Pemukiman Warga Danau Rangas Palangka Raya Kini Jadi Daerah Banjir Terparah Duh, Petugas Dishub Palangka Raya Dipukul Gegara Tertibkan Jukir Liar Tugu Soekarno Azis Syamsuddin Tersangka Dugaan Suap Terancam Hukuman Hanya 5 Tahun Penjara Jadi Tersangka, Azis Syamsuddin Diduga Suap Mantan Penyidik KPK Rp 3,1 Miliar Bukti Cukup, KPK Tetapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Tersangka Suap

Setahun Buron, Maling Ponsel di Feri Penyeberangan Banjarmasin-Tamban Ditangkap Polisi

- Apahabar.com     Selasa, 7 September 2021 - 18:59 WITA

Setahun Buron, Maling Ponsel di Feri Penyeberangan Banjarmasin-Tamban Ditangkap Polisi

Buron pencurian ponsel di Feri Penyeberangan Banjarmasin-Tamban, Mahyudi (39). foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Mahyudi (39) warga Desa Tamban Bangun RT 01, Kabupaten Batola ditangkap polisi.

Ditangkapnya Mahyudi lantaran mencuri satu buah ponsel milik penumpang, Fakhri Ananda (25) di feri penyeberangan Saka Kajang, Tamban, Kabupaten Batola, pada 11 Oktober 2020 silam.

Kasat Polair Polresta Banjarmasin, AKP Cristugus Lirens melalui Kanit Gakkum, Iptu Selamat Riyadi mengatakan, Mahyudi ditangkap tim gabungan dari Timsus Polresta Banjarmasin, Resmob Polda Kalsel, Resmob Batola, Jatanras Polresta Banjarmasin, Buser Polsek Banjarmasin Tengah, Buser Polsek Banjarmasin Utara, dan Buser Polsek Banjarmasin Barat.

“Benar tersangka sudah diamankan tim gabungan di rumahnya pada Sabtu 4 September 2021 sekitar pukul 23.30 Wita,” terang Kanit Gakkum.

Iptu Selamat Riyadi yang turut memimpin penangkapan ini menjelaskan, pada hari terjadi pencurian ini, pelaku dan korban sama-sama berada di atas feri penyeberangan Berkat Usaha menuju dermaga Saka Kajang, Batola.

“Korban meletakkan ponselnya di samping tempat duduk, setelah sampai di tujuan korban langsung pulang kerumah namun lupa membawa ponselnya,” lanjut Iptu Selamat Riyadi.

Sesampainya di rumah, korban baru teringat ponselnya tertinggal diatas kapal.

Ia bergegas kembali ke kapal untuk mencari hp-nya namun tidak ditemukan, lalu menanyakan kepada juragan feri.

Korban lantas mencoba menghubungi nomor ponselnya itu dan diketahui masih aktif, namun tidak diangkat.

Ketika dihubungi kedua kalinya, rupanya nomor ponsel milik korban sudah tidak aktif lagi.

Karena kejadian ini pula, korban kemudian melaporkan ke Sat Polairud Polresta Banjarmasin.

“Pelaku kini sudah kami amankan bersama barang bukti ponsel dan kotak serta nota pembeliannya,” tutup Kanit Gakkum.

Pelaku pun terancam hukuman maksimal lima tahun kurungan seperti yang ada pada pasal 362 KUHP.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Banjarmasin

Nah lho. . Harga Tes PCR di Banjarmasin Belum Turun, Dibanderol Jutaan Rupiah!

Banjarmasin

Tabung Oksigen di Banjarmasin Aman, Kadinkes: Jangan Panic Buying
Banjarmasin

Banjarmasin

Resmi, Gugatan Anandamu Tunda Kemenangan Ibnu-Ariffin di Pilwali Banjarmasin
Anti Narkoba

Banjarmasin

Upaya Menekan Penyalahgunaan, BNN Banjarmasin Gelar Penyuluhan Ketahanan Keluarga Anti Narkoba
Kebakaran Saka Permai

Banjarmasin

Kebakaran di Saka Permai Banjarmasin 4 Rumah Hangus
Distribusi Air Bersih

Banjarmasin

Malam Ini Distribusi Air Bersih PDAM Bandarmasih Berhenti 8 Jam, Cek Lokasi Terdampak!
Pilwali Banjarmasin

Banjarmasin

Gugatan AnandaMu Ditolak MK, Ibnu Sina-Ariffin Noor Sujud Syukur
Banjarmasin

Banjarmasin

Khotbah Salat Id di Masjid Al-Jihad Banjarmasin: Ancaman Budaya Jahiliah & Doa untuk Palestina
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com