Pemukiman Warga Danau Rangas Palangka Raya Kini Jadi Daerah Banjir Terparah Duh, Petugas Dishub Palangka Raya Dipukul Gegara Tertibkan Jukir Liar Tugu Soekarno Azis Syamsuddin Tersangka Dugaan Suap Terancam Hukuman Hanya 5 Tahun Penjara Jadi Tersangka, Azis Syamsuddin Diduga Suap Mantan Penyidik KPK Rp 3,1 Miliar Bukti Cukup, KPK Tetapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Tersangka Suap

Satgas Covid-19 Banjarmasin Sebut PPKM Turun ke Level III

- Apahabar.com     Senin, 6 September 2021 - 17:32 WITA

Satgas Covid-19 Banjarmasin Sebut PPKM Turun ke Level III

PPKM di Banjarmasin turun menjadi level III. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Satgas penanganan Covid-19 mengevaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Banjarmasin, Senin (6/9).

Evaluasi berdasarkan penetapan PPKM dari 30 Agustus hingga 5 September 2021. Hasilnya, PPKM di ibukota Provinsi Kalsel turun menjadi level III.

Indikator kasus terkonfirmasi positif mingguan total 278 kasus dengan rata rata 39,71 per 100 ribu penduduk menunjukan level II.

BOR Covid-19 mingguan 16,85% menunjukkan level II. Dari 9 rumah sakit (RS) rujukan Covid-19, terisi 124 tempat tidur.

Kemudian kasus perawatan mingguan 123,29 dengan kasus rata rata 17,61 per 100 ribu penduduk tunjukan level III.

“Berdasarkan analisa Banjarmasin berada di level III,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) ini akan merekomandasikan hasil evaluasi tersebut ke Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.

Sebelumnya, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menyebutkan status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mengalami penurunan jadi level III.

Keputusan ini berdasarkan hasil evaluasi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 pada Senin (6/9).

“Emang posisinya di 3, 3, 2 ya. PPKM level III menurut versi kita,” ujar Ibnu.

Namun, Ibnu tidak berani memutuskan penurunan level PPKM secara internal.

Ibnu masih menunggu keputusan pusat, yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Pemerintah pusat mengatur durasi PPKM level IV di Jawa Bali hingga 6 September 2021.

“Kita tunggu aja mungkin sampai sore atau malam ada pengumumannya. Masa kita beda-beda,” ucapnya.

Tapi, Ibnu berharap PPKM di ibukota provinsi Kalsel turun menjadi level III. Hal ini lantaran tiga indikator mengalami penurunan.

Menurutnya semua penurunan indikator tersebut buah hasil dari ketaatan masyarakat penerapan Protokol kesehatan (Prokes).

“InsyaAllah level III, sehingga ekonomi bisa dilonggarkan dan mengerakkan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Nyaris ke Pemukiman Warga, Satgas Karhutla Masih Berjibaku Padamkan Api di Tambang Ulang
apahabar.com

Kalsel

Verifikasi Lahan, Solusi Permasalahan Perhutanan Sosial di Tabalong
IMI Kalsel

Banjarbaru

Dilarang Bukber, IMI Kalsel Bagikan Paket Bapok untuk Panti Asuhan
Barabai

Kalsel

Nih Tampang Diduga Pembunuh di Gambah HST yang Diungkap Keluarga..
Pasar

Kalsel

Abai Prokes, 9 Warga di Jaro Tabalong Disuruh Pulang Ambil Masker
apahabar.com

Kalsel

49 Pelanggar Perbup HST Dapat Sanksi Sosial

Banjarmasin

Polisi Banjarmasin Tangkap Jambret Berkedok Ojek Online
apahabar.com

Kalsel

Tak Butuh Kajian Drainase, Pemkot Banjarmasin Pilih Fokus Pengerukan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com