Banjarmasin Bebas PPKM Level IV, Tracing Kok Turun? Perampokan Bos Emas Banjar-Batulicin: Korban Disekap, Dibacok, Diseret Bak Binatang Obok-Obok Rutan Barabai: Petugas Dites Urine, Temukan Silet hingga Batu Resmi, PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang 3 Pekan Setelah Viral Kisah Perjuangan Istri Alm Brimob Kalsel Hidupi 8 Anak

Terungkap! Alasan Jenderal Napoleon Aniaya Muhammad Kece, Bela Akidah?

- Apahabar.com     Minggu, 19 September 2021 - 19:54 WITA

Terungkap! Alasan Jenderal Napoleon Aniaya Muhammad Kece, Bela Akidah?

Muhammad Kece. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Alasan Irjen Napoleon Bonaparte menganiaya Muhammad Kosman alias Muhammad Kece mulai terungkap.

Via sehelai surat, Irjen Napoleon meluapkan unek-uneknya ihwal dugaan penganiayaan tersebut.

“Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, sebenarnya saya ingin berbicara langsung dengan saudara-saudara semua, namun saat ini saya tidak dapat melakukannya,” tulis Napoleon dalam surat terbukanya seperti dilansir DetikNews, Minggu (19/9).

Dalam surat itu, Napoleon mengaku lahir dan besar sebagai muslim.

Menurutnya, Islam adalah agama yang rahmatan lil alamain.

“Alhamdulillah YRA, saya dilahirkan sebagai seorang muslim dan dibesarkan dalam ketaatan agama Islam yang rahmatan lil alamin,” kata Napoleon.

Napoleon menyatakan siapa pun berhak menghina dirinya namun tidak dengan Allah, Rasulullah dan Alquran.

Siapapun yang menghina Allah, ia bersumpah akan melakukan tindakan terukur.

“Siapa pun bisa menghina saya, tapi tidak terhadap Allahku, Alquran, Rasulullah SAW dan akidah Islamku. Karenanya saya bersumpah akan melakukan tindakan terukur apapun kepada siapa saja yang berani melakukannya,” tegasnya.

Napoleon menyebut perbuatan Muhammad Kece sangat membahayakan persatuan dan kerukunan umat beragama di Indonesia.

Ia sangat menyayangkan konten Kece di media sosial belum dihapus oleh pemerintah.

“Saya sangat menyayangkan bahwa sampai saat ini pemerintah belum juga menghapus semua konten di media, yang telah dibuat dan dipublikasikan oleh manusia-manusia tak beradab itu,” imbuhnya.

Sebelumnya, Muhammad Kece yang merupakan tersangka kasus penistaan agama membuat laporan ke Bareskrim Polri.

Muhammad Kece mengaku mengalami penganiayaan dari sesama tahanan di Bareskrim Polri.

Polri segera melakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka penganiayaan.

“Kasusnya adalah pelapor melaporkan bahwa dirinya telah mendapat penganiayaan dari orang yang saat ini jadi tahanan di Bareskrim Polri,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono, Jumat (17/9).

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

BMKG

Nasional

Penjelasan BMKG Soal Potensi Tsunami 29 Meter di Jatim
Papua Barat

Nasional

Survei Pencarian Minyak dan Gas Bumi Papua Barat Pakai Teknologi eFTG Segera Dimulai
apahabar.com

Nasional

Kunjungan Jokowi ke Canberra Tandai 70 Tahun Indonesia-Australia
apahabar.com

Nasional

Tambah 2 Heli, BPBD Kalsel Siap Atasi Puncak Karhutla
apahabar.com

Kalsel

22 Juli, Pendaftaran Seleksi Calon Guru Penggerak Ditutup
apahabar.com

Nasional

Panglima TNI Pantau Dampak Tsunami dari Udara
apahabar.com

Nasional

Patroli Malaysia Sempat Intervensi KP Hiu Saat Amankan Dua Kapal di Perairan Indonesia
Jokowi Akan Tinjau Kapal Selam Alugoro-405 di PT PAL Surabaya

Nasional

Jokowi Akan Tinjau Kapal Selam Alugoro-405 di PT PAL Surabaya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com