Bantuan Rp 300 Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak Fakta Baru! Motif Lain Pembunuhan Paman Es Kandangan di Paramasan OTT Amuntai, Belasan Nama Baru Dua Hari Diperiksa KPK BREAKING! KPK Periksa 10 Nama Terkait OTT Amuntai, dari Sekda hingga Swasta Salah Tangkap Mahasiswa HMI di Barabai, Rafi Boyong Selongsong Peluru ke Polda

Tangkap 21 Tersangka Perusakan Masjid Ahmadiyah, Polisi: 1 Anak di Bawah Umur

- Apahabar.com     Kamis, 9 September 2021 - 11:53 WITA

Tangkap 21 Tersangka Perusakan Masjid Ahmadiyah, Polisi: 1 Anak di Bawah Umur

Masjid Ahmadiyah Sintang, Kalbar, jadi sasaran aksi kekerasan warga setempat. Foto- istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Polda Kalbar menangkap 21 terangka perusakan masjid Ahmadiyah di Sintang, Kalimantan Barat. Dari 21 tersangka, 1 di antaranya adalah anak di bawah umur.

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Donny Charles Go menyebutkan anak di bawah umur itu berperan sebagai pelaku perusakan saat insiden terjadi.

“Ada 1 anak di bawah umur,” kata Donny seperti dikuitip dari CNNIndonesia.com, Kamis (9/9).

Penyidik kepolisian memutuskan untuk memproses anak di bawah umur tersebut melalui mekanisme restorative justice. Artinya, perkara tersebut tak akan dilanjut ke persidangan.

Restorative justice merupakan upaya penyelesaian perkara di luar jalur hukum atau peradilan, dengan mengedepankan pendekatan melalui mediasi antara pelaku dengan korban.

Anak di bawah umur itu, merupakan satu dari 22 tersangka lain yang dijerat kepolisian. Donny menjelaskan, 21 tersangka lainnya akan tetap diproses hukum.

“19 Pelaku lapangan dan 3 aktor intelektual. 21 Orang ditahan di Polda Kalbar. Untuk yang anak melalui proses restorative justice,” jelasnya.

Sebagai informasi, tempat ibadah yang digunakan oleh Jemaah Ahmadiyah itu dirusak oleh sekelompok massa pada Jumat (3/9) lalu.

Pelbagai elemen masyarakat sipil dan ormas keagamaan mengecam keras aksi perusakan Masjid milik jemaat Ahmadiyah tersebut. Pemerintah melalui Kementerian Agama dan Kemenko Polhukam sudah meminta kepolisian menindak tegas pelaku perusakan tersebut.

Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara membeberkan bahwa eskalasi di tengah masyarakat telah meningkat sehingga memicu perusakan Masjid Ahmadiyah di Sintang, Kalimantan Barat.

Salah satu faktor pemicunya, kata Beka, imbas penandatanganan surat kesepakatan bersama antara Bupati Sintang, dengan beberapa pemangku kepentingan tentang larangan aktivitas jemaat Ahmadiyah di Sintang.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalbar

Demo Anti-Omnibus Law di Kalbar Ricuh, Pendemo Ada yang Positif Covid-19
PPKM Banjarmasin

Kalbar

PPKM Banjarmasin: Pintu Masuk Dijaga Ketat Hingga Pengecekan Identitas
apahabar.com

Kalbar

Banjir Mulai Rendam Sejumlah Wilayah Sambas
apahabar.com

Kalbar

Terbesar Kelima, Bengkayang Komit Cegah Perdagangan Anak
apahabar.com

Kalbar

Halalbihalal Terancam Imbas Covid, Wali Kota Pontianak: Jangan Lama-Lama di Masjid
apahabar.com

Kalbar

IJTI Segera Terbentuk di Kalbar
Banjarmasin

Kalbar

Tenang, Stok Elpiji dan BBM Warga Kalimantan Aman Selama Nataru

Kalbar

Kecelakaan Beruntun Berujung Maut, Pengemudi Diduga Konsumsi Miras
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com