OTT KPK di Amuntai HSU: Kadis PU hingga Eks Ajudan Bupati Diamankan, Modusnya Fee Proyek BREAKING! Polisi HSU Bekuk Pembunuh Brutal di Amuntai Tengah Terbongkar! Pembunuh Paman Es Kandangan Pura-Pura Anak di Bawah Umur Usai Penarikan Besar dalam Persediaan AS, Harga Minyak Melonjak OTT di Amuntai HSU, KPK Tangkap Pegawai-Pengusaha hingga Segel Ruang Bidang

Rawan Karhutla, Kepala BPBD Kalsel: Kita Diuntungkan Cuaca

- Apahabar.com     Minggu, 12 September 2021 - 12:38 WITA

Rawan Karhutla, Kepala BPBD Kalsel: Kita Diuntungkan Cuaca

Titik-titik wilayah rawan kiarhutla. Ket: Kuning (Lahan) Hijau (Hutan). Foto BPBD Kalsel for apahabar

apahabar.com, BANJARBARU – Belakangan terakhir sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan (Kalsel), sempat dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Titik terparah terjadi di Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Tanah Laut.

Data yang diterima apahabar per 20 Agustus 2021, sudah terjadi 33 kali kebakaran lahan di Banjarbaru. Luas lahan yang terbakar mencapai 296,6 hektare.

Kabupaten Tanah Laut seluas 141,95 hektare dengan kejadian kebakaran lahan sebanyak 25 kali. Sementara Kabupaten Banjar hanya terjadi 5 kali kebakaran lahan, namun luasnya mencapai 140 hektare.

Meski demikian, Kepala BPBD Kalsel, Mujiyat, menyatakan saat ini kondisi cuaca cukup menguntungkan.

“Secara kondisi di lapangan kita cukup diuntungkan. Walaupun kemarau, tapi ini kemarau basah ya sekitar 60 persen,” ucapnya kepada apahabar, Sabtu (11/9) kemarin.

Kendati mengaku diuntungkan, Mujiyat bilang pihaknya tetap melakukan berbagai antisipasi. Sebab, potensi kemarau masih ada sebanyak 40 persen.

Saat ini, kata dia, pihaknya sudah membentuk dua tim satuan tugas (satgas) untuk antisipasi serta penanganan karhutla di Banua.

“Ada Satgas Darat, ada Satgas Udara. Kerja sama dan koordinasi kedua satgas ini sangat diperlukan,” ujarnya.

Tugas Satgas Udara melakukan patroli dari jalur atas menggunakan water boombing. Bila ada informasi misalnya seperti terpantau kebakaran hutan maupun lahan di suatu wilayah, maka Satgas Darat yang melakukan penanganan.

“Sementara hal-hal yang tidak bisa ditangani oleh satgas darat, berarti tanggungjawabnya satgas udara,” tambahnya.

Mujiyat menambahkan kini pihaknya dibekali helikopter water boombing. Keunggulannya adalah bisa terbang selama 4,5 jam.

“Jadi untuk patroli Kalsel ini aman,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Perkumpulan Pangkalan LPG Tanah Bumbu Bagikan Sembako ke Warga
apahabar.com

Kalsel

Cegah Imigran Gelap, Tanah Bumbu Perketat Pengawasan sampai Kecamatan
apahabar.com

Kalsel

Pengendara Motor Terlindas Truk di Banjarbaru, Simak Keterangan Polisi

Kalsel

VIDEO: Tak Perpanjang Izin Usaha, Pedagang Minol Banjarmasin Kebanyakan Ilegal
apahabar.com

Kalsel

BRT Banjarbakula Didukung Aplikasi Online
apahabar.com

Kalsel

Kisah Pilu Anang, Korban Angin Puting Beliung Kampung Gadang
apahabar.com

Kalsel

Ngopi Bareng di Café Rumah The Panasdalam, MHM Tawarkan Metode ‘ATM’
apahabar.com

Kalsel

‘NGODIM’ Dandim 1022 Tanah Bumbu Serap Aspirasi Masyarakat di Lokasi TMMD
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com