Jembatan Alalak Megaproyek Terakhir Kalsel? Habib Banua: Dirjen Permalukan Presiden Gara-Gara Ratusan Ribu, Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup Terapkan PPKM Level II, Pasien Covid-19 Tanbu Kini Tersisa 11 Orang Detik-Detik Laka Maut Sepagar Kotabaru yang Tewaskan Reski dan Ibunya Kabar Duka, Mantan Atlet Panahan Putri Andalan Kalsel Tutup Usia

Raup Ratusan Juta, Investasi Bodong Oknum Mahasiswi Balikpapan Terbongkar

- Apahabar.com     Senin, 27 September 2021 - 16:11 WITA

Raup Ratusan Juta, Investasi Bodong Oknum Mahasiswi Balikpapan Terbongkar

Polisi berhasil meringkus pelaku investasi bodong dan mengamankan sejumlah barang bukti. Foto-apahabar.com/Riyadi

apahabar.com, BALIKPAPAN – Polresta Balikpapan berhasil membongkar kedok PN (19). Oknum mahasiswi salah satu perguruan tinggi ini diamankan lantaran melakukan investasi bodong.

Wanita muda itu ditangkap di rumahnya di kawasan Jalan MT Haryono, Kelurahan Damai, Balikpapan Selatan, Sabtu (25/9/2021).

PN yang masih berstatus mahasiswi salah satu universitas swasta ini nekat menipu lebih dari 200 orang yang menjadi investor.

Saat press rilis di Mapolresta Balikpapan, Senin (27/9), PN tertunduk malu.

“Ya, hari ini kami ungkap kasus investasi bodong, yang mana pelakunya sudah kami amankan pada tanggal 24 September. Saat ini korban yang sudah kami telusuri hampir sekitar 220 orang,” kata Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, Kompol Rengga Puspo Saputro.

Pelaku rupanya telah beraksi sejak bulan Mei tahun 2021 lalu. Modus menawarkan korban untuk melakukan investasi uang dengan keuntungan 75 persen. Wanita berkulit putih ini berdalih untuk investasi proyek Pertamina.

“Uang tersebut untuk investasi kegiatan di Pertamina,” tutur Rengga.

PN pun membuat tiga group whatsapp, masing-masing group beranggotakan 50 sampai 70 orang. Di situ lah pelaku meminta korban untuk mentransfer uang yang katanya diinvestasikan.

“Korban mentransfer uang ke rekening pelaku, jumlahnya bervariasi mulai dari Rp5 juta sampai Rp100 juta,” ujarnya.

Namun setelah uang ditransfer, tidak semua korban yang mendapat keuntungan yang dijanjikan.

Sehingga korban merasa dirugikan dan melapor ke Polresta Balikpapan. Rupanya setelah dicek, investasi tersebut fiktif alias abal-abal.

“Total kerugian yang kami telusuri ada sekitar Rp500 juta. Namun masih ada korban lainnya yang belum melapor, sehingga kemungkinan besar total kerugian lebih dari Rp2 miliar,” jelasnya.

Rengga mengatakan dari perbuatannya, pelaku meraup keuntungan sebesar Rp400 juta. Uang hasil penipuannya itu dibelanjakan barang-barang mewah bermerk seperti Play Station 5, motor, gitar, handphone, tas bermerk dan lainnya.

“Saat ini masih terus kami kembangkan. Korban rata-rata sebagian besar warga Balikpapan,” pungkasnya.

Sementara itu saat ditanya awak media, PN memilih bungkam dan langsung digiring petugas masuk ke dalam Mapolresta Balikpapan.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kaltim

Total 1.532 Rumah di Kecamatan Sambaliung Berau Terendam Banjir
40 Mahasiswa

Kaltim

40 Mahasiswa Kaltim di Mesir Diguyur Beasiswa, UAS Bersyukur
Covid-19

Kaltim

Penduduk Usia Kerja Terdampak Covid-19 di Kaltim Capai 293.800 Orang

Kaltim

Ujian Sekolah Tingkat SD di Balikpapan Dimulai, SDN 003 Pilih Daring

Kaltim

Pemancing Terseret Longsor di Bawah Jembatan Samarinda Ditemukan Tewas
PPKM

Kaltim

Resmi! PPKM Level IV di Balikpapan Diperpanjang Sampai 9 Agustus
apahabar.com

Kaltim

Perangi Covid-19, Kaltim Alokasikan Dana Rp385 M
Warga Binaan

Kaltim

Dapat Hidayah, Warga Binaan Lapas Balikpapan Ini Ketika Bebas Ingin Jadi Guru Ngaji
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com