IKN Dipimpin Kepala Otorita, Sederet Nama Kandidat Termasuk Ahok Pesona Danau Sentarum Kalbar Bikin Takjub, Tertarik Berkunjung? Mimpi Ibnu Sina, Masyarakat Banjarmasin Lepas Masker Awal Tahun 2022 Bocah 8 Tahun Hilang di Samarinda, Pencarian Selami Selokan Genangan Banjir Target Vaksinasi di Tanah Laut Terkendala Stok Vaksin

Soal Poros Maritim Dunia, Jokowi: Jangan Hanya Jargon tapi Kerja Nyata

- Apahabar.com     Jumat, 24 September 2021 - 00:41 WITA

Soal Poros Maritim Dunia, Jokowi: Jangan Hanya Jargon tapi Kerja Nyata

Presiden Jokowi. Foto-Biro Setpres

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Jokowi kembali mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Di mana, Indonesia memiliki 17.000 pulau dengan panjang garis Pantai Lebih dari 108.000 KM.

“Sebagai negara dengan kekayaan hayati laut terbesar di dunia, sudah selayaknya kita menjadi poros maritim dunia. Sudah seharusnya kita memperkokoh ekonomi biru kita, blue economy kita,” kata Jokowi dalam acara Puncak Hari Maritim Nasional 2021, kutip Okezone.

Dia menegaskan bahwa identitas sebagai bangsa maritim harus dikokohkan. Sehingga hal itu bukan hanya melalui jargon belaka, tapi perlu kerja nyata.
“Identitas Indonesia sebagai bangsa maritim harus terus-menerus kita pulihkan dan kita kokohkan. Bukan melalui jargon-jargon kemaritiman semata, tetapi melalui kerja nyata di berbagai bidang,” ungkapnya.

Dia mengatakan bahwa semua pihak harus bekerja keras untuk meningkatkan konektivitas laut. Selain itu juga harus meningkatkan keamanan maritim untuk melindungi kepentingan rakyat dan kepentingan nasional.

“Kita harus memberdayakan potensi maritim untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan untuk meningkatkan nilai tambah, serta mempersatukan negara kita Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jokowi mengungkapkan bahwa pemerintah telah dan terus bekerja untuk meningkatkan konektivitas ribuan pulau. Di mana bukan hanya melalui pembangunan pelabuhan besar dan kecil yang berada di pulau-pulau kecil dan terisolir, tetapi juga menghubungkannya melalui program tol laut.

Hal ini untuk mempermudah mobilitas barang/orang antar pulau dalam rangka menjamin pelayanan masyarakat yang lebih baik dan meningkatkan nilai tambah ekonomi lokal.

“Walaupun lokasinya jauh dari pusat-pusat kegiatan ekonomi nasional, pulau-pulau terpencil dan masyarakat pantai memiliki, mempunyai potensi perekonomian yang tinggi. Potensi industri pangan yang berbasis laut seperti perikanan dan hayati laut, potensi pariwisata maritim dengan memanfaatkan kekayaan dan keindahan laut, potensi industri obat dan suplemen kesehatan berbasis kekayaan hayati dan nabati laut. (Ini) bisa menjadi basis pertumbuhan ekonomi Indonesia yang merata ke seluruh pelosok nusantara,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Citilink

Nasional

Pelindung Tuas Darurat Dilepas Bocil, Citilink Mendarat Darurat
apahabar.com

Nasional

Ini Penjelasan BMKG Terkait Dampak Badai Matahari Terhadap Cuaca di Indonesia
PNS Cerai

Nasional

PNS Cerai, Gaji Suami Akan Dipotong Separuh untuk Mantan Istri
duta bpjs kesehatan

Nasional

Siap-Siap, Duta BPJS Kesehatan di Penjuru Indonesia Segera Divaksin
Bule Teweh

Nasional

Viral, Bule Teweh Bicara Biang Kerok Banjir Kalsel
apahabar.com

Nasional

Itjima Ulama Dunia di Gowa, Ribuan Jemaah Diisolasi

Nasional

Alasan Prabowo Mau Jadi Menteri Pertahanan Jokowi

Nasional

Cuaca Kalsel Hari Ini: Waspada Hujan Petir dan Angin Kencang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com