Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Ratusan Susu Hewan Ternak-Burung Pleci dari Surabaya Disita di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

- Apahabar.com     Jumat, 17 September 2021 - 10:31 WITA

Ratusan Susu Hewan Ternak-Burung Pleci dari Surabaya Disita di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

Ratusan susu hewan ternak dalam kemasan disita oleh petugas Balai Karantina Pertanian Banjarmasin di Pelabuhan Trisakti, Jumat (17/9) dini hari. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Banjarmasin kembali melakukan pemeriksaan kesehatan hewan ternak dan tumbuhan.

Pemeriksaan patuh terpadu berlangsung di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Jumat (17/9) dini hari. Kapal Dharma Kartika IX yang diperiksa dari Kota Surabaya, Jawa Timur.

Hasilnya, 11 boks berisi 229 botol susu hewan ternak, berupa susu sapi dan 150 susu kambing, dan 10 saset refill produk susu. Kemudian satu burung jenis pleci turut diamankan.

“Inilah aturannya kalau membawa hewan dan sejenisnya, harus melaporkan ke pejabat karantina dan dokumen lain yang diwajibkan,” ujar Subkoordinator Substansi Pengawasan dan Penindakan Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Banjarmasin, Lulus Riyanto.

Ia mengatakan sejumlah barang dan hewan tersebut terancam dimusnahkan atau dilepas kehabitan asalnya.

Hal ini tertuang di Undang-Undang (UU) Nomor 21 Pasal 35 tahun 2019 yang mengatur persyaratan, pemasukan dan pengeluaran antara area.

“Jika itu kontaminasi penyakit, bisa dimusnahkan kalau tidak dan aman dikonsumsi bisa saja ditolak sesuai per UU kita,” ucapnya.

Menurutnya operasi patuh ini untuk mencegah peluang penyeludupan tumbuhan satwa liar (TSL) melalui jalur pelabuhan. Baik masuk maupun keluar wilayah Kalsel.

“Inilah amanat dari UU untuk melestarikan sumber daya alam [SDA] kita. Dan juga menjamin area pangan untuk dikonsumsi warga,” pungkasnya.

Adapun pelaksanaan patuh terpadu ini dilaksanakan bersama KSOP Banjarmasin, Polsek KPL Banjarmasin, BKKBN dan BKSDA Kalsel.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Kalsel

Ironi WSPD 2021 di Kalsel: Dua Nyawa Melayang dalam Sehari, Jangkauan Psikolog Masih Minim
apahabar.com

Kalsel

Ada Aksi Demo 5 Ormas Sambut Dewan Baru
FSPMI Kalsel

Kalsel

FSPMI Kalsel Masih Ngotot Soal Ciptaker
apahabar.com

Kalsel

Serahkan 200 APD ke Tapin, BPBD Kalsel: Alat Pelindung Sulit Dicari

Kalsel

Breaking! Dua Pemotor Adu Banteng di Sungai Ulin Berujung Maut
vaksin covid-19

Kalsel

Siap-Siap, Besok Malam Vaksin Covid-19 Sinovac Tiba di Tabalong
apahabar.com

Kalsel

Dugaan Paham Radikal Mulai Berkembang, TMP Kalsel Serukan Upaya Deradikalisasi
apahabar.com

Kalsel

Portal Jembatan Alalak II Banjarmasin Ditabrak, Pengemudi Kabur Bawa Mobil Box yang Hancur
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com