Bantuan Rp 300 Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak Fakta Baru! Motif Lain Pembunuhan Paman Es Kandangan di Paramasan OTT Amuntai, Belasan Nama Baru Dua Hari Diperiksa KPK BREAKING! KPK Periksa 10 Nama Terkait OTT Amuntai, dari Sekda hingga Swasta Salah Tangkap Mahasiswa HMI di Barabai, Rafi Boyong Selongsong Peluru ke Polda

Terkonfirmasi Positif Covid-19, CPNS Pemprov Kalsel Dipastikan Tetap Bisa Ikuti Seleksi

- Apahabar.com     Selasa, 14 September 2021 - 09:44 WITA

Terkonfirmasi Positif Covid-19, CPNS Pemprov Kalsel Dipastikan Tetap Bisa Ikuti Seleksi

Tes SKD CPNS Pemprov Kalsel di Gedung Idham Chalid Banjarbaru, Selasa (14/9). Foto-apahabar.com/Riki

apahabar.com, BANJARBARU – Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS di lingkung Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan resmi dimulai hari ini (14/9).

Berlangsung di masa pandemi, surat swab antigen negatif Covid-19 menjadi salah satu syarat wajib tes pertama untuk memuluskan mimpi menjadi abdi negara.

Lantas, bagaimana jika peserta CPNS diketahui terkonfirmasi terpapar virus corona berbarengan dengan pelaksanaan jadwal tes SKD?

Kepala Kantor Regional (Kanreg) VIII Badan Kepegawaian Negera (BKN) Banjarmasin, A Darmuji, memastikan mimpi peserta untuk menjadi PNS tak akan pupus sampai di situ.

Peserta yang terkonfirmasi positif Covid-19 masih diberi keringan untuk dijadwalkan tes SKD ulang.

“Bagi peserta yang terkonfirmasi positif (Covid-19), wajib melaporkan ke instansinya, nanti dia tetap bisa tes setelah dijawadkan ulang. Jadi tidak dihentikan,” jelasnya.

Peserta yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan berstatus menjalani isolasi wajib melaporkannya kepada panitia instansi yang dilamar.

Nantinya, panita instansi akan bersurat ke Kepala BKN berupa permohonan agar peserta tersebut dapat dijadwalkan kembali ujiannya, baik di lokasi tempat peserta itu mengikuti seleksi atau lokasi BKN terdekat.

Surat permohonan disampaikan dengan melampirkan bukti surat rekomendasi dokter dan/atau hasil swab PCR serta keterangan menjalani isolasi dari pejabat yang berwenang.

Namun, lanjut Darmuji, bagi peserta yang saat pemeriksaan awal oleh petugas menunjukkan suhu tubuh tidak normal atau di atas 37,5 derajat celcius, maka akan mengikuti ujian di tempat khusus terpisah.

“Nanti diskrining oleh dokter, kalau dia tidak pusing dan tidak menunjukkan gejala maka dia nanti ditempatkan untuk di tempat tersendiri,” ujarnya, sambil menunjuk ke ruang khusus.

“Tim nanti tidak langsung mengarahkannya di ruangan itu, tetapi hanya melalui zoom saja. Jadi aman,” tambah Darmuji.\

Covid-19

Tes SKD CPNS Pemprov Kalsel di Gedung Idham Chalid Banjarbaru, Selasa (14/9). Foto-apahabar.com/Riki

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tak Lagi Cemas Corona, Mahasiswi Kalsel Ini Tetap Kuliah via Online
apahabar.com

Kalsel

Siswa SMAN 5 Banjarmasin Diduga Keracunan Kembali ke Sekolah
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Hebat di Pasar Pandang Pelaihari, Diduga Bermula Dari Toko Elpiji
apahabar.com

Kalsel

OTG di Tanbu Capai 684, Batulicin Tertinggi
apahabar.com

Kalsel

Kreatif, Damkar Banjar Buat Disinfektan Sendiri Antisipasi Covid-19
Kalsel

Kalsel

Sempat Mangkir, Aziz Akhirnya Penuhi Panggilan KPU Kalsel

Kalsel

Bawaslu Beber Fakta ASN Banjarmasin Langgar Netralitas: Tempat Berbeda hingga dan Ancaman Sanksi KASN
apahabar.com

Kalsel

Pemprov Kalsel Kawal Penyusunan Naskah dan Kearsipan Administrasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com