Pemukiman Warga Danau Rangas Palangka Raya Kini Jadi Daerah Banjir Terparah Duh, Petugas Dishub Palangka Raya Dipukul Gegara Tertibkan Jukir Liar Tugu Soekarno Azis Syamsuddin Tersangka Dugaan Suap Terancam Hukuman Hanya 5 Tahun Penjara Jadi Tersangka, Azis Syamsuddin Diduga Suap Mantan Penyidik KPK Rp 3,1 Miliar Bukti Cukup, KPK Tetapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Tersangka Suap

Razia Kamar Tahanan di Lapas Tanjung, Petugas Gabungan Temukan Pisau hingga Kampak

- Apahabar.com     Jumat, 3 September 2021 - 01:00 WITA

Razia Kamar Tahanan di Lapas Tanjung, Petugas Gabungan Temukan Pisau hingga Kampak

Kepala Divisi Pemasyarakatan Provinsi Kalimantan Selatan, Sri Yuwono bersama jajarannya menunjukkan temuan barang berbahaya di Lapas Tanjung. Foto - apahabar.com/Muhammad Al-Amin

apahabar.com, TANJUNG – Petugas gabungan Satops Patnal Kantor Wilayah Kemenkumham Kalimantan Selatan bersama Satops Patnal se-Banua Enam menggelar razia di kamar-kamar para narapidana yang menghuni Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung, Kamis (2/9) malam.

Dalam razia tersebut petugas gabungan menemukan sejumlah barang berbahaya yang tidak boleh dimiliki tahanan.

Barang yang ditemukan di antaranya, senjata tajam, kampak dari modifikasi, pisau cuter, kepala carger, tasbih dari bungkus rokok, kayu, tali, alat cukur, botol hingga batu.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Provinsi Kalimantan Selatan, Sri Yuwono, menjelaskan kegiatan ini melibatkan petugas dari Rutan Barabai, Rutan Tanjung, Lapas Tanjung dan Lapas Amuntai.

“Meski tak menemukan narkoba, petugas
mendapatkan barang-barang kecil yang tampak berpotensi disalahgunakan oleh para warga binaan,” jelasnya didampingi Kepala Rutan Tanjung Rommy Waskita Pambudi, Kepala Lapas Tanjung Heru Yuswanto dan pejabat lainnya.

Yuwono mencontohkan, barang-barang temuan ini berbahaya, seperti sajam kalau berkelahi bisa untuk mencederai, begitu pula dengan batu bisa dijadikan alat memukul.

Terhadap warga yang memiliki benda-benda berbahaya seperti kampak ini kalau perlu pembinaan akan dibina, kalau perlu sel isolasi atau teguran lisan dan tertulis.

Pada kesempatan itu juga sejumlah warga binaan dan petugas Lapas Tanjung dilakukan tes urine.

“Pengambilan sampel secara acak, untuk hasilnya negatif semua,” pungkas Sri Yuwono.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Kronologis Mahasiswa KKN di Kapuas Berjoget Ria di Atas Ambulans
apahabar.com

Tak Berkategori

Jelang Sertijab Kapolres HSU, Itwasda Polda Kalsel Lakukan Verifikasi
Banjarbaru

Tak Berkategori

Covid-19 Mengancam, Warga Banjarbaru Diimbau Rayakan Natura di Rumah
HSS

Tak Berkategori

Pemkab HSS Serahkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Longsor 
RSID

Tak Berkategori

RS Idaman Banjarbaru Akui Kesalahan, Keluarga Pasien: Kami Tetap Dirugikan

Nasional

Solusi Energi Terbarukan, Pertamina Andalkan PT PPI
apahabar.com

Tak Berkategori

Tips Aman dan Nyaman Bepergian Membawa Koper
apahabar.com

Tak Berkategori

Yuk, ‘Trekking’ ke Lembah Kahung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com