Bantuan Rp 300 Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak Fakta Baru! Motif Lain Pembunuhan Paman Es Kandangan di Paramasan OTT Amuntai, Belasan Nama Baru Dua Hari Diperiksa KPK BREAKING! KPK Periksa 10 Nama Terkait OTT Amuntai, dari Sekda hingga Swasta Salah Tangkap Mahasiswa HMI di Barabai, Rafi Boyong Selongsong Peluru ke Polda

Soroti Kepemimpinan Taliban, JK: Mereka Harus Berubah

- Apahabar.com     Sabtu, 4 September 2021 - 11:30 WITA

Soroti Kepemimpinan Taliban, JK: Mereka Harus Berubah

Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (kiri) saat bertemu dengan Kepala Biro Politik Taliban, Mullah Baradar. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap kepemimpinan Taliban di Afghanistan yang sekarang tidak seperti mereka memimpin 20 tahun yang lalu. Jika masih eksklusif atau tertutup seperti dulu, JK –sapaan akrabnya—meramalkan konflik akan berlanjut tanpa berkesudahan.

“Mudah-mudahan mereka berubah. Kalau dia tidak berubah, maka ekonominya hancur sendiri. Kalau ekonominya hancur sendiri, pemerintah tidak berjalan, timbul lagi anti-Taliban akan bergerak, maka berlanjut terus konflik ini,” kata JK dalam webinar yang digelar Centre for Dialogue and Cooperation Among Civilizations (CDCC), seperti dilansir CNNIndonesia, Jumat (3/9).

JK melanjutkan, hanya tiga negara yang akan mengakui Afghanistan jika Taliban tetap tertutup. Tiga negara itu adalah Arab Saudi, Uni Emirate Arab, dan Pakistan.

Menurut JK, keadaan itu akan menghambat investasi masuk ke Afghanistan. Dengan begitu, Afghanistan tak punya modal untuk menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan.

“Masalah ekonomi. Dia (Afghanistan) kaya, tapi tidak ada yang mengolahnya,” tutur JK.

Sebelumnya, Afghanistan bergejolak setelah Amerika Serikat menarik seluruh pasukan. Taliban pun kembali menguasai tampuk pemerintahan setelah 20 tahun terasingkan.

Setelah Taliban menduduki Kabul, banyak negara memulangkan warga negaranya, termasuk Indonesia. Banyak negara juga meragukan kepemimpinan Taliban karena catatan sejarah.

Meski begitu, Taliban mengklaim mereka akan berubah. Taliban menjamin akan menjalankan pemerintahan dengan lebih terbuka.

“Saya berpikir tentang pemerintahan inklusif di Afghanistan, ini adalah tuntutan dan keinginan serta keamanan seluruh penduduk Afghanistan,” ucap Juru Bicara Taliban Shuhail Shaheen dalam keterangan pers, dilansir Associated Press, Senin (16/8).

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Izin Investasi ke BKPM, Hipmi Yakin Bahlil Belum Bisa Tidur Nyenyak
apahabar.com

Nasional

Mekominfo Rencanakan Palapa Ring Khusus Kalimantan
PPKM

Nasional

Simak Ketentuan Lengkap Pelonggaran PPKM
Vaksinasi

Nasional

Menkes Blakblakan Soal Vaksinasi untuk Tenaga Kesehatan
apahabar.com

Nasional

Aksi Heroik Polwan Cantik Selain Aiptu Leni Mariani di Banjarmasin, Eh Malah Dapat Komentar Begini
apahabar.com

Nasional

Penyanyi Yopie Latul Meninggal Dunia karena Covid-19
sriwijaya jatuh

Nasional

Diduga Korban Sriwijaya Jatuh, Bos Soto Banjar sedang Hamil 5 Bulan

Nasional

Realisasi Diskon Listrik Capai Rp 4,1 T pada Kuartal I 2021
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com