Jembatan Alalak Megaproyek Terakhir Kalsel? Habib Banua: Dirjen Permalukan Presiden Gara-Gara Ratusan Ribu, Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup Terapkan PPKM Level II, Pasien Covid-19 Tanbu Kini Tersisa 11 Orang Detik-Detik Laka Maut Sepagar Kotabaru yang Tewaskan Reski dan Ibunya Kabar Duka, Mantan Atlet Panahan Putri Andalan Kalsel Tutup Usia

UIN Antasari Banjarmasin Ambil Ancang-ancang Gelar PTM Terbatas

- Apahabar.com     Selasa, 28 September 2021 - 18:20 WITA

UIN Antasari Banjarmasin Ambil Ancang-ancang Gelar PTM Terbatas

UIN Antasari. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin tampak mulai ancang-ancang untuk menggelar kuliah tatap muka terbatas.

Hal ini menyusul surat edaran yang dikeluarkan Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam tentang penyelenggaraan perkuliahan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) tahun akademik 2021/2022 selama PPKM pada masa pandemi.

Dalam surat edaran tersebut tertulis sejumlah poin ketentuan terkait prosedur Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas PTKI, di Jawa dan Bali, di luar Jawa-Bali serta rekomendasi kesiapan (PTM).

Yang menarik adalah PTKI di luar Jawa dan Bali tetap bisa melaksanakan PTM, meski berstatus PPKM level 4.

Dengan rincian PTKI di wilayah dengan PPKM Level 4 dan Level 3 melaksanakan perkuliahan tatap muka terbatas, diikuti paling banyak 25 persen dari seluruh jumlah mahasiswa.

Sementara PTKI di wilayah dengan PPKM Level 2 dan Level 1 melaksanakan perkuliahan tatap muka terbatas diikuti paling banyak 50 persen dari seluruh jumlah mahasiswa.

Ketentuan itu tercantum pada poin ke empat dalam surat edaran bernomor B-2721.1/DJ.I/PP.00.9/08/2021 tersebut.

“Ketentuan lainnya adalah PTM terbatas diberlakukan bagi mahasiswa semester I, semester III (tiga), dan mahasiswa yang sedang praktikum, yang tidak memungkinkan dilaksanakan secara daring,” kata Rektor UIN Antasari Banjarmasin, Prof Mujiburrahman, Selasa (7/9).

Selain itu juga ujar Rektor, rencana pelaksanaan PTM tersebut juga harus mendapatkan rekomendasi dari Tim Satgas Covid-19.

“Sekarang kami sedang melakukan persiapan dan pendataan. Bila sudah siap baru kami ajukan agar bisa mendapatkan rekomendasi,” ungkapnya.

Di samping itu, kata Mujiburrahman, UIN Antasari Banjarmasin sudah melaksanakan vaksinasi.

Saat ini sudah ada sebanyak 510 orang yang divaksin dari kalangan dosen, tenaga pendidik dan karyawan. Sementara untuk mahasiswa tercatat ada 1.389 yang sudah mendapatkan vaksin, dari total 13.000 mahasiswa UIN Antasari.

“Kami melaksakan vaksinasi cukup dini, yaitu mulai Bulan Maret hingga terakhir Agustus tadi. Ke depan akan ada lagi vaksinasi ini,” ungkapnya.

Saat ini UIN Antasari Banjarmasin jelas Rektor sedang melakukan pendataan, terhadap mahasiswa yang sudah bervaksin.

Khususnya bagi mereka yang melakukan vaksinasi di luar lingkungan kampus, atau di lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing.

“Kuliah sekarang dilaksanakan secara daring, ada kemungkinan mereka sudah ikut vaksin di lingkungan tempat mereka masing-masing. Misal ada yang di luar Kota Banjarmasin, dan sekarang masih kami lakukan pendataan,” ujarnya.

Hal tersebut dilakukan ujar Rektor sebagai persiapan, menghadapi pelaksanaan PTM.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kapolsek Banjarmasin Tengah

Banjarmasin

Bantu Dorong Kursi Roda Lansia, Kapolsek Banjarmasin Tengah Contohkan Sikap Humanis
Banjarmasin

Banjarmasin

Terduga Pembakar Rumah di Sungai Baru Dibawa ke Sambang Lihum
Banjarmasin

Banjarmasin

PTM Hari Kedua, Murid SMPN 7 Banjarmasin Harus Selesaikan Tugas PJJ di Sekolah
Banjarmasin

Banjarmasin

SAVE KPK, Supian HK Respons Rencana Demo Jilid III Mahasiswa di Banjarmasin
Keluarga di Banjarmasin Ditemukan Tewas

Banjarmasin

Tragis, Satu Keluarga di Banjarmasin Ditemukan Tewas Tertimpa Tumpukan Baju
Stunting

Banjarmasin

Duh, Pernikahan Dini Penyebab Balita di Banjarmasin Stunting
Banjarmasin

Banjarmasin

Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Memanas Lagi, 7 Mahasiswa Dirawat!
banjarmasin

Banjarmasin

Kronologis Lengkap Pekerja Spanduk di Banjarmasin Tersetrum hingga Tewas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com