Bantuan Rp 300 Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak Fakta Baru! Motif Lain Pembunuhan Paman Es Kandangan di Paramasan OTT Amuntai, Belasan Nama Baru Dua Hari Diperiksa KPK BREAKING! KPK Periksa 10 Nama Terkait OTT Amuntai, dari Sekda hingga Swasta Salah Tangkap Mahasiswa HMI di Barabai, Rafi Boyong Selongsong Peluru ke Polda

Remix Suara Azan, Televisi Korea Selatan Diserbu Warganet Dunia

- Apahabar.com     Rabu, 8 September 2021 - 09:28 WITA

Remix Suara Azan, Televisi Korea Selatan Diserbu Warganet Dunia

Acara Street Woman Fighter yang menggunakan azan sebagai musik intro. Foto: Kaskus

apahabar.com, JAKARTA – Televisi Korea Selatan, Mnet, memantik kemarahan warganet di seluruh dunia lantaran meremix azan.

Suara azan yang telah dimasukkan menjadi musik itu menjadi bagian intro acara berjudul Street Woman Fighter.

Dilansir dari Detik, Street Woman Fighter merupakan acara survival yang menampilkan delapan penari perempuan.

Kendati berdurasi hanya beberapa detik, warganet langsung mengetahui kalau suara yang digunakan adalah azan.

Untuk menguatkan hal tersebut, warganet juga membuat video perbandingan dengan suara azan asli.

Warganet pun menilai Mnet tidak menghormati Islam dan komunitas Muslim di seluruh dunia dengan menyalahgunakan panggilan azan.

Mereka pun meminta stasiun TV Korsel itu meminta maaf. Tagar #Mnetapologize pun menjadi trending topic di Twitter dengan lebih dari 51 ribu cuitan, Rabu (8/9).

“Kalau Anda tidak tahu, saya akan memperkenalkan azan yang dilantunkan seorang muazin di waktu-waktu yang ditentukan dalam sehari. Maaf Mnet, Anda saya blacklist,” tulis akun @jaem_na.

“Azan adalah panggilan Islami untuk salat dan itu bukan sesuatu yang dapat digunakan secara bebas dan dibuat menjadi remix. INI BUKAN MUSIK,” tegas akun @veryananptg.

“Please banget, ini udah jelas suara adzan. Sebelum memakai sound, alangkah lebih baik dikaji dan diteliti dulu,” tambah akun @yulliaprstyni.

Ini bukan kejadian pertama, karena sebelumnya seorang disjoki dari Inggris bernama Dax J pernah memasukkan suara azan dalam remix lagu di sebuah klub malam di Nabeul, Tunisia.

Tak lama setelah rekaman dari konser Dax J beredar di media sosial, klub malam itu langsung ditutup.

Dax J sendiri dikabarkan dijatuhi hukuman penjara selama setahun oleh Pemerintah Tunisia, meski putusan diambil secara in absentia.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Ilhan Omar, Muslimah Anggota Kongres AS Sasaran Ancaman Bom
apahabar.com

Internasional

Pilpres AS 2020 Jadi Ajang Judi di Australia, Bandar Bayar Rp 231 Miliar untuk Kemenangan Biden
London

Internasional

Kakek 90 Tahun, Orang Pertama Divaksin Covid-19 di London
Singapura

Internasional

Bakal Samakan Covid-19 dengan Flu, Singapura Kelelahan?
apahabar.com

Internasional

Thailand Menghapus Ganja dari Daftar Narkotika
apahabar.com

Internasional

Imbas Covid-19, Utang Baru Korporasi Global Capai Rekor 1 Triliun Dolar

Internasional

Resmi, Arab Saudi Gelar Ibadah Haji 2021
Taliban Juga Perintahkan Mahasiswi Tutupi Wajah

Internasional

Kelas Dipisah, Taliban Juga Perintahkan Mahasiswi Tutupi Wajah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com