IKN Dipimpin Kepala Otorita, Sederet Nama Kandidat Termasuk Ahok Pesona Danau Sentarum Kalbar Bikin Takjub, Tertarik Berkunjung? Mimpi Ibnu Sina, Masyarakat Banjarmasin Lepas Masker Awal Tahun 2022 Bocah 8 Tahun Hilang di Samarinda, Pencarian Selami Selokan Genangan Banjir Target Vaksinasi di Tanah Laut Terkendala Stok Vaksin

PTM Banjarbaru Direncanakan Awal Oktober, Konsep Belajar di Luar Ruangan Dibahas

- Apahabar.com     Jumat, 17 September 2021 - 14:55 WITA

PTM Banjarbaru Direncanakan Awal Oktober, Konsep Belajar di Luar Ruangan Dibahas

Banjarbaru masih menyusun konsep pembelajaran di luar ruangan. Foto-Antara

apahabar.com, BANJARBARU – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Banjarbaru direncanakan awal Oktober, konsep belajar di luar ruangan dibahas.

Konsep belajar di luar ruangan itu disampaikan Wali Kota Banjarbaru H M Aditya Mufti Ariffin dalam rapat persiapan PTM bersama Kapolres, Kajari, jajaran Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan BPBD Banjarbaru serta perwakilan Forum Komite Sekolah SD dan SMP, Jumat (17/9).

“Insya Allah (dilaksanakan) 1 Oktober. Kami menekankan kepada Disdik Banjarbaru untuk pembelajaran tidak hanya di kelas tapi juga di luar kelas,” ujar Ovie sapaan akrabnya.

Katanya, itu sebagai inovasi untuk mencegah penyebaran Covid-19 di sekolah. Sebab, sebutnya sirkulasi udara sangat penting.

“Dan sirkulasi terbaik itu diluar ruangan, ini menjadi inovasi, jadi pembelajaran itu tidak hanya di kelas, bisa di taman (sekolah),” ujarnya mencontohkan.

Selain itu, guna menertibkan protokol kesehatan (prokes), Pemkot, kata Ovie akan memberikan reward kepada sekolah yang menjalankan prokes dengan baik.

“Kita minta sekolah yang mengadakan PTM menerapkan prokes ketat, kita ada reward kepada sekolah yang menjalankan prokes dengan sarana prasarananya terbaik,” katanya.

Namun, juga ada punishment atau hukuman bagi sekolah pelaksana PTM yang kedapatan kendur dalam pelaksanaan prokes.

“Kalau ada sekolah yang ternyata prokesnya kendur, sarana prasarana pendukungnya tidak berfungsi ini ada punishment, jadi kita berharap peran sekolah, dan pengurus sekolah lainnya lebih fokus dalam penanganan peserta didik termasuk dalam pelaksanaan 5M kepada peserta didik,” tuntasnya.

Dikonfirmasi apahabar.com, Kepala Bidang Pendidikan SMP di Dinas Pendidikan Banjarbaru, Alamsyah mengatakan, terkait pembelajaran di luar ruangan perlu disosialisasikan lebih dulu.

“Untuk pembelajaran di luar bisa diarahkan Disdik kepada sekolah yang mengadakan PTM dan ini perlu disosialisasikan dengan konsep materi dan teknis pelaksanaannya,” katanya.

Apabila, lanjutnya PTM benar disetujui, pihaknya akan merapatkan kembali dan membuat mekanisme pembelajaran yang efektif baik di dalam kelas maupun di luar kelas.

Sementara untuk SMP sendiri, Alamsyah menerangkan ada 13 sekolah piloting yang siap.

“Untuk SMP insya Allah akan diajukan sebanyak 13 sekolah terdiri 8 SMP Negeri dan 5 SMP Swasta,” tutupnya.

Untuk diketahui, jika instruksi terbaru Menteri Dalam Negeri memutuskan PPKM di Banjarbaru turun level, maka PTM akan dilaksanakan, dimana sekolah piloting atau sekolah percontohan yang bakal lebih dulu melaksanakannya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Banjarbaru

Tabrak Lari di Liang Anggang Tewaskan Pejalan Kaki, Pelaku Berhasil Diamankan
PSBB

Banjarbaru

Jawa dan Bali Terapkan PSBB, Banjarbaru Mulai Ancang-Ancang
Jalan Ahmad Yani Banjarbaru

Banjarbaru

Antisipasi Genangan Air, Jalan Ahmad Yani Banjarbaru Ditinggikan
Mantan Wawali Banjarbaru

Banjarbaru

Wafat di Usia 55, Berikut Profil Mantan Wawali Kota Banjarbaru Ogi Fajar
PPKM Mikro

Banjarbaru

Berakhir Senin Kemarin, PPKM Mikro di Banjarbaru Masih Dievaluasi
Banjarbaru

Banjarbaru

BREAKING! Ratusan Pekerja Geruduk Kantor PLN Kalselteng Banjarbaru

Banjarbaru

Dua Pengedar Sabu di Banjarbaru Dibekuk Polisi, Belasan Gram Diamankan
Lihan

Banjarbaru

KRONOLOGI Lengkap Meninggalnya Lihan Mantan Bos Intan ‘Putri Malu’
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com