Bantuan Rp 300 Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak Fakta Baru! Motif Lain Pembunuhan Paman Es Kandangan di Paramasan OTT Amuntai, Belasan Nama Baru Dua Hari Diperiksa KPK BREAKING! KPK Periksa 10 Nama Terkait OTT Amuntai, dari Sekda hingga Swasta Salah Tangkap Mahasiswa HMI di Barabai, Rafi Boyong Selongsong Peluru ke Polda

Respons ICW Terhadap Laporan KSP Moeldoko

- Apahabar.com     Jumat, 10 September 2021 - 23:46 WITA

Respons ICW Terhadap Laporan KSP Moeldoko

KSP Moeldoko saat melaporkan dua peneliti ICW ke Bareskrim Polri, Jumat (10/9). Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Indonesia Corruption Watch (ICW) memberikan respons terhadap laporan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko ke Bareskrim Polri, Jumat (10/9).

Sebelumnya, Moeldoko melaporkan dua peneliti ICW atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah, siang tadi.

Peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam keterangan tertulis seperti dilansir Antara, Jumat malam, mengatakan ICW menghormati langkah Moeldoko dalam menghadapi kritikan masyarakat dengan menempuh jalur hukum.

Ia menjelaskan, terkait dugaan konflik kepentingan penjabat publik, yakni KSP dengan pihak swasta dalam peredaran Ivermectin yang disebutkan dalam kajian ICW, kata Kurnia, ditujukan untuk memitigasi potensi KKN di tengah situasi pandemi Covid-19.

“Jika para pihak, terutama pejabat publik merasa tidak sependapat atas kajian itu, sudah sepatutnya dirinya dapat membantah dengan memberikan argumentasi dan bukti-bukti bantahan yang relevan, tidak justru mengambil jalan pintas melalui mekanisme hukum,” ujar Kurnia dilansir Antara, Jumat malam.

Kurnia menjelaskan, ada dua hal yang menjadi pokok persoalan selama ini. Pertama, Moeldoko beranggapan ICW telah menuduh yang bersangkutan mendapat untung dalam peredaran Ivermectin.

Menurut dia, Moeldoko terlalu jauh menafsirkan kajian ICW tersebut. Sebab, dalam siaran pers yang diunggah oleh ICW melalui laman lembaga maupun penyampaian lisan oleh peneliti ICW, tidak ada kalimat tudingan, baik secara langsung maupun tidak langsung kepada Moeldoko.

“ICW memastikan seluruh kalimat di dalam siaran pers tersebut menggunakan kata ‘indikasi’ dan ‘dugaan’. Sebelum tiba pada kesimpulan adanya dugaan konflik kepentingan, kami memastikan kajian itu telah melalui proses pencarian informasi dan data dari berbagai sumber yang kredibel,” tuturnya.

Yang kedua, lanjut dia, terkait pernyataan Peneliti ICW tentang kerja sama ekspor beras antara HKTI dengan PT Noorpay Nusantara Perkasa.

Kurnia menyebutkan, pihaknya telah menyampaikan ada kekeliruan penyampaian informasi secara lisan. Sebab, fakta yang benar adalah mengirimkan kader HKTI ke Thailand guna mengikuti sejumlah pelatihan sebagaimana tertuang dalam dokumen siaran pers.

“Atas kekeliruan penyampaian ini, ICW telah menyampaikan permintaan maaf dalam surat balasan somasi beberapa waktu lalu,” kata Kurnia.

Berkaitan dengan permintaan maaf ICW, Kurnia menegaskan, bahwa hal tersebut disampaikan hanya terbatas pada kekeliruan penyampaian lisan tentang ekspor beras, bukan terhadap kajian secara keseluruhan peredaran Ivermectin.

Terkait langkah hukum yang diambil oleh Moeldoko, menurut Kurnia, ICW telah didampingi sejumlah kuasa hukum.
Selanjutnya, pihak kuasa hukum akan mendampingi terlapor guna menghadapi setiap tahapan di Bareskrim Polri.

ICW pun berharap agar pelaporan yang dilakukan Moeldoko ke Bareskrim Polri tidak menyurutkan langkah berbagai kelompok masyarakat yang selama ini menjalankan peran untuk mengawasi tindak tanduk dan kebijakan yang diambil oleh pejabat publik.

“Pengawasan publik tetap harus dilakukan agar potensi penyimpangan kekuasaan, korupsi, kolusi dan nepotisme dapat dideteksi guna mencegah kerugian bagi masyarakat luas,” kata Kurnia.

Moeldoko Laporkan Peneliti ICW ke Bareskrim Polri

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kebakaran Lapas Tanggerang

Nasional

Menkumham Janjikan Santunan Rp 30 Juta kepada Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tanggerang
apahabar.com

Nasional

Termasuk Kalsel, SPI Deklarasikan Kawasan Daulat Pangan di 4 Provinsi
apahabar.com

Nasional

Bayi di Saudi Sembuh dari Covid-19
apahabar.com

Nasional

OTT KPK Di PN Jaksel Terkait Perkara Perdata
apahabar.com

Nasional

Jual Tuyul dengan Harga Mahal, Agus Dilaporkan ke Polisi
apahabar.com

Nasional

Esok Tahun Ajaran Baru, Siswa Kuatir Belajar dari Rumah
Lembaga Eljkman: Penyebaran Covid-19 Banyak Terjadi di Rumah Sakit

Nasional

Lembaga Eljkman: Penyebaran Covid-19 Banyak Terjadi di Rumah Sakit
apahabar.com

Nasional

Cegah Korupsi, Berikut 3 Agenda Besar Presiden Jokowi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com