Setelah Viral Kisah Perjuangan Istri Alm Brimob Kalsel Hidupi 8 Anak Banjarmasin Bebas PPKM Level IV, Tracing Covid-19 Kok Turun? Perampokan Bos Emas Banjar-Batulicin: Korban Disekap, Dibacok, Diseret Bak Binatang Obok-Obok Rutan Barabai: Petugas Dites Urine, Temukan Silet hingga Batu Resmi, PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang 3 Pekan

Siap-siap Seniman Banua! Polisi Bakal Gelar Lomba Mural Piala Kapolri

- Apahabar.com     Kamis, 16 September 2021 - 15:33 WITA

Siap-siap Seniman Banua! Polisi Bakal Gelar Lomba Mural Piala Kapolri

Mural ‘Wabah Sebenarnya Adalah Kelaparan’ mejeng rapi di Kota Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Halo seniman Kalsel! Dalam waktu dekat, polisi bakal menggelar festival lomba mural Piala Kapolri.

Kabar ini dibenarkan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono. Namun untuk waktu pelaksanaannya masih dibahas lebih lanjut.

“Iya (benar), tapi masalah waktu masih dirapatkan,” ucap Rusdi seperti dilansir apahabar.com dari CNN Indonesia, Kamis (16/9).

Festival lomba mural ini juga turut dikonfirmasi Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan.

Keduanya belum menjelaskan soal maksud atau tujuan dari pelaksanaan festival lomba mural tersebut.

Belakangan ini sejumlah mural bernuansa kritik dihapus oleh aparat lantaran dianggap melanggar ketertiban umum sehingga dihapus aparat.

Misalnya mural bergambar wajah mirip Presiden Jokowi, namun pada bagian matanya ditutupi dengan tulisan 404: Not Found dan berlatar merah di Batuceper, Kota Tangerang.

Ada pula mural bertuliskan ‘Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit di Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Selain itu, juga ada mural bergambar sosok pria mirip Presiden Jokowi di jembatan layang atau fly over Pasupati, Kota Bandung, Jawa Barat.

Presiden Jokowi mengatakan sudah menegur Kapolri terkait tindakan reaktif aparat terhadap pelaku mural berisi kritik ke pemerintah.

“Saya sudah tegur Kapolri soal ini,” ujar Jokowi dalam pertemuan dengan sejumlah pemimpin redaksi media di Istana Kepresidenan pada Rabu (15/9) kemarin.

Jokowi juga mengaku tidak mengetahui perihal penangkapan, termasuk juga soal penghapusan mural.
Namun dari informasi yang ia terima, tindakan represif itu merupakan inisiatif petugas di lapangan.

“Kapolri mengatakan itu bukan kebijakan kita, tapi Kapolres. Dari Kapolres juga menyatakan bukan kebijakan mereka, tapi di Polsek,” tambahnya.

Jokowi lantas menegaskan ia tidak alergi terhadap kritik seperti yang dituduhkan.

“Saya ini dibilang macam-macam, dibilang PKI, antek asing, antek aseng, planga-plongo, lip service. Itu sudah makanan sehari-hari,” kata Jokowi.

Jokowi menegaskan terbuka terhadap kritik. Buktinya, ujar Jokowi, ia sampai mengundang Suroto ke Istana.

Suroto adalah peternak yang membentangkan spanduk protes ke iring-iringan Presiden saat berkunjung ke Blitar pada Selasa (7/9).

Poster yang ia bentangkan itu bertuliskan, “Pak Jokowi Bantu Peternak Beli Jagung dengan Harga Wajar.”

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Golongan Darah A Pengaruhi Keparahan Infeksi Covid-19, Cek Faktanya
Nikita Mirzani

Nasional

Nikita Mirzani Sumbang Rp 100 Juta untuk Korban Banjir Kalsel

Nasional

Begini Kronologi Layangan Menyangkut di Roda Citilink Rute Yogya
Joko Widodo

Nasional

Terbang dari Halim, Presiden Jokowi Tiba di Kalsel Siang Ini
apahabar.com

Nasional

TNI-Polri Siap Amankan HUT OPM di Sentani Papua
Jokowi Harap Proyek Penanganan Banjir Hulu Citarum Beres Tepat Waktu

Nasional

Jokowi Harap Proyek Penanganan Banjir Hulu Citarum Beres Tepat Waktu
Jokowi

Nasional

Jokowi Kembali Tegaskan Akan Jadi Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19

Nasional

Alih Kelola Blok Rokan Jadi Sejarah Baru Indonesia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com