Bantuan Rp 300 Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak Fakta Baru! Motif Lain Pembunuhan Paman Es Kandangan di Paramasan OTT Amuntai, Belasan Nama Baru Dua Hari Diperiksa KPK BREAKING! KPK Periksa 10 Nama Terkait OTT Amuntai, dari Sekda hingga Swasta Salah Tangkap Mahasiswa HMI di Barabai, Rafi Boyong Selongsong Peluru ke Polda

Sengit, Pertempuran Taliban Vs Pasukan Opisisi di Lembah Panjshir Afganistan

- Apahabar.com     Jumat, 3 September 2021 - 17:36 WITA

Sengit, Pertempuran Taliban Vs Pasukan Opisisi di Lembah Panjshir Afganistan

Sengit, pertempuran kelompok Taliban dengan pasukan oposisi di Lembah Panjshir, Afganistan bagian utara. Foto-net

apahabar.com, KABUL – Sengit, pertempuran kelompok Taliban dengan pasukan oposisi di Lembah Panjshir, Afganistan bagian utara.

Sumber dari Front Perlawanan Nasional (NRF) seperti dilansir CNN, Jumat (3/9), menyebut bentrokan sengit antara personelnya dengan Taliban terjadi pada Kamis (2/9) tengah malam waktu setempat. Sumber itu menyebut bentrokan berlangsung sangat intens.

“Mereka (Taliban-red) menggunakan kekuatan terakhir mereka untuk masuk, tapi bentrokan masih berlangsung,” kata sumber NRF tersebut.

Lembah Panjshir yang merupakan area pegunungan yang sulit diakses merupakan pertahanan terakhir bagi kelompok anti-Taliban di Afghanistan. Tempat itu memiliki sejarah panjang dalam melawan kelompok radikal tersebut.

Bentrokan dan pertempuran sporadis antara Taliban dan NRF berlanjut selama dua pekan sekarang. Taliban mengerahkan petempurnya di dalam dan sekitar Provinsi Panjshir dalam beberapa pekan terakhir.

Pada Senin (30/8) lalu, Taliban mengklaim telah merebut tiga distrik di provinsi tersebut.

Pada Kamis (2/9) pagi waktu setempat, juru bicara NRF, Fahim Dashti, dalam pesan audio menyebut Taliban kehilangan 40 petempurnya dalam upaya berkelanjutan untuk memasuki area Lembah Panjshir.

Juru bicara NRF lainnya, Ali Nazary, secara terpisah menyebut Taliban juga kehilangan sejumlah besar perlengkapan berat dan persenjataan yang telah dihancurkan.

CNN tidak bisa memverifikasi secara independen jumlah petempur Taliban yang tewas dalam bentrokan itu.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

10 Ribu Orang Turun ke Jalan Tuntut Kebebasan Pers
Joe Biden

Internasional

Joe Biden Dilantik, Presiden Jokowi Ucapkan Selamat
apahabar.com

Internasional

Sekjen PBB Serukan Vaksin Covid-19 Harus Jadi Milik Bersama

Internasional

Jokowi ke Erdogan: Agresi Israel Harus Dihentikan!

Internasional

Kroasia, Slovenia, Bosnia Laporkan Lonjakan Kasus Covid-19
apahabar.com

Internasional

Jepang Longgarkan Pembatasan Perjalanan untuk Sejumlah Negara
apahabar.com

Internasional

Di Tengah Pandemi, 6.000 Warga Rusia di Bali Ingin Dipulangkan
apahabar.com

Internasional

Donald Trump Ungkap Awal Tertular Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com