mengaku tak merasa ada masalah untuk menceburkan diri ke air. Ia mengatakan ingin bersama-sama warga setempat untuk menanam bibit bakau meskipun harus merasakan dinginnya air laut.

“Semuanya masuk ke air, ya masa saya di darat sendiri. Khan enggak lucu. Tidak ada masalah, basah kan paling-paling 5-10 menit, tak ada masalah,” kata Jokowi, yang menutup kepalanya dengan jaket di tengah guyuran hujan seperti dilansir Antara.

Usai menanam bakau di Pantai Setokok, dia mengatakan, Indonesia memiliki hutan bakau yang terluas di dunia hingga mencapai 3.360.000 Hektare. Luas itu sebesar 20 persen dari total hutan bakau yang ada di dunia.

Habitat hutan bakau lazim berada di pesisir dengan ragam vegetasi cukup majemuk dan memberi perlindungan ekologis penting bagi makhluk hidup, termasuk manusia.

Akan ancaman akan kelestarian bakau juga tidak ringan, terutama kepentingan industri dan ekonomi lain yang memerlukan lahan di lokasi sama dengan habitat bakau.

“Artinya kita memiliki sebuah kekuatan dalam potensi hutan mangrove, tetapi yang paling penting adalah memelihara, bagaimana merawat, bagaimana merehabilitasi yang rusak sehingga betul-betul hutan mangrove kita ini terjaga,” kata Jokowi.

Ekosistem bakau, kata dia, dapat memperbaiki kondisi lingkungan di pesisir pantai, dan menahan abrasi yang diakibatkan air laut. Bakau, ujarnya, mampu menyimpan karbon hingga 4-5 kali lipat dibandingkan hutan tropis daratan.

“Sehingga sekali lagi sebagai negara yang memiliki hutan mangrove terluas di dunia, kita wajb memelihara ini, karena apapun ini adalah kekuatan Indonesia,” ujarnya.

Sebelum menanam bakau di Pantai Setokok, Batam, dia sebelumnya menanam bakau di di Pantai Wisata Raja Kecik, Bengkalis, Riau “Kita melibatkan komunitas pencinta lingkungan, komunitas nelayan untuk menanam merehabilitasi mangrove kita,” ujarnya.

Di Bengkalis, dia menyatakan pemerintah akan merehabilitasi lahan dan hutan bakau seluas 34.000 Hektare pada tahun ini.

Upaya rehabilitasi bakau ini juga sekaligus meneguhkan komitmen Indonesia terhadap Perjanjian Paris (Paris Agreement) yang berisikan upaya-upaya mitigasi dan adaptasi, termasuk kebijakan soal pendanaan mengenai perubahan iklim yang disepakati negara-negara di dunia sejak 2015.

“[Rehabilitasi bakau] akan berkontribusi besar pada penyerapan emisi karbon dan ini meneguhkan komitmen kita terhadap Paris Agreement, terhadap perubahan iklim dunia,” kata Presiden Jokowi.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Antisipasi Stok Pangan Akhir Tahun, Peneliti Ingin Pemerintah Buat Kebijakan Strategis
apahabar.com

Nasional

Mirip ‘Senjata’ Pria, Markisa di Batola Bikin Heboh
apahabar.com

Nasional

Viral! Spirit ASIAN Games 2018, Meraih Bintang Via Vallen jadi Lagu Kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin
apahabar.com

Nasional

Kabar Baik, Bupati Karawang Dinyatakan Sembuh dari Covid-19
apahabar.com

Nasional

Ibu Kota Pindah, Pengamat: Masyarakat di Kalimantan Bisa Lebih Heterogen
Covid-19 Indonesia

Nasional

Pecah Rekor Lagi, Positif Covid-19 Indonesia Tambah 9.321 Kasus
apahabar.com

Nasional

Ma’ruf Amin Setuju Petugas KPPS Meninggal Mendapat Penghargaan

Nasional

Merdeka Belajar Ala Kemendikbud, Bagaimana Penerapannya?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com