Armada Batu Bara Nebeng Fasum, Puluhan Pemuda Kotabaru Turun ke Jalan Megaproyek 4 Smelter Haji Isam, Prof Mutia Bilang Begini  Kata Pemprov Soal Megaproyek 4 Smelter Haji Isam di Kalsel Bersih-bersih Badut Jalanan di Kapuas, Satu dari Banjarmasin Terjaring Resmi Dubes, Pengganti ‘Urang Banua’ Jadi Jubir Jokowi Masih Tanda Tanya

Ustaz Das’ad Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Insiden Masjid Raya Makassar

- Apahabar.com     Sabtu, 25 September 2021 - 22:01 WITA

Ustaz Das’ad Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Insiden Masjid Raya Makassar

Ustaz Das'ad Latif. Foto-Istimewa

apahabar.com, MAKASSAR – Ustaz Das’ad Latif mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak terprovokasi atas kejadian pembakaran Mimbar Masjid Raya Makassar, di Sulawesi Selatan pada Sabtu (25/9) dini hari.

“Alhamdulillah, kita masyarakat Makassar tidak terprovokasi, dengan ini. makanya saya bikin pernyataan tidak ada kaitan provokasi, ini murni kriminal dan serahkan kepada polisi,” ujar Ustaz Das’ad dikutip dari Antara, Sabtu sore.

Rilis kasus tersebut setelah pelaku berinsial KB (27) tahun diamankan petugas di jalan Tinumbu Lorong 142 Kecamatan Bontoala.

Polisi telah menetapkannya sebagai tersangka karena sengaja membakar Mimbar Masjid Raya pada Sabtu (25/9) dini hari sekitar pukul 01.17 WITA dengan motif sakit hati ditegur tidur pihak keamanan di masjid setempat.

Ustaz Das’ad menuturkan dari insiden itu, mungkin saja ada orang sengaja memprovokasi kejadian seperti ini tanpa informasi yang akurat dan benar. Namun, sejauh ini masyarakat tidak terpengaruh atas kejadian tersebut.

Sebagai aktivis dakwah, dia mengapresiasi masyarakat tidak mudah terprovokasi.

“Penghormatan kepada aparat kepolisian dengan segala kekurangan dan kelebihanya mampu mengungkap ini. Kita berharap kasus ini betul-betul diungkap secara profesional dan memberikan keadilan seadil-adilnya,” papar penceramah kondang itu.

Kejadian tersebut, kata dia, mengandung hikmah, sehingga menjadi koreksi buat pengurus masjid untuk sensitif terhadap kejadian seperti ini.

“Memang ada kadang kala pengurus masjid, orang istirahat disuruh pergi. Padahal, bisa jadi orang tersebut tidak ada tempat istirahat, cari ketenangan jiwa. Itu koreksi bagi kita semua,” ujarnya.

Mengenai kondisi kejiwaan pelaku, apakah ada gangguan mental, karena diketahui mengkonsumsi zat adiktif, Das’ad menyatakan tidak boleh mengambil keputusan sendiri tanpa menyerahkan kepada ahlinya seperti dokter untuk menentukan apakah sakit jiwa atau tidak.

Di tempat terpisah, Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) H. Syarifuddin sudah menyampaikan kepada seluruh jajaran pengurus masjid agar menjadi perhatian. Selain itu, dia meminta agar mewaspadai setiap gerak-gerik orang yang dianggap mencurigakan.

“Seluruh pengurus masjid agar memperketat pengamanan. Banyak yang datang hanya tidur-tidur di masjid supaya dijaga betul. Pengurus masjid mengatur semua perangkat utamanya keamanan, kebersihan, atau kajian-kajian selebihnya. Perlu teratur dan waspada,” tuturnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Mural Kritik

Nasional

Jokowi Tegur Kapolri Soal Mural Kritik
apahabar.com

Nasional

Atasi Dampak Covid-19, Pemerintah Pastikan Insentif Bagi Industri Media
Resepsi pernikahan

Nasional

Viral! Video Resepsi Pernikahan Berkonsep Drive Thru: Ucapkan Selamat di Atas Motor
apahabar.com

Nasional

Melalui JPS, Kemnaker Luncurkan Program Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja
apahabar.com

Nasional

Digugat Investor Rp5 Miliar, Ustaz Yusuf Mansyur: Saya Nggak Lari
apahabar.com

Nasional

Puluhan Masih Tertimbun, Korban MD Tambang Longsor Terus Bertambah
apahabar.com

Nasional

Jokowi Kunjungan Kerja ke Kalimantan Timur
Anggota TNI Dibunuh

Nasional

Detik-Detik Mencekam Anggota TNI Dibunuh Saat Lerai Konflik di Depok
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com